<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Hentikan PSBB dan PPKM di Akhir 2022</title><description>Presiden Jokowi memberi sinyal segera memberhentikan kebijakan PSBB dan PPKM di akhir tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/21/320/2731257/jokowi-hentikan-psbb-dan-ppkm-di-akhir-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/21/320/2731257/jokowi-hentikan-psbb-dan-ppkm-di-akhir-2022"/><item><title>Jokowi Hentikan PSBB dan PPKM di Akhir 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/21/320/2731257/jokowi-hentikan-psbb-dan-ppkm-di-akhir-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/21/320/2731257/jokowi-hentikan-psbb-dan-ppkm-di-akhir-2022</guid><pubDate>Rabu 21 Desember 2022 10:16 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/21/320/2731257/jokowi-hentikan-psbb-dan-ppkm-di-akhir-2022-fX3pCbgDnT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi Hentikan PPKM di Akhir 2022 (Foto: Feby/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/21/320/2731257/jokowi-hentikan-psbb-dan-ppkm-di-akhir-2022-fX3pCbgDnT.jpg</image><title>Jokowi Hentikan PPKM di Akhir 2022 (Foto: Feby/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Jokowi memberi sinyal segera memberhentikan kebijakan PSBB dan PPKM di akhir tahun ini. Di mana kebijakan tersebut dikeluarkan sebagai upaya penanganan pandemi Covid-19 yang telah melanda Indonesia sejak 2020.
&quot;Mungkin nanti akhir tahun kita menyatakan berhenti PSBB dan PPKM kita,&quot;ujar Jokowi di acara Outlook Perekonomian Indonesia 2023, Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (21/13/2022).
BACA JUGA:Presiden Jokowi, Menteri hingga Gubernur BI Kumpul Bareng Bahas Ekonomi 2023
Menurut Jokowi, kebijakan tersebut bisa dilakukan seiring melandainya kasus  Covid-19. Di mana kemarin, jumlah kasus harian mencapai 1.200. Melihat jumlah tersebut tentu sangat jauh dibandingkan saat gempuran pandemi beberapa waktu lalu.
&quot;Saat Delta masuk kasus harian capai 56 ribu, saat itu saya ingat hampir 80% menteri menyarankan saya untuk lockdown termasuk masyarakat juga sampaikan hal yang sama. Kalau itu dilakukan saat itu mungkin ceritanya akan lain,&quot; kata Jokowi.


Muncul lagi Omicron dengan kasus mencapai 64 ribu per hari. Dal kondisi tersebut. Indonesia dilanda kekurangan APD, oksigen, pasien numpuk dan lainnya.
&quot;Untung kita masih tenang, tidak gugup. Tidak gelagapan sehingga situasi ini bisa kita kelola dengan baik,&quot; ujarnya.
Akhirnya seperti sekarang, kasus Covid-19 semakin terkendali dengan jumlah kasus harian mencapai 1.200.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Jokowi memberi sinyal segera memberhentikan kebijakan PSBB dan PPKM di akhir tahun ini. Di mana kebijakan tersebut dikeluarkan sebagai upaya penanganan pandemi Covid-19 yang telah melanda Indonesia sejak 2020.
&quot;Mungkin nanti akhir tahun kita menyatakan berhenti PSBB dan PPKM kita,&quot;ujar Jokowi di acara Outlook Perekonomian Indonesia 2023, Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (21/13/2022).
BACA JUGA:Presiden Jokowi, Menteri hingga Gubernur BI Kumpul Bareng Bahas Ekonomi 2023
Menurut Jokowi, kebijakan tersebut bisa dilakukan seiring melandainya kasus  Covid-19. Di mana kemarin, jumlah kasus harian mencapai 1.200. Melihat jumlah tersebut tentu sangat jauh dibandingkan saat gempuran pandemi beberapa waktu lalu.
&quot;Saat Delta masuk kasus harian capai 56 ribu, saat itu saya ingat hampir 80% menteri menyarankan saya untuk lockdown termasuk masyarakat juga sampaikan hal yang sama. Kalau itu dilakukan saat itu mungkin ceritanya akan lain,&quot; kata Jokowi.


Muncul lagi Omicron dengan kasus mencapai 64 ribu per hari. Dal kondisi tersebut. Indonesia dilanda kekurangan APD, oksigen, pasien numpuk dan lainnya.
&quot;Untung kita masih tenang, tidak gugup. Tidak gelagapan sehingga situasi ini bisa kita kelola dengan baik,&quot; ujarnya.
Akhirnya seperti sekarang, kasus Covid-19 semakin terkendali dengan jumlah kasus harian mencapai 1.200.</content:encoded></item></channel></rss>
