<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Pagi Ini Dibuka Naik 6 Poin ke Level 6.774</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka menguat ke zona hijau pada perdagangan Rabu (21/12/2022).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/21/278/2731240/ihsg-pagi-ini-dibuka-naik-6-poin-ke-level-6-774</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/21/278/2731240/ihsg-pagi-ini-dibuka-naik-6-poin-ke-level-6-774"/><item><title>IHSG Pagi Ini Dibuka Naik 6 Poin ke Level 6.774</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/21/278/2731240/ihsg-pagi-ini-dibuka-naik-6-poin-ke-level-6-774</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/21/278/2731240/ihsg-pagi-ini-dibuka-naik-6-poin-ke-level-6-774</guid><pubDate>Rabu 21 Desember 2022 09:42 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/21/278/2731240/ihsg-pagi-ini-dibuka-naik-6-poin-ke-level-6-774-0EudMHbjLh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan dibuka menguat (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/21/278/2731240/ihsg-pagi-ini-dibuka-naik-6-poin-ke-level-6-774-0EudMHbjLh.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan dibuka menguat (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka menguat ke zona hijau pada perdagangan Rabu (21/12/2022). IHSG dibuka naik 6,42 poin atau 0,09% ke posisi 6.774,74.
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,64 poin atau0,28% ke posisi 941.543.
BACA JUGA:IHSG Hari Ini Bergerak Mixed Cenderung Menguat

Analis Mirae Asset Sekuritas Muhammad Nafan Aji mengatakan, penguatan IHSG seiring optimisme ekonomi Indonesia di tengah ancaman resesi global.
&quot;Indonesia memiliki fundamental makroekonomi domestik yang relatif solid, sehingga berdaya tahan terhadap efek daripada peningkatan probabilitas resesi global,&quot; ujarnya kepada Antara.
BACA JUGA:359 Saham Kebakaran, IHSG Hari Ini Ditutup Kian Merosot ke 6.768

The Institute of Chartered Accountants in England and Wales (ICAEW) baru-baru ini mengungkapkan bahwa kawasan Asia, termasuk Indonesia, diperkirakan tetap kuat di tengah prospek global yang kurang baik, terutama indikasi jelas akan resesi global.
Adapun rilis data Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terbaru memperkuat keyakinan tersebut. Pasalnya, defisit kas negara tercatat semakin mengecil, yakni Rp237,7 triliun per 14 Desember 2022 atau 1,22% dari Produk Domestik Bruto (PDB).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Realisasi defisit tersebut jauh lebih kecil dari target akhir tahun  ini yang sebesar Rp840,2 triliun atau 4,5% PDB dan dari realisasi  periode sama tahun lalu yang senilai Rp617,4 triliun atau 3,64% PDB.
Selain itu, Nafan menyebutkan sentimen positif IHSG lainnya datang  dari pergerakan harga komoditas dunia cenderung memiliki tendensi  menguat selama musim dingin, sehingga Indonesia bisa mendapatkan  windfall profit dari faktor tersebut.
&quot;Di sisi lain, para pelaku pasar juga antusias menanti perkembangan  Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) dalam menetapkan suku bunga  acuan, yang akan diadakan besok,&quot; tuturnya.
Dengan demikian, dirinya memperkirakan pada hari ini IHSG akan  bergerak dengan support 6.735-6.697 dan resisten di kisaran 6.796-6.857.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka menguat ke zona hijau pada perdagangan Rabu (21/12/2022). IHSG dibuka naik 6,42 poin atau 0,09% ke posisi 6.774,74.
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,64 poin atau0,28% ke posisi 941.543.
BACA JUGA:IHSG Hari Ini Bergerak Mixed Cenderung Menguat

Analis Mirae Asset Sekuritas Muhammad Nafan Aji mengatakan, penguatan IHSG seiring optimisme ekonomi Indonesia di tengah ancaman resesi global.
&quot;Indonesia memiliki fundamental makroekonomi domestik yang relatif solid, sehingga berdaya tahan terhadap efek daripada peningkatan probabilitas resesi global,&quot; ujarnya kepada Antara.
BACA JUGA:359 Saham Kebakaran, IHSG Hari Ini Ditutup Kian Merosot ke 6.768

The Institute of Chartered Accountants in England and Wales (ICAEW) baru-baru ini mengungkapkan bahwa kawasan Asia, termasuk Indonesia, diperkirakan tetap kuat di tengah prospek global yang kurang baik, terutama indikasi jelas akan resesi global.
Adapun rilis data Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terbaru memperkuat keyakinan tersebut. Pasalnya, defisit kas negara tercatat semakin mengecil, yakni Rp237,7 triliun per 14 Desember 2022 atau 1,22% dari Produk Domestik Bruto (PDB).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Realisasi defisit tersebut jauh lebih kecil dari target akhir tahun  ini yang sebesar Rp840,2 triliun atau 4,5% PDB dan dari realisasi  periode sama tahun lalu yang senilai Rp617,4 triliun atau 3,64% PDB.
Selain itu, Nafan menyebutkan sentimen positif IHSG lainnya datang  dari pergerakan harga komoditas dunia cenderung memiliki tendensi  menguat selama musim dingin, sehingga Indonesia bisa mendapatkan  windfall profit dari faktor tersebut.
&quot;Di sisi lain, para pelaku pasar juga antusias menanti perkembangan  Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) dalam menetapkan suku bunga  acuan, yang akan diadakan besok,&quot; tuturnya.
Dengan demikian, dirinya memperkirakan pada hari ini IHSG akan  bergerak dengan support 6.735-6.697 dan resisten di kisaran 6.796-6.857.</content:encoded></item></channel></rss>
