<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PTPP Pastikan 3 Proyek di Bali Selesai Lebih Cepat dari Target</title><description>PT PP (Persero) Tbk (PTPP) memastikan tiga proyek yang tengah di garap di Bali bakal selesai lebih cepat dari target.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/20/320/2730626/ptpp-pastikan-3-proyek-di-bali-selesai-lebih-cepat-dari-target</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/20/320/2730626/ptpp-pastikan-3-proyek-di-bali-selesai-lebih-cepat-dari-target"/><item><title>PTPP Pastikan 3 Proyek di Bali Selesai Lebih Cepat dari Target</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/20/320/2730626/ptpp-pastikan-3-proyek-di-bali-selesai-lebih-cepat-dari-target</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/20/320/2730626/ptpp-pastikan-3-proyek-di-bali-selesai-lebih-cepat-dari-target</guid><pubDate>Selasa 20 Desember 2022 11:54 WIB</pubDate><dc:creator>Noviana Zahra Firdausi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/20/320/2730626/ptpp-pastikan-3-proyek-di-bali-selesai-lebih-cepat-dari-target-tKDDAXYNAt.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">PTPP pastikan tiga proyek di bali selesai lebih cepat dari target (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/20/320/2730626/ptpp-pastikan-3-proyek-di-bali-selesai-lebih-cepat-dari-target-tKDDAXYNAt.jpeg</image><title>PTPP pastikan tiga proyek di bali selesai lebih cepat dari target (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT PP (Persero) Tbk (PTPP) memastikan tiga proyek yang tengah di garap di Bali bakal selesai lebih cepat dari target. Adapun tiga lokasi proyek yang dimaksud antara lain pembangunan proyek pengerukan alur dan kolam Pelabuhan Benoa Paket B, proyek Infrastruktur Dasar Pengembangan Kawasan Sanur, dan proyek pembangunan Bali International Hospital Sanur.
BACA JUGA:Proyek Infrastruktur Nikel Rp1,9 Triliun di Morowali Dibangun 2023 

&amp;ldquo;Dari tiga proyek yang kami kunjungi hari ini, semuanya memiliki progres pekerjaan yang berjalan dengan baik dan lebih cepat dari yang ditargetkan. Kami berharap ketiga proyek tersebut dapat diselesaikan tepat waktu diiringi dengan kualitas terbaik,&amp;rdquo; kata Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen PTPP Andi Gani Nena Wea, Selasa (20/12/2022).
Kunjungan kerja pertama dilakukan ke proyek pengerukan alur dan kolam Pelabuhan Benoa Paket B yang berlokasi di Denpasar, Bali. Proyek penyelesaian pekerjaan pengerukan tersebut ditargetkan dapat rampung pada bulan Maret 2023 mendatang.
BACA JUGA:Sri Mulyani Sebut Infrastruktur Hasil Nyata APBN untuk Masyarakat

Sampai dengan Pekan Kedua Desember 2022, progres pembangunan proyek tersebut telah mencapai 45,73% di mana lebih cepat dari target yang direncanakan. Adapun lingkup pekerjaan proyek tersebut, terdiri dari: pekerjaan desain, pekerjaan pengerukan, pekerjaan retaining wall, pengelolaan lingkungan, dan lainnya.
Selain itu, PTPP juga melakukan pengembangan lanjutan untuk pekerjaan infrastruktur dasar Zona Dumping I Bali Maritime Tourism Hub. Adapun lingkup pekerjaan proyek tersebut, antara lain: pekerjaan persiapan, pekerjaan jalan akses, pekerjaan pedestrian, pekerjaan pelengkap &amp;amp; area bundaran, pekerjaan mekanikal elektrikal, dan pekerjaan utilitas &amp;amp; drainase.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yOS8xLzE1NzgwNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Ke depannya, Pelabuhan Benoa ini akan dijadikan hub dan tempat  bersandar kapal pesiar atau yacht di mana kapal pesiar tersebut dapat  memulai dan mengakhiri perjalanannya dari Indonesia. Usai melakukan  kunjungan ke proyek pengerukan alur dan kolam Pelabuhan Benoa Paket B,  Dewan Komisaris dan Manajemen PTPP melanjutkan kunjungan kerja ke lokasi  proyek kedua yang berlokasi di area Sanur.
Proyek pekerjaan jasa konstruksi Infrastruktur Dasar Pengembangan  Kawasan Sanur ini berlokasi di Denpasar, Bali. Proyek yang dimiliki oleh  PT Hotel Indonesia Natour (Persero) ini dikerjakan dengan masa  pelaksanaan selama 440 (empat ratus empat puluh) hari kalender. Adapun  lingkup pekerjaan proyek tersebut, antara lain: pekerjaan desain,  pekerjaan fasilitas jalan utama, pekerjaan utilitas, pekerjaan fasilitas  pendukung, dan lainnya.
Sampai dengan Pekan Kedua Desember, progres pekerjaan proyek tersebut  telah mencapai 97,35% di mana lebih cepat dari yang ditargetkan.  Kemudian Manajemen PTPP melanjutkan kunjungannya ke Proyek pembangunan  Bali International Hospital yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus  Kesehatan dan Pariwisata Grand Inna Bali Beach Sanur.
Proyek pembangunan rumah sakit ini dikerjakan dengan masa pelaksanaan  selama 1 (satu) tahun yang ditargetkan dapat diselesaikan pada bulan  Kuartal IV tahun 2023 mendatang. Proyek yang dimiliki oleh PT Pertamina  Bina Media IHSC ini memiliki lingkup pekerjaan, antara lain: pekerjaan  persiapan, pekerjaan arsitektur, pekerjaan mekanikal elektrikal,  pekerjaan plumbing, pekerjaan interior, dan pekerjaan infrastruktur.
Sampai dengan Pekan Pertama Desember 2022, proyek tersebut telah  mencapai progres sebesar 1,78% lebih cepat dari yang ditargetkan.  Pekerjaan proyek pembangunan rumah sakit ini memiliki target pencapaian  Gold dari Green Building Council Indonesia (&amp;ldquo;GBCI&amp;rdquo;).
&amp;ldquo;Kami sangat mengapresiasi tim proyek yang selalu menerapkan inovasi  dalam setiap proses kegiatan pembangunan proyek. Tidak lupa agar tim  proyek terus meningkatkan performance K3 di dalam setiap kegiatan.  Dengan pengalaman pekerjaan proyek tersebut tentunya akan memberikan  legacy baru bagi perusahaan,&amp;rdquo; ujar Andi Gani.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT PP (Persero) Tbk (PTPP) memastikan tiga proyek yang tengah di garap di Bali bakal selesai lebih cepat dari target. Adapun tiga lokasi proyek yang dimaksud antara lain pembangunan proyek pengerukan alur dan kolam Pelabuhan Benoa Paket B, proyek Infrastruktur Dasar Pengembangan Kawasan Sanur, dan proyek pembangunan Bali International Hospital Sanur.
BACA JUGA:Proyek Infrastruktur Nikel Rp1,9 Triliun di Morowali Dibangun 2023 

&amp;ldquo;Dari tiga proyek yang kami kunjungi hari ini, semuanya memiliki progres pekerjaan yang berjalan dengan baik dan lebih cepat dari yang ditargetkan. Kami berharap ketiga proyek tersebut dapat diselesaikan tepat waktu diiringi dengan kualitas terbaik,&amp;rdquo; kata Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen PTPP Andi Gani Nena Wea, Selasa (20/12/2022).
Kunjungan kerja pertama dilakukan ke proyek pengerukan alur dan kolam Pelabuhan Benoa Paket B yang berlokasi di Denpasar, Bali. Proyek penyelesaian pekerjaan pengerukan tersebut ditargetkan dapat rampung pada bulan Maret 2023 mendatang.
BACA JUGA:Sri Mulyani Sebut Infrastruktur Hasil Nyata APBN untuk Masyarakat

Sampai dengan Pekan Kedua Desember 2022, progres pembangunan proyek tersebut telah mencapai 45,73% di mana lebih cepat dari target yang direncanakan. Adapun lingkup pekerjaan proyek tersebut, terdiri dari: pekerjaan desain, pekerjaan pengerukan, pekerjaan retaining wall, pengelolaan lingkungan, dan lainnya.
Selain itu, PTPP juga melakukan pengembangan lanjutan untuk pekerjaan infrastruktur dasar Zona Dumping I Bali Maritime Tourism Hub. Adapun lingkup pekerjaan proyek tersebut, antara lain: pekerjaan persiapan, pekerjaan jalan akses, pekerjaan pedestrian, pekerjaan pelengkap &amp;amp; area bundaran, pekerjaan mekanikal elektrikal, dan pekerjaan utilitas &amp;amp; drainase.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yOS8xLzE1NzgwNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Ke depannya, Pelabuhan Benoa ini akan dijadikan hub dan tempat  bersandar kapal pesiar atau yacht di mana kapal pesiar tersebut dapat  memulai dan mengakhiri perjalanannya dari Indonesia. Usai melakukan  kunjungan ke proyek pengerukan alur dan kolam Pelabuhan Benoa Paket B,  Dewan Komisaris dan Manajemen PTPP melanjutkan kunjungan kerja ke lokasi  proyek kedua yang berlokasi di area Sanur.
Proyek pekerjaan jasa konstruksi Infrastruktur Dasar Pengembangan  Kawasan Sanur ini berlokasi di Denpasar, Bali. Proyek yang dimiliki oleh  PT Hotel Indonesia Natour (Persero) ini dikerjakan dengan masa  pelaksanaan selama 440 (empat ratus empat puluh) hari kalender. Adapun  lingkup pekerjaan proyek tersebut, antara lain: pekerjaan desain,  pekerjaan fasilitas jalan utama, pekerjaan utilitas, pekerjaan fasilitas  pendukung, dan lainnya.
Sampai dengan Pekan Kedua Desember, progres pekerjaan proyek tersebut  telah mencapai 97,35% di mana lebih cepat dari yang ditargetkan.  Kemudian Manajemen PTPP melanjutkan kunjungannya ke Proyek pembangunan  Bali International Hospital yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus  Kesehatan dan Pariwisata Grand Inna Bali Beach Sanur.
Proyek pembangunan rumah sakit ini dikerjakan dengan masa pelaksanaan  selama 1 (satu) tahun yang ditargetkan dapat diselesaikan pada bulan  Kuartal IV tahun 2023 mendatang. Proyek yang dimiliki oleh PT Pertamina  Bina Media IHSC ini memiliki lingkup pekerjaan, antara lain: pekerjaan  persiapan, pekerjaan arsitektur, pekerjaan mekanikal elektrikal,  pekerjaan plumbing, pekerjaan interior, dan pekerjaan infrastruktur.
Sampai dengan Pekan Pertama Desember 2022, proyek tersebut telah  mencapai progres sebesar 1,78% lebih cepat dari yang ditargetkan.  Pekerjaan proyek pembangunan rumah sakit ini memiliki target pencapaian  Gold dari Green Building Council Indonesia (&amp;ldquo;GBCI&amp;rdquo;).
&amp;ldquo;Kami sangat mengapresiasi tim proyek yang selalu menerapkan inovasi  dalam setiap proses kegiatan pembangunan proyek. Tidak lupa agar tim  proyek terus meningkatkan performance K3 di dalam setiap kegiatan.  Dengan pengalaman pekerjaan proyek tersebut tentunya akan memberikan  legacy baru bagi perusahaan,&amp;rdquo; ujar Andi Gani.</content:encoded></item></channel></rss>
