<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Naik Tak Wajar, BEI Pantau Saham Pengelola Bioskop CGV (BLTZ)</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau saham pengelola Bioskop CGV PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/20/278/2730465/naik-tak-wajar-bei-pantau-saham-pengelola-bioskop-cgv-bltz</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/20/278/2730465/naik-tak-wajar-bei-pantau-saham-pengelola-bioskop-cgv-bltz"/><item><title>Naik Tak Wajar, BEI Pantau Saham Pengelola Bioskop CGV (BLTZ)</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/20/278/2730465/naik-tak-wajar-bei-pantau-saham-pengelola-bioskop-cgv-bltz</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/20/278/2730465/naik-tak-wajar-bei-pantau-saham-pengelola-bioskop-cgv-bltz</guid><pubDate>Selasa 20 Desember 2022 08:06 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/20/278/2730465/naik-tak-wajar-bei-pantau-saham-pengelola-bioskop-cgv-bltz-Pm5bjapHbm.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">BEI pantau ketat saham BLTZ (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/20/278/2730465/naik-tak-wajar-bei-pantau-saham-pengelola-bioskop-cgv-bltz-Pm5bjapHbm.jpeg</image><title>BEI pantau ketat saham BLTZ (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau saham pengelola Bioskop CGV PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ). Saham BLTZ masuk dalam radar pantauan akibat adanya peningkatan harga saham yang di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).
BACA JUGA:BEI Catat Rekor IPO Selama 2022, Kini Sudah 59 Emiten Melantai di Bursa

Diketahui, emiten pengelola bioskop CGV ini menunjukkan gerak saham yang menguat secara signifikan dengan naik 46,88% pada 5 hari terakhir perdagangan. Bahkan, saham BLTZ pada perdagangan Senin (19/12/2022) terpantau naik 9,94% di level 3.760.
&quot;Dengan ini kami menginformasikan adanya peningkatan harga saham BLTZ yang di luar kebiasaan yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity),&quot; tulis surat yang ditandatangani P.H. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Donni Kusuma Permana dan P.H. Kepala Divisi Pengaturan &amp;amp; Operasional Perdagangan Mulyana, dikutip Selasa (20/12/2022).
BACA JUGA:BEI Catat 1 Obligasi dan 1 Saham dalam Sepekan

Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dibidang Pasar Modal.
Informasi terakhir mengenai BLTZ adalah informasi tanggal 12 Desember 2022 yang dipublikasikan melalui website BEI terkait laporan informasi atau fakta material pembukaan bioskop baru CGV Mall Point Square, Jakarta.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham BLTZ  tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati  perkembangan pola transaksi saham ini,&quot; tulis direksi bursa.
Oleh karena itu para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban  Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja  Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali  rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut  belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai  kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan  pengambilan keputusan investasi.</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau saham pengelola Bioskop CGV PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ). Saham BLTZ masuk dalam radar pantauan akibat adanya peningkatan harga saham yang di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).
BACA JUGA:BEI Catat Rekor IPO Selama 2022, Kini Sudah 59 Emiten Melantai di Bursa

Diketahui, emiten pengelola bioskop CGV ini menunjukkan gerak saham yang menguat secara signifikan dengan naik 46,88% pada 5 hari terakhir perdagangan. Bahkan, saham BLTZ pada perdagangan Senin (19/12/2022) terpantau naik 9,94% di level 3.760.
&quot;Dengan ini kami menginformasikan adanya peningkatan harga saham BLTZ yang di luar kebiasaan yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity),&quot; tulis surat yang ditandatangani P.H. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Donni Kusuma Permana dan P.H. Kepala Divisi Pengaturan &amp;amp; Operasional Perdagangan Mulyana, dikutip Selasa (20/12/2022).
BACA JUGA:BEI Catat 1 Obligasi dan 1 Saham dalam Sepekan

Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dibidang Pasar Modal.
Informasi terakhir mengenai BLTZ adalah informasi tanggal 12 Desember 2022 yang dipublikasikan melalui website BEI terkait laporan informasi atau fakta material pembukaan bioskop baru CGV Mall Point Square, Jakarta.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham BLTZ  tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati  perkembangan pola transaksi saham ini,&quot; tulis direksi bursa.
Oleh karena itu para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban  Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja  Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali  rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut  belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai  kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan  pengambilan keputusan investasi.</content:encoded></item></channel></rss>
