<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>HUT ke-45, BPJS Ketenagakerjaan Semangat Sejahterakan Pekerja Indonesia</title><description>BPJS Ketenagakerjaan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 kemarin.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/21/320/2731256/hut-ke-45-bpjs-ketenagakerjaan-semangat-sejahterakan-pekerja-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/21/320/2731256/hut-ke-45-bpjs-ketenagakerjaan-semangat-sejahterakan-pekerja-indonesia"/><item><title>HUT ke-45, BPJS Ketenagakerjaan Semangat Sejahterakan Pekerja Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/21/320/2731256/hut-ke-45-bpjs-ketenagakerjaan-semangat-sejahterakan-pekerja-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/21/320/2731256/hut-ke-45-bpjs-ketenagakerjaan-semangat-sejahterakan-pekerja-indonesia</guid><pubDate>Rabu 21 Desember 2022 10:15 WIB</pubDate><dc:creator>Rizky Fauzan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/21/320/2731256/hut-ke-45-bpjs-ketenagakerjaan-semangat-sejahterakan-pekerja-indonesia-3SL9VJ2DLG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">HUT ke 45 BPJS Ketenagakerjaan (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/21/320/2731256/hut-ke-45-bpjs-ketenagakerjaan-semangat-sejahterakan-pekerja-indonesia-3SL9VJ2DLG.jpg</image><title>HUT ke 45 BPJS Ketenagakerjaan (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; BPJS Ketenagakerjaan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 kemarin. Di usianya yang semakin matang, BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen menyatukan semangat yang datang dari dari seluruh insan BPJS Ketenagakerjaan dan juga dari stakeholders.
BACA JUGA:HUT ke-45 BPJS Ketenagakerjaan, Hary Tanoe: Hal yang Baik Memberikan Jaminan Pekerja

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan berikrar untuk terus berkembang dan bergerak maju, menjaga integritas serta menyatukan semangat mensejahterakan seluruh pekerja Indonesia.
&quot;Kita melihat bahwa usia 45 tahun kita ingin punya semangat yang sama dengan patriotisme 45 tahun kemerdekaan Indonesia, tahun 45. Kita ingin memastikan punya semangat juang yang tinggi seperti para pejuang untuk memastikan seluruh rakyat Indonesia terlindungi,&quot; kata dia, Selasa Malam (21/12/2022).
BACA JUGA:Jaga Konsistensi Pelayanan Publik, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Ombudsman

BPJS Ketenagakerjaan memastikan pekerja yang sudah terdaftar menjadi peserta akan mendapatkan jaring pengaman sosial, sehingga walaupun kondisi saat ini begitu menantang, tapi pekerja tidak akan sampai jatuh miskin ketika terjadi risiko.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wOC80LzE1NjUxNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Lima program yang BPJS Ketenagakerjaan selenggarakan, mulai dari  Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua  (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP),  kesemua program ini merupakan bentuk negara hadir untuk memastikan  pekerja dan keluarga dapat hidup layak dan sejahtera,&amp;rdquo; tuturnya.
Menutup keterangannya, Anggoro mengajak kepada seluruh perusahaan dan  pemberi kerja untuk mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta BPJS  Ketenagakerjaan, agar ketika risiko bekerja terjadi, risiko memasuki  usia tua, risiko kecelakaan, risiko kematian, risiko pensiun dan juga  risiko ketika kehilangan pekerjaan, pekerja dan keluarga masih memiliki  jaring pengaman sosial, sehingga tetap hidup layak dan sejahtera.
&amp;ldquo;Semua program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan ini tidak  hanya untuk pekerja formal atau pekerja penerima upah, namun juga bisa  dimiliki oleh pekerja informal/ bukan penerima upah, seperti kampanye  kami, Kerja Keras Bebas Cemas, semua pekerja apapun profesinya, mari  bekerja keras memberikan kemampuan terbaik, untuk segala risiko, tidak  perlu cemas, karena risiko tersebut sudah dialihkan kepada kami,&amp;rdquo; kata  Anggoro.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; BPJS Ketenagakerjaan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 kemarin. Di usianya yang semakin matang, BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen menyatukan semangat yang datang dari dari seluruh insan BPJS Ketenagakerjaan dan juga dari stakeholders.
BACA JUGA:HUT ke-45 BPJS Ketenagakerjaan, Hary Tanoe: Hal yang Baik Memberikan Jaminan Pekerja

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan berikrar untuk terus berkembang dan bergerak maju, menjaga integritas serta menyatukan semangat mensejahterakan seluruh pekerja Indonesia.
&quot;Kita melihat bahwa usia 45 tahun kita ingin punya semangat yang sama dengan patriotisme 45 tahun kemerdekaan Indonesia, tahun 45. Kita ingin memastikan punya semangat juang yang tinggi seperti para pejuang untuk memastikan seluruh rakyat Indonesia terlindungi,&quot; kata dia, Selasa Malam (21/12/2022).
BACA JUGA:Jaga Konsistensi Pelayanan Publik, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Ombudsman

BPJS Ketenagakerjaan memastikan pekerja yang sudah terdaftar menjadi peserta akan mendapatkan jaring pengaman sosial, sehingga walaupun kondisi saat ini begitu menantang, tapi pekerja tidak akan sampai jatuh miskin ketika terjadi risiko.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wOC80LzE1NjUxNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Lima program yang BPJS Ketenagakerjaan selenggarakan, mulai dari  Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua  (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP),  kesemua program ini merupakan bentuk negara hadir untuk memastikan  pekerja dan keluarga dapat hidup layak dan sejahtera,&amp;rdquo; tuturnya.
Menutup keterangannya, Anggoro mengajak kepada seluruh perusahaan dan  pemberi kerja untuk mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta BPJS  Ketenagakerjaan, agar ketika risiko bekerja terjadi, risiko memasuki  usia tua, risiko kecelakaan, risiko kematian, risiko pensiun dan juga  risiko ketika kehilangan pekerjaan, pekerja dan keluarga masih memiliki  jaring pengaman sosial, sehingga tetap hidup layak dan sejahtera.
&amp;ldquo;Semua program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan ini tidak  hanya untuk pekerja formal atau pekerja penerima upah, namun juga bisa  dimiliki oleh pekerja informal/ bukan penerima upah, seperti kampanye  kami, Kerja Keras Bebas Cemas, semua pekerja apapun profesinya, mari  bekerja keras memberikan kemampuan terbaik, untuk segala risiko, tidak  perlu cemas, karena risiko tersebut sudah dialihkan kepada kami,&amp;rdquo; kata  Anggoro.</content:encoded></item></channel></rss>
