<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Messi Pakai Bisht Jubah ala Raja Arab saat Angkat Trofi Piala Dunia 2022, Segini Harganya</title><description>Lionel Messi memakai Bisht Jubah ala Raja Arab saat angkat Trofi Piala Dunia 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/19/320/2729709/messi-pakai-bisht-jubah-ala-raja-arab-saat-angkat-trofi-piala-dunia-2022-segini-harganya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/19/320/2729709/messi-pakai-bisht-jubah-ala-raja-arab-saat-angkat-trofi-piala-dunia-2022-segini-harganya"/><item><title>Messi Pakai Bisht Jubah ala Raja Arab saat Angkat Trofi Piala Dunia 2022, Segini Harganya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/19/320/2729709/messi-pakai-bisht-jubah-ala-raja-arab-saat-angkat-trofi-piala-dunia-2022-segini-harganya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/19/320/2729709/messi-pakai-bisht-jubah-ala-raja-arab-saat-angkat-trofi-piala-dunia-2022-segini-harganya</guid><pubDate>Senin 19 Desember 2022 07:34 WIB</pubDate><dc:creator>Noviana Zahra Firdausi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/19/320/2729709/messi-pakai-bisht-jubah-ala-raja-arab-saat-angkat-trofi-piala-dunia-2022-segini-harganya-OeDAhU0udw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lionel Messi pakai Jubah Bisht saat angkat Trofi Piala Dunia 2022 (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/19/320/2729709/messi-pakai-bisht-jubah-ala-raja-arab-saat-angkat-trofi-piala-dunia-2022-segini-harganya-OeDAhU0udw.jpg</image><title>Lionel Messi pakai Jubah Bisht saat angkat Trofi Piala Dunia 2022 (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Lionel Messi memakai Bisht Jubah ala Raja Arab saat angkat Trofi Piala Dunia 2022. Bisht Jubah itu dipakaikan oleh Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani.
Jubah serupa pernah digunakan Raja Saudi Arabia yakni Raja Salman saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia. Busana khas pria Arab tersebut disebut dengan nama Bisht yang berasal dari bahasa Persia.
Dikutip Arabnews, Senin (19/12/2022) bisht pertama kali dibuat dengan dijahit tangan di Persia, lalu kemudian masuk dan terkenal di Tanah Arab ketika para pembuat Bisht ini datang ke Saudi Arabia untuk ibadah Haji ataupun Umrah.
BACA JUGA:Makna dari Jubah Bisht, Kain yang Dipasangkan kepada Lionel Messi oleh Emir Qatar ketika Angkat Trofi Piala Dunia 2022

Lalu berapa harga Bisht?
Harga yang dibanderol untuk bisht ini biasanya mulai dari 100 Dinar atau sekira Rp5,08 juta hingga 200 ribu Dinar atau sekira Rp10,16 miliar. Bisht handmade termahal biasanya dibuat untuk kalangan tertentu, yakni keluarga kerajaan, politikus, dan para keluarga ningrat.
BACA JUGA:Kala Lionel Messi Berbagi Kebahagiaan Juara Piala Dunia 2022 dengan Istri dan Anak-anaknya

Sebagai informasi, Bisht adalah busana tradisional khas pria Arab berupa jubah panjang yang dikenakan sebagai lapisan kedua setelah mengenakan thobes atau busana gamis sebagai outfit pertama. Bisht biasanya terbuat dari material bahan wool, yang hadir dengan variasi warna-warna basic seperti putih, beige, krem, coklat, abu-abu, dan hitam.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xOS8yLzE1OTAzNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Disebutkan bahwa busana bisht ini hanya dikenakan para pria Arab  untuk kesempatan spesial, seperti perayaan pernikahan, festival, pesta  kelulusan, dan perayaan Hari Raya Idul Fitri, serta spesial occasion  lainnya. Jubah spektakuler ini menjadi pilihan busana formal para  politisi, tokoh-tokoh terpandang, dan pria-pria dengan kasta sosial yang  tinggi di Tanah Arab, sehingga bisht atau jubah tradisional ini menjadi  penanda status dari pemakainya.
Dalam proses pembuatannya, ada tiga tipe embroidery yang  diaplikasikan. Yaitu jahitan benang emas, jahitan benang silver, dan  jahitan sutra. Jubah hitam dengan jahitan emas disebutkan menjadi bishts  yang paling populer, setelahnya baru jubah dengan jahitan krem dan  putih. Generasi kaum Adam Arab yang lebih muda lebih suka mengenakan  bisht berwarna biru, abu-abu, dan maroon. Sedangkan generasi yang lebih  tua dan berumur, lebih favorit mengenakan bishts hitam, coklat, dan  krem.
Ada tiga desain utama dalam pembuatan bisht, yakni Darbeyah, Mekasar  dan Tarkeeb. Darbeyah terbuat dengan jahitan tangan dengan zari  embroidery dan pattern tradisional, dan bergaya segi empat serta  longgar.
Mekasar atau biasa disebut Gasbi, hadir dengan desain embroidery  sutra, lalu terakhir Tarkeeb yang hadir dengan desain ala Darbeyah namun  dengan desain zari embroidery emas. Cara pakai bisht yang memiliki  desain dua buah lengan ini, bisa dipakai hanya dengan mengenakan satu  bagian lengan saja dan bagian lainnya dibiarkan menjuntai longgar atau  dimasukkan erat ke satu sisi tertentu.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Lionel Messi memakai Bisht Jubah ala Raja Arab saat angkat Trofi Piala Dunia 2022. Bisht Jubah itu dipakaikan oleh Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani.
Jubah serupa pernah digunakan Raja Saudi Arabia yakni Raja Salman saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia. Busana khas pria Arab tersebut disebut dengan nama Bisht yang berasal dari bahasa Persia.
Dikutip Arabnews, Senin (19/12/2022) bisht pertama kali dibuat dengan dijahit tangan di Persia, lalu kemudian masuk dan terkenal di Tanah Arab ketika para pembuat Bisht ini datang ke Saudi Arabia untuk ibadah Haji ataupun Umrah.
BACA JUGA:Makna dari Jubah Bisht, Kain yang Dipasangkan kepada Lionel Messi oleh Emir Qatar ketika Angkat Trofi Piala Dunia 2022

Lalu berapa harga Bisht?
Harga yang dibanderol untuk bisht ini biasanya mulai dari 100 Dinar atau sekira Rp5,08 juta hingga 200 ribu Dinar atau sekira Rp10,16 miliar. Bisht handmade termahal biasanya dibuat untuk kalangan tertentu, yakni keluarga kerajaan, politikus, dan para keluarga ningrat.
BACA JUGA:Kala Lionel Messi Berbagi Kebahagiaan Juara Piala Dunia 2022 dengan Istri dan Anak-anaknya

Sebagai informasi, Bisht adalah busana tradisional khas pria Arab berupa jubah panjang yang dikenakan sebagai lapisan kedua setelah mengenakan thobes atau busana gamis sebagai outfit pertama. Bisht biasanya terbuat dari material bahan wool, yang hadir dengan variasi warna-warna basic seperti putih, beige, krem, coklat, abu-abu, dan hitam.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xOS8yLzE1OTAzNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Disebutkan bahwa busana bisht ini hanya dikenakan para pria Arab  untuk kesempatan spesial, seperti perayaan pernikahan, festival, pesta  kelulusan, dan perayaan Hari Raya Idul Fitri, serta spesial occasion  lainnya. Jubah spektakuler ini menjadi pilihan busana formal para  politisi, tokoh-tokoh terpandang, dan pria-pria dengan kasta sosial yang  tinggi di Tanah Arab, sehingga bisht atau jubah tradisional ini menjadi  penanda status dari pemakainya.
Dalam proses pembuatannya, ada tiga tipe embroidery yang  diaplikasikan. Yaitu jahitan benang emas, jahitan benang silver, dan  jahitan sutra. Jubah hitam dengan jahitan emas disebutkan menjadi bishts  yang paling populer, setelahnya baru jubah dengan jahitan krem dan  putih. Generasi kaum Adam Arab yang lebih muda lebih suka mengenakan  bisht berwarna biru, abu-abu, dan maroon. Sedangkan generasi yang lebih  tua dan berumur, lebih favorit mengenakan bishts hitam, coklat, dan  krem.
Ada tiga desain utama dalam pembuatan bisht, yakni Darbeyah, Mekasar  dan Tarkeeb. Darbeyah terbuat dengan jahitan tangan dengan zari  embroidery dan pattern tradisional, dan bergaya segi empat serta  longgar.
Mekasar atau biasa disebut Gasbi, hadir dengan desain embroidery  sutra, lalu terakhir Tarkeeb yang hadir dengan desain ala Darbeyah namun  dengan desain zari embroidery emas. Cara pakai bisht yang memiliki  desain dua buah lengan ini, bisa dipakai hanya dengan mengenakan satu  bagian lengan saja dan bagian lainnya dibiarkan menjuntai longgar atau  dimasukkan erat ke satu sisi tertentu.</content:encoded></item></channel></rss>
