<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Stok Menipis, Pengusaha 'Teriak' Impor Gula Rafinasi Awal 2023</title><description>Pengusaha menyebut stok gula rafinasi dalam negeri menipis.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/19/320/2729973/stok-menipis-pengusaha-teriak-impor-gula-rafinasi-awal-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/19/320/2729973/stok-menipis-pengusaha-teriak-impor-gula-rafinasi-awal-2023"/><item><title>Stok Menipis, Pengusaha 'Teriak' Impor Gula Rafinasi Awal 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/19/320/2729973/stok-menipis-pengusaha-teriak-impor-gula-rafinasi-awal-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/19/320/2729973/stok-menipis-pengusaha-teriak-impor-gula-rafinasi-awal-2023</guid><pubDate>Senin 19 Desember 2022 13:36 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/19/320/2729973/stok-menipis-pengusaha-teriak-impor-gula-rafinasi-awal-2023-ltpNfVVbm3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Stok gula rafinasi menipis (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/19/320/2729973/stok-menipis-pengusaha-teriak-impor-gula-rafinasi-awal-2023-ltpNfVVbm3.jpg</image><title>Stok gula rafinasi menipis (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pengusaha menyebut stok gula rafinasi dalam negeri menipis. Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) mencatat stok gula rafinasi di dalam negeri tersisa 30.000 ton hingga Desember 2022.
Direktur Eksekutif AGRI Gloria Guida Manalu mengatakan, stok ini tidak cukup jika diteruskan untuk memenuhi industri makanan dan minuman (mamin) pada awal tahun 2023.
BACA JUGA:Impor Gula Rafinasi 2022 Sebesar 3,4 Juta Ton, DPR: Sangat Membebani Petani

&quot;Sampai sejauh ini kita perkirakan sampai di akhir bulan Desember 2022 stok gula rafinasi di 11 anggota Agri sekitar 30 ribu ton. Dengan kata lain stok dalam negeri cukup sampai dengan akhir tahun, tidak cukup kalau untuk di teruskan ke tahun depan,&quot; ujar Gloria saat berdialog di Market Review IDX Channel, Senin (19/12/2022).
BACA JUGA:Aturan Gula Rafinasi, Begini Penjelasan Menperin 

Dia menjelaskan, kebutuhan gula rafinasi bagi industri mamin di Indonesia per bulannya sekitar 250.000-280.000 ton. Otomatis jika sisa stok gula rafinasi hanya 30 ribu ton, maka industri mamin kekurangan stok bahan baku.
Maka dari itu, pemerintah diharapkan segera mengeluarkan persetujuan impor (PI) bahan baku gula rafinasi untuk kebutuhan industri 2023 sebelum tutup tahun 2022.
&quot;Jadi otomatis persetujuan impornya harus tetap diterbitkan paling lama di akhir bulan Desember 2022,&quot; jelas Gloria.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8xMS8wNC8xLzEwNDk1NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dia juga menyampaikan bahwa, desakan Agri meminta pemerintah segera  mengeluarkan persetujuan impor gula rafinasi guna mengantisipasi durasi  pengiriman yang berpotensi lebih lama dari biasanya karena faktor adanya  perang Rusia - Ukraina.
Sambungnya, di mana idealnya lama pengiriman, misalnya dari Brazil  selama 40 hari, namun kerena faktor tersebut bisa lebih lama dari itu.
&quot;Dengan kondisi sekarang dengan adanya perang Rusia dan Ukraina  sedikit akan memperlambat jangka waktu proses importasi dari negara  tersebut untuk masuk ke Indonesia,&quot; ucap  Gloria.
Dia menambahkan, segera dikeluarkannya PI gula juga terkait dengan  proses importasi dari pelaku industri agar dapat lebih leluasa dalam  melakukan perencanaan termasuk di dalamnya dalam mengatur strategi untuk  mendapatkan harga terbaik.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pengusaha menyebut stok gula rafinasi dalam negeri menipis. Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) mencatat stok gula rafinasi di dalam negeri tersisa 30.000 ton hingga Desember 2022.
Direktur Eksekutif AGRI Gloria Guida Manalu mengatakan, stok ini tidak cukup jika diteruskan untuk memenuhi industri makanan dan minuman (mamin) pada awal tahun 2023.
BACA JUGA:Impor Gula Rafinasi 2022 Sebesar 3,4 Juta Ton, DPR: Sangat Membebani Petani

&quot;Sampai sejauh ini kita perkirakan sampai di akhir bulan Desember 2022 stok gula rafinasi di 11 anggota Agri sekitar 30 ribu ton. Dengan kata lain stok dalam negeri cukup sampai dengan akhir tahun, tidak cukup kalau untuk di teruskan ke tahun depan,&quot; ujar Gloria saat berdialog di Market Review IDX Channel, Senin (19/12/2022).
BACA JUGA:Aturan Gula Rafinasi, Begini Penjelasan Menperin 

Dia menjelaskan, kebutuhan gula rafinasi bagi industri mamin di Indonesia per bulannya sekitar 250.000-280.000 ton. Otomatis jika sisa stok gula rafinasi hanya 30 ribu ton, maka industri mamin kekurangan stok bahan baku.
Maka dari itu, pemerintah diharapkan segera mengeluarkan persetujuan impor (PI) bahan baku gula rafinasi untuk kebutuhan industri 2023 sebelum tutup tahun 2022.
&quot;Jadi otomatis persetujuan impornya harus tetap diterbitkan paling lama di akhir bulan Desember 2022,&quot; jelas Gloria.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8xMS8wNC8xLzEwNDk1NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dia juga menyampaikan bahwa, desakan Agri meminta pemerintah segera  mengeluarkan persetujuan impor gula rafinasi guna mengantisipasi durasi  pengiriman yang berpotensi lebih lama dari biasanya karena faktor adanya  perang Rusia - Ukraina.
Sambungnya, di mana idealnya lama pengiriman, misalnya dari Brazil  selama 40 hari, namun kerena faktor tersebut bisa lebih lama dari itu.
&quot;Dengan kondisi sekarang dengan adanya perang Rusia dan Ukraina  sedikit akan memperlambat jangka waktu proses importasi dari negara  tersebut untuk masuk ke Indonesia,&quot; ucap  Gloria.
Dia menambahkan, segera dikeluarkannya PI gula juga terkait dengan  proses importasi dari pelaku industri agar dapat lebih leluasa dalam  melakukan perencanaan termasuk di dalamnya dalam mengatur strategi untuk  mendapatkan harga terbaik.</content:encoded></item></channel></rss>
