<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Emiten Jusuf Hamka (CMNP) Siapkan Belanja Modal Rp11 Triliun di 2023</title><description>Emiten Jusuf Hamka, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) menganggarkan belanja modal di 2023 sebesar Rp11 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/16/278/2728506/emiten-jusuf-hamka-cmnp-siapkan-belanja-modal-rp11-triliun-di-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/16/278/2728506/emiten-jusuf-hamka-cmnp-siapkan-belanja-modal-rp11-triliun-di-2023"/><item><title>Emiten Jusuf Hamka (CMNP) Siapkan Belanja Modal Rp11 Triliun di 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/16/278/2728506/emiten-jusuf-hamka-cmnp-siapkan-belanja-modal-rp11-triliun-di-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/16/278/2728506/emiten-jusuf-hamka-cmnp-siapkan-belanja-modal-rp11-triliun-di-2023</guid><pubDate>Jum'at 16 Desember 2022 14:57 WIB</pubDate><dc:creator>Khairunnisa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/16/278/2728506/emiten-jusuf-hamka-cmnp-siapkan-belanja-modal-rp11-triliun-di-2023-bglR6FE40U.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Emiten Jusuf Hamka siapkan capex Rp11 triliun (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/16/278/2728506/emiten-jusuf-hamka-cmnp-siapkan-belanja-modal-rp11-triliun-di-2023-bglR6FE40U.jpg</image><title>Emiten Jusuf Hamka siapkan capex Rp11 triliun (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Emiten Jusuf Hamka, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) menganggarkan belanja modal di 2023 sebesar Rp11 triliun. Belanja modal akan digunakan untuk menyelesaikan proyek  tol Cisandawu dan tol Antasari- Salabenda.
Direktur CMNP Hasyim mengatakan, tahun depan perseroan mengalokasikan belanja momdal sebesar Rp11 trliliun.
BACA JUGA:Emiten Tambang Sinarmas (DSSA) Siap Garap Bisnis Kesehatan

&amp;ldquo;Semua penggunaan capex untuk pembangunan ruas tol yang menjadi prioritas perseroan yakni tol Cisumdawu yang telah sampai pada seksi 3 Sumedang- Cimalala yang selesai lebih cepat dari target. Sedangkan untuk seksi 4 Cimalaka - Legok dan seksi 5 Legok- Ujung Jaya akan rampung pada bulan Februari 2023,&amp;rdquo;ujarnya dilansir dari Harian Neraca, Jumat (16/12/2022).
Dirinya berharap, sebelum lebaran 2023 tol Cisumdawu sudah rampung semua. Apalagi, seksi 6 Ujung Jaya- Dawuan juga telah rampung pada September 2022. Ditambahkannya, perseroan pada tahun 2023 juga akan fokus menyelesaikan proyek tol Antasari-Depok-Salabenda yang diharapkan rampung pada tahun 2025.
BACA JUGA:AKR Corporindo (AKRA), Emiten Milik Raja Minyak Tambah Modal Anak Usaha Rp21,67 Miliar

Perseroan telah mengoperasikan seksi 1 Antasari- Brigif dan seksi 2 -Sawangan. Sedangkan seksi 3 Sawangan-Bojonggede dan Seksi 4 Bojonggede-Salabenda masih menunggu pembebasan lahan.&amp;ldquo;Untuk seksi 3 dan 4 ini kami berharap pemerintah segera menyelesaikan pembebasan lahannya,&amp;rdquo; jelas dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Asal tahu saja, capex tahun depan sebesar Rp11 triliun bersumber dana  dari pinjaman bank 70% dan sisanya ekuitas. Kemudian rincian penggunaan  yaitu Rp7 triliun untuk penyelesaian Cisumdawu dan sisanya untuk  pengerjakan seksi 3 dan 4 tol Antasari-Depok-Salabenda. Kemudian, lanjut  Hasyim, perseroan akan kembali menggelar rapat umum pemegang saham luar  biasa (RUPSLB) guna meminta persetujuan kembali Penambahan Modal Dengan  Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue.
Kata Hasyim, tahun ini perseroan sudah mendapat izin right issue tapi  belum terlaksana dan akhirnya mundur di tahun depan, Maka bila tidak  ada aral melintang, Februari 2023 kembali menggelar RUSPLB untuk right  issue yang dananya untuk menyelesaikan proyek Cisumdawu. Hingga tutup  tahun 2022, perseroan memproyeksikan pendapatan meningkat menjadi Rp3,12  triliun dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp2,20 Triliun.
Peningkatan total pendapatan dipengaruhi peningkatan volume lalu  lintas pada sejumlah ruas tol yang tergabung dalam CMNP Group, yang  secara konsisten dan signifikan mengalami kenaikan sejak tahun 2020,  serta penyesuaian tarif tol yang terjadi pada beberapa ruas jalan tol  yang dikelola oleh CMNP Group.
Selain pendapatan tol, perseroan juga berhasil mencetak laba usaha  menjadi Rp1,38 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp987 triliun. Laba  kotor juga mengalami peningkatan menjadi Rp1,49 triliun serta  peningkatan laba bersih menjadi sebesar Rp1,10 triliun. Hal tersebut  berhasil dicapai perseroan sebagai upaya responsif dalam menghadapi masa  Pandemi di tahun 2020.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Emiten Jusuf Hamka, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) menganggarkan belanja modal di 2023 sebesar Rp11 triliun. Belanja modal akan digunakan untuk menyelesaikan proyek  tol Cisandawu dan tol Antasari- Salabenda.
Direktur CMNP Hasyim mengatakan, tahun depan perseroan mengalokasikan belanja momdal sebesar Rp11 trliliun.
BACA JUGA:Emiten Tambang Sinarmas (DSSA) Siap Garap Bisnis Kesehatan

&amp;ldquo;Semua penggunaan capex untuk pembangunan ruas tol yang menjadi prioritas perseroan yakni tol Cisumdawu yang telah sampai pada seksi 3 Sumedang- Cimalala yang selesai lebih cepat dari target. Sedangkan untuk seksi 4 Cimalaka - Legok dan seksi 5 Legok- Ujung Jaya akan rampung pada bulan Februari 2023,&amp;rdquo;ujarnya dilansir dari Harian Neraca, Jumat (16/12/2022).
Dirinya berharap, sebelum lebaran 2023 tol Cisumdawu sudah rampung semua. Apalagi, seksi 6 Ujung Jaya- Dawuan juga telah rampung pada September 2022. Ditambahkannya, perseroan pada tahun 2023 juga akan fokus menyelesaikan proyek tol Antasari-Depok-Salabenda yang diharapkan rampung pada tahun 2025.
BACA JUGA:AKR Corporindo (AKRA), Emiten Milik Raja Minyak Tambah Modal Anak Usaha Rp21,67 Miliar

Perseroan telah mengoperasikan seksi 1 Antasari- Brigif dan seksi 2 -Sawangan. Sedangkan seksi 3 Sawangan-Bojonggede dan Seksi 4 Bojonggede-Salabenda masih menunggu pembebasan lahan.&amp;ldquo;Untuk seksi 3 dan 4 ini kami berharap pemerintah segera menyelesaikan pembebasan lahannya,&amp;rdquo; jelas dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Asal tahu saja, capex tahun depan sebesar Rp11 triliun bersumber dana  dari pinjaman bank 70% dan sisanya ekuitas. Kemudian rincian penggunaan  yaitu Rp7 triliun untuk penyelesaian Cisumdawu dan sisanya untuk  pengerjakan seksi 3 dan 4 tol Antasari-Depok-Salabenda. Kemudian, lanjut  Hasyim, perseroan akan kembali menggelar rapat umum pemegang saham luar  biasa (RUPSLB) guna meminta persetujuan kembali Penambahan Modal Dengan  Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue.
Kata Hasyim, tahun ini perseroan sudah mendapat izin right issue tapi  belum terlaksana dan akhirnya mundur di tahun depan, Maka bila tidak  ada aral melintang, Februari 2023 kembali menggelar RUSPLB untuk right  issue yang dananya untuk menyelesaikan proyek Cisumdawu. Hingga tutup  tahun 2022, perseroan memproyeksikan pendapatan meningkat menjadi Rp3,12  triliun dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp2,20 Triliun.
Peningkatan total pendapatan dipengaruhi peningkatan volume lalu  lintas pada sejumlah ruas tol yang tergabung dalam CMNP Group, yang  secara konsisten dan signifikan mengalami kenaikan sejak tahun 2020,  serta penyesuaian tarif tol yang terjadi pada beberapa ruas jalan tol  yang dikelola oleh CMNP Group.
Selain pendapatan tol, perseroan juga berhasil mencetak laba usaha  menjadi Rp1,38 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp987 triliun. Laba  kotor juga mengalami peningkatan menjadi Rp1,49 triliun serta  peningkatan laba bersih menjadi sebesar Rp1,10 triliun. Hal tersebut  berhasil dicapai perseroan sebagai upaya responsif dalam menghadapi masa  Pandemi di tahun 2020.</content:encoded></item></channel></rss>
