<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tekuk Dolar AS, Rupiah Menguat ke Rp15.596</title><description>Nilai tukar rupiah ditutup menguat tipis 1 point di level Rp15.596 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/19/320/2730102/tekuk-dolar-as-rupiah-menguat-ke-rp15-596</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/19/320/2730102/tekuk-dolar-as-rupiah-menguat-ke-rp15-596"/><item><title>Tekuk Dolar AS, Rupiah Menguat ke Rp15.596</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/19/320/2730102/tekuk-dolar-as-rupiah-menguat-ke-rp15-596</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/19/320/2730102/tekuk-dolar-as-rupiah-menguat-ke-rp15-596</guid><pubDate>Senin 19 Desember 2022 15:36 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/19/320/2730102/tekuk-dolar-as-rupiah-menguat-ke-rp15-596-oKJK54ojzI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/19/320/2730102/tekuk-dolar-as-rupiah-menguat-ke-rp15-596-oKJK54ojzI.jpg</image><title>Rupiah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar rupiah ditutup menguat tipis 1 point di level Rp15.596  atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini, Senin (19/12/2022).
Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, mengatakan penguatan rupiah ini didorong oleh optimisme pasar yang melihat bahwa Indonesia masih memiliki peluang ekonomi untuk tumbuh.
BACA JUGA:Jokowi Senang Ada Pesantren Untung Miliaran Rupiah dari Bisnis Sayuran

&quot;Meskipun dunia dalam keadaan sulit, tetapi diyakini Indonesia masih memiliki peluang ekonomi untuk tumbuh. Hal terpenting adalah bisa menjaga daya beli masyarakat, membuka lapangan kerja seluas-luasnya, sektor riil utamanya UMKM masih bergerak dengan cepat,&quot; jelas Ibrahim dalam rilis hariannya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xOC8yMC8xNTkwMTQvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Ibrahim, guna menghadapi segala tantangan di tahun 2023, maka salah satu kunci yang harus diatasi adalah memperkuat UMKM. Karena diyakini UMKM bisa menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Indonesia walaupun dalam prakteknya masih banyak terkendala.
BACA JUGA:Dipenjara 4 Tahun, Aset Mewah Doni Salmanan Dikembalikan dari Lamborghini hingga Uang Miliaran Rupiah

Ia juga menilai, resesi global menjadi kekhawatiran bagi semua negara, tanpa terkecuali Indonesia. Kendati demikian, perekonomian tumbuh lebih cepat karena didukung oleh pembukaan kembali aktivitas pasca pandemi yang stabil.&quot;Kondisi itu terus mendorong kegiatan ekonomi domestik dan ekspor komoditas yang tetap kuat,&quot; kata Ibrahim.
Di samping itu, ia memprediksi, untuk perdagangan besok, Selasa (20/12) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp 15.580 - Rp 15.640.</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar rupiah ditutup menguat tipis 1 point di level Rp15.596  atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini, Senin (19/12/2022).
Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, mengatakan penguatan rupiah ini didorong oleh optimisme pasar yang melihat bahwa Indonesia masih memiliki peluang ekonomi untuk tumbuh.
BACA JUGA:Jokowi Senang Ada Pesantren Untung Miliaran Rupiah dari Bisnis Sayuran

&quot;Meskipun dunia dalam keadaan sulit, tetapi diyakini Indonesia masih memiliki peluang ekonomi untuk tumbuh. Hal terpenting adalah bisa menjaga daya beli masyarakat, membuka lapangan kerja seluas-luasnya, sektor riil utamanya UMKM masih bergerak dengan cepat,&quot; jelas Ibrahim dalam rilis hariannya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xOC8yMC8xNTkwMTQvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Ibrahim, guna menghadapi segala tantangan di tahun 2023, maka salah satu kunci yang harus diatasi adalah memperkuat UMKM. Karena diyakini UMKM bisa menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Indonesia walaupun dalam prakteknya masih banyak terkendala.
BACA JUGA:Dipenjara 4 Tahun, Aset Mewah Doni Salmanan Dikembalikan dari Lamborghini hingga Uang Miliaran Rupiah

Ia juga menilai, resesi global menjadi kekhawatiran bagi semua negara, tanpa terkecuali Indonesia. Kendati demikian, perekonomian tumbuh lebih cepat karena didukung oleh pembukaan kembali aktivitas pasca pandemi yang stabil.&quot;Kondisi itu terus mendorong kegiatan ekonomi domestik dan ekspor komoditas yang tetap kuat,&quot; kata Ibrahim.
Di samping itu, ia memprediksi, untuk perdagangan besok, Selasa (20/12) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp 15.580 - Rp 15.640.</content:encoded></item></channel></rss>
