<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IPO, Sunindo Pratama Bidik Dana Rp180 Miliar</title><description>PT Sunindo Pratama Tbk bakal melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/19/278/2729841/ipo-sunindo-pratama-bidik-dana-rp180-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/19/278/2729841/ipo-sunindo-pratama-bidik-dana-rp180-miliar"/><item><title>IPO, Sunindo Pratama Bidik Dana Rp180 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/19/278/2729841/ipo-sunindo-pratama-bidik-dana-rp180-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/19/278/2729841/ipo-sunindo-pratama-bidik-dana-rp180-miliar</guid><pubDate>Senin 19 Desember 2022 11:20 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/19/278/2729841/ipo-sunindo-pratama-bidik-dana-rp180-miliar-O3l8z3PoJg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sunindo Pratama bakal IPO (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/19/278/2729841/ipo-sunindo-pratama-bidik-dana-rp180-miliar-O3l8z3PoJg.jpg</image><title>Sunindo Pratama bakal IPO (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Sunindo Pratama Tbk bakal melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Sunindo Pratama melepas sebanyak 600 juta saham atau 24,00% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.
Melansir prospektus perseroan, Senin (19/12/2022), perseroan menawarkan harga Rp280 hingga Rp300 per saham. Dengan demikian, dana segar yang akan diperoleh perseroan berkisar Rp168 miliar hingga Rp180 miliar.
BACA JUGA:Deretan 4 BUMN yang Bakal IPO di 2023

Calon emiten energi ini akan menggunakan 40,14% atau sekitar Rp70,65 miliar dana hasil IPO untuk pembelian sekitar 39,96% saham PT Rainbow Tubulars Manufacture (PT RTM), anak perusahaan perseroan dengan kepemilikan 60,00% saham oleh perseroan.
Adapun, tujuan dari pembelian saham tersebut yakni untuk memperkuat posisi perseroan di industri OCTG tubing di Indonesia, meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik yang meningkat maupun pasar ekspor ke depannya, serta menjamin rantai pasokan OCTG tubing ke perseroan.
BACA JUGA:Daftar Perusahaan yang Akan IPO di 2023, Ada 4 BUMN

Kemudian, sebesar 42,61% atau Rp75 miliar akan digunakan untuk  pelunasan sebagian utang usaha PT RTM kepada supplier dan modal kerja PT RTM. Secara rinci, sekitar Rp50 miliar akan digunakan oleh PT RTM untuk pelunasan sebagian utang usaha kepada pemasok, dan sekitar Rp25 miliar akan digunakan oleh PT RTM untuk modal kerja, untuk pembelian kebutuhan bahan baku dan bahan pendukung, serta untuk membiayai kegiatan operasional.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara, sisanya sekitar Rp30,35 miliar akan digunakan untuk modal  kerja perseroan, termasuk untuk pembelian kebutuhan bahan baku dan bahan  pendukung, serta untuk membiayai kegiatan operasional perseroan.
&amp;ldquo;Penggunaan dana untuk pembelian kebutuhan bahan baku dan bahan  pendukung, serta untuk membiayai kegiatan operasional perseroan dimaksud  merupakan beban operasional atau operational expenditure (OPEX),&amp;rdquo;  demikian tertulis dalam prospektus.
Sunindo Pratama dijadwalkan melantai di bursa pada 9 Januari 2023  dengan kode SUNI. Sementara itu, perseroan memulai periode penawaran  awalnya pada 19 Desember hingga 23 Desember 2022.
Tanggal efektif diperkirakan akan didapat pada 29 Desember 2022.  Kemudian, masa penawaran umum akan digelar pada 2 Januari hingga 5  Januari 2023. Lalu, tanggal penjatahan dan distribusi secara elektronik  akan berlangsung pada 5 dan 6 Januari 2023.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Sunindo Pratama Tbk bakal melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Sunindo Pratama melepas sebanyak 600 juta saham atau 24,00% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.
Melansir prospektus perseroan, Senin (19/12/2022), perseroan menawarkan harga Rp280 hingga Rp300 per saham. Dengan demikian, dana segar yang akan diperoleh perseroan berkisar Rp168 miliar hingga Rp180 miliar.
BACA JUGA:Deretan 4 BUMN yang Bakal IPO di 2023

Calon emiten energi ini akan menggunakan 40,14% atau sekitar Rp70,65 miliar dana hasil IPO untuk pembelian sekitar 39,96% saham PT Rainbow Tubulars Manufacture (PT RTM), anak perusahaan perseroan dengan kepemilikan 60,00% saham oleh perseroan.
Adapun, tujuan dari pembelian saham tersebut yakni untuk memperkuat posisi perseroan di industri OCTG tubing di Indonesia, meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik yang meningkat maupun pasar ekspor ke depannya, serta menjamin rantai pasokan OCTG tubing ke perseroan.
BACA JUGA:Daftar Perusahaan yang Akan IPO di 2023, Ada 4 BUMN

Kemudian, sebesar 42,61% atau Rp75 miliar akan digunakan untuk  pelunasan sebagian utang usaha PT RTM kepada supplier dan modal kerja PT RTM. Secara rinci, sekitar Rp50 miliar akan digunakan oleh PT RTM untuk pelunasan sebagian utang usaha kepada pemasok, dan sekitar Rp25 miliar akan digunakan oleh PT RTM untuk modal kerja, untuk pembelian kebutuhan bahan baku dan bahan pendukung, serta untuk membiayai kegiatan operasional.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara, sisanya sekitar Rp30,35 miliar akan digunakan untuk modal  kerja perseroan, termasuk untuk pembelian kebutuhan bahan baku dan bahan  pendukung, serta untuk membiayai kegiatan operasional perseroan.
&amp;ldquo;Penggunaan dana untuk pembelian kebutuhan bahan baku dan bahan  pendukung, serta untuk membiayai kegiatan operasional perseroan dimaksud  merupakan beban operasional atau operational expenditure (OPEX),&amp;rdquo;  demikian tertulis dalam prospektus.
Sunindo Pratama dijadwalkan melantai di bursa pada 9 Januari 2023  dengan kode SUNI. Sementara itu, perseroan memulai periode penawaran  awalnya pada 19 Desember hingga 23 Desember 2022.
Tanggal efektif diperkirakan akan didapat pada 29 Desember 2022.  Kemudian, masa penawaran umum akan digelar pada 2 Januari hingga 5  Januari 2023. Lalu, tanggal penjatahan dan distribusi secara elektronik  akan berlangsung pada 5 dan 6 Januari 2023.</content:encoded></item></channel></rss>
