<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Bayar Kompensasi dan Subsidi BBM hingga Elpiji Rp475 Triliun</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani telah membayar kompensasi dan subsidi untuk  bahan bakar minyak (BBM), listrik dan LPG sebesar Rp475 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/21/320/2731158/sri-mulyani-bayar-kompensasi-dan-subsidi-bbm-hingga-elpiji-rp475-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/21/320/2731158/sri-mulyani-bayar-kompensasi-dan-subsidi-bbm-hingga-elpiji-rp475-triliun"/><item><title>Sri Mulyani Bayar Kompensasi dan Subsidi BBM hingga Elpiji Rp475 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/21/320/2731158/sri-mulyani-bayar-kompensasi-dan-subsidi-bbm-hingga-elpiji-rp475-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/21/320/2731158/sri-mulyani-bayar-kompensasi-dan-subsidi-bbm-hingga-elpiji-rp475-triliun</guid><pubDate>Rabu 21 Desember 2022 07:09 WIB</pubDate><dc:creator>Khairunnisa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/21/320/2731158/sri-mulyani-bayar-kompensasi-dan-subsidi-bbm-hingga-elpiiji-rp475-triliun-jKvlLNVg6V.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani bayar kompensasi subsidi BBM (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/21/320/2731158/sri-mulyani-bayar-kompensasi-dan-subsidi-bbm-hingga-elpiiji-rp475-triliun-jKvlLNVg6V.jpg</image><title>Sri Mulyani bayar kompensasi subsidi BBM (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan Sri Mulyani telah membayar kompensasi dan subsidi untuk bahan bakar minyak (BBM), listrik dan LPG sebesar Rp475 triliun sejak Januari hingga 14 Desember 2022.
&quot;Semuanya ini langsung masyarakat yang menikmati dalam bentuk harga BBM, LPG, dan listrik yang relatif stabil dibanding harga di dunia yang melonjak luar biasa,&quot; kata Sri Mulyani dilansir dari Antara, Rabu (21/12/2022).
BACA JUGA:Penerimaan Pajak Rp1.634 Trilliun, Sri Mulyani: Ini Modal Jaga APBN Semakin Sehat
Sri Mulyani merinci, realisasi tersebut terdiri dari kompensasi mencapai Rp268,1 triliun dan subsidi Rp206,9 triliun. Kompensasi diberikan untuk pembayaran kewajiban pemerintah atas penugasan penyediaan pasokan BBM dan listrik dalam negeri.
BACA JUGA:Sri Mulyani Kantongi Pajak Kripto Rp231,7 Miliar
Adapun anggaran kompensasi pada tahun ini adalah sebesar Rp293,5 triliun, usai terdapat penambahan Rp275 triliun. Total utang kompensasi, baik BBM dan listrik sampai dengan tahun 2021 seluruhnya telah diselesaikan pada semester I-2022.


Selain itu, kompensasi BBM dan listrik paruh pertama tahun 2022 juga telah diselesaikan pada bulan Oktober 2022.
Sementara itu, Bendahara Negara tersebut menjelaskan realisasi  subsidi tahun ini tercatat lebih tinggi disebabkan oleh peningkatan  volume penyaluran barang bersubsidi dan kenaikan harga produk BBM dan  LPG.
&quot;Kompensasi dan subsidi diberikan kepada PT Pertamina dan PT  Pembangkit Listrik Negara (PLN) dengan harapan keuangan keduanya sehat  sehingga bisa menjaga fungsinya dengan tata kelola yang baik,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan Sri Mulyani telah membayar kompensasi dan subsidi untuk bahan bakar minyak (BBM), listrik dan LPG sebesar Rp475 triliun sejak Januari hingga 14 Desember 2022.
&quot;Semuanya ini langsung masyarakat yang menikmati dalam bentuk harga BBM, LPG, dan listrik yang relatif stabil dibanding harga di dunia yang melonjak luar biasa,&quot; kata Sri Mulyani dilansir dari Antara, Rabu (21/12/2022).
BACA JUGA:Penerimaan Pajak Rp1.634 Trilliun, Sri Mulyani: Ini Modal Jaga APBN Semakin Sehat
Sri Mulyani merinci, realisasi tersebut terdiri dari kompensasi mencapai Rp268,1 triliun dan subsidi Rp206,9 triliun. Kompensasi diberikan untuk pembayaran kewajiban pemerintah atas penugasan penyediaan pasokan BBM dan listrik dalam negeri.
BACA JUGA:Sri Mulyani Kantongi Pajak Kripto Rp231,7 Miliar
Adapun anggaran kompensasi pada tahun ini adalah sebesar Rp293,5 triliun, usai terdapat penambahan Rp275 triliun. Total utang kompensasi, baik BBM dan listrik sampai dengan tahun 2021 seluruhnya telah diselesaikan pada semester I-2022.


Selain itu, kompensasi BBM dan listrik paruh pertama tahun 2022 juga telah diselesaikan pada bulan Oktober 2022.
Sementara itu, Bendahara Negara tersebut menjelaskan realisasi  subsidi tahun ini tercatat lebih tinggi disebabkan oleh peningkatan  volume penyaluran barang bersubsidi dan kenaikan harga produk BBM dan  LPG.
&quot;Kompensasi dan subsidi diberikan kepada PT Pertamina dan PT  Pembangkit Listrik Negara (PLN) dengan harapan keuangan keduanya sehat  sehingga bisa menjaga fungsinya dengan tata kelola yang baik,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
