<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tren Ekonomi Global Melambat di 2023, Indonesia Tetap Cerah</title><description>Tren ekonomi global melambat di 2023. Namun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimis Indonesia bisa melalui tantangan tersebut.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/16/320/2728345/tren-ekonomi-global-melambat-di-2023-indonesia-tetap-cerah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/16/320/2728345/tren-ekonomi-global-melambat-di-2023-indonesia-tetap-cerah"/><item><title>Tren Ekonomi Global Melambat di 2023, Indonesia Tetap Cerah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/16/320/2728345/tren-ekonomi-global-melambat-di-2023-indonesia-tetap-cerah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/16/320/2728345/tren-ekonomi-global-melambat-di-2023-indonesia-tetap-cerah</guid><pubDate>Jum'at 16 Desember 2022 12:08 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/16/320/2728345/tren-ekonomi-global-melambat-di-2023-indonesia-tetap-cerah-kzdBZmfXg5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ancaman resesi global terjadi tahun depan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/16/320/2728345/tren-ekonomi-global-melambat-di-2023-indonesia-tetap-cerah-kzdBZmfXg5.jpg</image><title>Ancaman resesi global terjadi tahun depan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Tren ekonomi global melambat di 2023. Namun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimis Indonesia bisa melalui tantangan tersebut.
Deputi Komisioner Pengawasan Perbankan I OJK Teguh Supangkat mengatakan, tren perlambatan ini terjadi di tengah tingginya ketidakpastian dan eskalasi berbagai risiko global serta beberapa faktor domestik di setiap negara yang ada.
BACA JUGA:Suram! Presiden Jokowi Prediksi Awal 2023 Ekonomi Global Resesi

Di dalam laporan the world Economic Outlook di Oktober 2022, lanjut Teguh, IMF mengoreksi negatif prospek pertumbuhan ekonomi global di tahun 2022 sebesar 0,4 point atau presentasi dari 3,6% menjadi 3,2% yang di antaranya disebabkan oleh beberapa hal terkait dengan perang Rusia-Ukraina dan juga beberapa masalah ekonomi lainnya.
BACA JUGA:Makin Suram! Proyeksi Ekonomi Global Dipangkas Jadi 2,2% pada 2023

&quot;Tapi kalau kita lihat di hal ini kita harus terus positif untuk mengatasi hal ini karena dengan optimistik dan juga positif thinking kita akan selalu bisa mengatasi hal-hal yang ada,&quot; ungkap Teguh dalam Keynote Speech di acara Bank BTPN Daya Fest 2022, Jumat (16/12/2022).
Menurut Teguh, meski dunia berada di ambang beberapa hal terkait dengan ketidakpastian ini, tetapi beberapa negara memiliki pondasi perekonomian yang baik dan terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xNS80LzE1ODg2NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Secara umum, di benua Asia terutama Asia Tenggara diprediksi masih  cukup kuat menghadapi kondisi yang ketidakpastian di tahun depan.
&quot;Nah ini di Asia Tenggara melihat rata-rata pertumbuhan ekonomi di  proyeksi berada di Kisaran 5% pada tahun 2022. Lalu bagaimana dengan  proyeksi ekonomi Indonesia ke depan?,&quot; katanya.
Diketahui IMF juga menyebutkan pertumbuhan ekonomi Indonesia  diproyeksikan sebesar 5% pada tahun 2023. Angka ini masih lebih baik  dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi negara-negara ASEAN secara  keseluruhan yang diproyeksikan berada di angka 4,9% pada tahun 2023.
Menurut Teguh, refleksi dari pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin  menguat pada triwulan 3 tahun 2022 di mana PDB ini nasional tumbuh kuat  sebesar 5,72% melampaui ekspektasi pasarnya. Artinya di sini produk  domestik regional bruto Indonesia pada triwulan 3 mengalami peningkatan  pada seluruh wilayah Indonesia.
&quot;Pencapaian ini juga semakin memperkuat level perekonomian yang terus  melaju melambat level provinsi yang di bulan 2 2022 telah berada pada  5,45% di atas rata-rata level PDB triwulanan 2019,&quot; ujar Teguh.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Tren ekonomi global melambat di 2023. Namun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimis Indonesia bisa melalui tantangan tersebut.
Deputi Komisioner Pengawasan Perbankan I OJK Teguh Supangkat mengatakan, tren perlambatan ini terjadi di tengah tingginya ketidakpastian dan eskalasi berbagai risiko global serta beberapa faktor domestik di setiap negara yang ada.
BACA JUGA:Suram! Presiden Jokowi Prediksi Awal 2023 Ekonomi Global Resesi

Di dalam laporan the world Economic Outlook di Oktober 2022, lanjut Teguh, IMF mengoreksi negatif prospek pertumbuhan ekonomi global di tahun 2022 sebesar 0,4 point atau presentasi dari 3,6% menjadi 3,2% yang di antaranya disebabkan oleh beberapa hal terkait dengan perang Rusia-Ukraina dan juga beberapa masalah ekonomi lainnya.
BACA JUGA:Makin Suram! Proyeksi Ekonomi Global Dipangkas Jadi 2,2% pada 2023

&quot;Tapi kalau kita lihat di hal ini kita harus terus positif untuk mengatasi hal ini karena dengan optimistik dan juga positif thinking kita akan selalu bisa mengatasi hal-hal yang ada,&quot; ungkap Teguh dalam Keynote Speech di acara Bank BTPN Daya Fest 2022, Jumat (16/12/2022).
Menurut Teguh, meski dunia berada di ambang beberapa hal terkait dengan ketidakpastian ini, tetapi beberapa negara memiliki pondasi perekonomian yang baik dan terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xNS80LzE1ODg2NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Secara umum, di benua Asia terutama Asia Tenggara diprediksi masih  cukup kuat menghadapi kondisi yang ketidakpastian di tahun depan.
&quot;Nah ini di Asia Tenggara melihat rata-rata pertumbuhan ekonomi di  proyeksi berada di Kisaran 5% pada tahun 2022. Lalu bagaimana dengan  proyeksi ekonomi Indonesia ke depan?,&quot; katanya.
Diketahui IMF juga menyebutkan pertumbuhan ekonomi Indonesia  diproyeksikan sebesar 5% pada tahun 2023. Angka ini masih lebih baik  dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi negara-negara ASEAN secara  keseluruhan yang diproyeksikan berada di angka 4,9% pada tahun 2023.
Menurut Teguh, refleksi dari pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin  menguat pada triwulan 3 tahun 2022 di mana PDB ini nasional tumbuh kuat  sebesar 5,72% melampaui ekspektasi pasarnya. Artinya di sini produk  domestik regional bruto Indonesia pada triwulan 3 mengalami peningkatan  pada seluruh wilayah Indonesia.
&quot;Pencapaian ini juga semakin memperkuat level perekonomian yang terus  melaju melambat level provinsi yang di bulan 2 2022 telah berada pada  5,45% di atas rata-rata level PDB triwulanan 2019,&quot; ujar Teguh.</content:encoded></item></channel></rss>
