<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhub Ajak UEA dan Qatar Tambah Investasi di Sektor Perhubungan</title><description>Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengajak Uni Eropa Arab (UEA) dan Qatar untuk memperluas investasi di sektor perhubungan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/21/320/2731327/menhub-ajak-uea-dan-qatar-tambah-investasi-di-sektor-perhubungan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/21/320/2731327/menhub-ajak-uea-dan-qatar-tambah-investasi-di-sektor-perhubungan"/><item><title>Menhub Ajak UEA dan Qatar Tambah Investasi di Sektor Perhubungan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/21/320/2731327/menhub-ajak-uea-dan-qatar-tambah-investasi-di-sektor-perhubungan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/21/320/2731327/menhub-ajak-uea-dan-qatar-tambah-investasi-di-sektor-perhubungan</guid><pubDate>Rabu 21 Desember 2022 11:50 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/21/320/2731327/menhub-ajak-uea-dan-qatar-tambah-investasi-di-sektor-perhubungan-X9eS6Zt1PF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menhub Budi tawarkan UEA dan Qatar tambah investasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/21/320/2731327/menhub-ajak-uea-dan-qatar-tambah-investasi-di-sektor-perhubungan-X9eS6Zt1PF.jpg</image><title>Menhub Budi tawarkan UEA dan Qatar tambah investasi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengajak Uni Eropa Arab (UEA) dan Qatar untuk memperluas investasi di sektor perhubungan. Khususnya di sektor perhubungan laut dan udara.
Saat berkunjung ke UAE, Menhub bertemu dengan CEO Dubai Port (DP) World, Sultan Ahmed bin Sulayem. DP World adalah perusahaan logistik multinasional yang berbasis di Dubai, UAE, yang bergerak di bidang pengoperasian logistik kargo, operasi terminal pelabuhan, layanan maritim dan zona perdagangan bebas.
BACA JUGA:Bahlil Janji Target Investasi Rp1.200 Triliun Tercapai di 2022

Saat ini DP World bersama Indonesia Investment Authority (INA) sedang penjajakan untuk berpartisipasi dalam pengembangan dan pengoperasian Pelabuhan Belawan bersama Pelindo, dan pembangunan peti kemas internasional dan kawasan industri logistik di Gresik, Jawa Timur, bekerjasama dengan swasta nasional (PT Maspion).
&amp;ldquo;Kami terus mendorong masuknya investasi ke Indonesia yang akan berdampak pada meningkatnya konektivitas, daya saing logistik, membuka banyak lapangan kerja, maupun menumbuhkan titik ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sejumlah proyek yang kami tawarkan  menggunakan skema pendanaan kreatif non APBN melalui kerja sama pemerintah dan badan usaha atau KBPU,&amp;rdquo; ujar Menhub dalam keterangan tertulis, Rabu (21/12/2022).
BACA JUGA:Perundingan IEU-CEPA Kunci Peningkatan Kerjasama Perdagangan dan Investasi RI dengan Uni Eropa

Menhub mengungkapkan, dengan pengalaman yang dimiliki DP World di bidang kepelabuhanan, akan berdampak baik bagi peningkatan daya saing pelabuhan di Indonesia.
&amp;ldquo;Indonesia sedang berupaya meningkatkan daya saing logistik melalui pengembangan pelabuhan. Jika DP World bisa bekerja sama, saya yakin kita akan memiliki pelabuhan yang cerdas, ramah lingkungan, lebih efisien dan kompetitif,&amp;rdquo; tutur Menhub.
Usai pertemuan, Menhub mengunjungi Dubai Marina City, sebuah kawasan perkotaan dengan gedung-gedung bertingkat dan memiliki pelabuhan yacht (kapal pesiar) dan Pelabuhan Jebel Ali yang merupakan salah satu pelabuhan tersibuk di Timur Tengah. Kota ini menjadi salah satu destinasi wisata bagi turis lokal maupun mancanegara.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xNi80LzE1ODg4Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, di Doha, Qatar, Menhub bertemu dengan CEO Qatar  Airways Akbar Al Baker dan CEO Qatar Investment Authority Mansoor  Ebrahim Al-Mahmoud.
Kepada Qatar Airways, Menhub menawarkan sejumlah kerja sama di bidang  penerbangan, dimana kerja sama bilateral kedua negara di bidang  penerbangan sudah terjalin sejak 2017, dan telah diratifikasi dengan  Peraturan Presiden (Perpres) pada September 2020.
Beberapa hal yang ditawarkan yaitu: Menhub mengusulkan peningkatan  frekuensi penerbangan Qatar Airways ke Indonesia dan juga menambah  destinasi penerbangan ke Indonesia.
Berdasarkan perjanjian hubungan udara kedua negara, Indonesia membuka  sejumlah bandara untuk melayani penerbangan dari Qatar yaitu: Jakarta,  Bali, Surabaya, Medan, Batam, dan Manado. Namun saat ini, baru ada dua  rute penerbangan yang diterbangi Qatar Airways yaitu ke Jakarta dan  Bali. Qatar Airways berencana menambah 7 (tujuh) penerbangan per minggu  pada tahun depan.
Di masa penerbangan winter 2022, Qatar Airways melayani penerbangan  dari Doha ke Jakarta PP dengan frekuensi penerbangan 21 kali per minggu  dan dari Doha ke Bali PP dengan frekuensi 14 frekuensi per minggu.  Sebelum pandemi, frekuensi penerbangan Doha ke Jakarta masih sama yaitu  21 kali per minggu dan dari Doha ke Bali mencapai 21 kali per minggu.
Selanjutnya, dengan Qatar Investment Authority, sebuah lembaga  investasi terbesar di dunia, Menhub mendorong dilakukannya peningkatan  kerja sama di sektor transportasi. Sejumlah proyek infrastruktur  transportasi yang ditawarkan untuk dikerjasamakan melalui KPBU yaitu:  pengembangan infrastruktur transportasi yang mendukung sektor pariwisata  khususnya di destinasi super prioritas.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengajak Uni Eropa Arab (UEA) dan Qatar untuk memperluas investasi di sektor perhubungan. Khususnya di sektor perhubungan laut dan udara.
Saat berkunjung ke UAE, Menhub bertemu dengan CEO Dubai Port (DP) World, Sultan Ahmed bin Sulayem. DP World adalah perusahaan logistik multinasional yang berbasis di Dubai, UAE, yang bergerak di bidang pengoperasian logistik kargo, operasi terminal pelabuhan, layanan maritim dan zona perdagangan bebas.
BACA JUGA:Bahlil Janji Target Investasi Rp1.200 Triliun Tercapai di 2022

Saat ini DP World bersama Indonesia Investment Authority (INA) sedang penjajakan untuk berpartisipasi dalam pengembangan dan pengoperasian Pelabuhan Belawan bersama Pelindo, dan pembangunan peti kemas internasional dan kawasan industri logistik di Gresik, Jawa Timur, bekerjasama dengan swasta nasional (PT Maspion).
&amp;ldquo;Kami terus mendorong masuknya investasi ke Indonesia yang akan berdampak pada meningkatnya konektivitas, daya saing logistik, membuka banyak lapangan kerja, maupun menumbuhkan titik ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sejumlah proyek yang kami tawarkan  menggunakan skema pendanaan kreatif non APBN melalui kerja sama pemerintah dan badan usaha atau KBPU,&amp;rdquo; ujar Menhub dalam keterangan tertulis, Rabu (21/12/2022).
BACA JUGA:Perundingan IEU-CEPA Kunci Peningkatan Kerjasama Perdagangan dan Investasi RI dengan Uni Eropa

Menhub mengungkapkan, dengan pengalaman yang dimiliki DP World di bidang kepelabuhanan, akan berdampak baik bagi peningkatan daya saing pelabuhan di Indonesia.
&amp;ldquo;Indonesia sedang berupaya meningkatkan daya saing logistik melalui pengembangan pelabuhan. Jika DP World bisa bekerja sama, saya yakin kita akan memiliki pelabuhan yang cerdas, ramah lingkungan, lebih efisien dan kompetitif,&amp;rdquo; tutur Menhub.
Usai pertemuan, Menhub mengunjungi Dubai Marina City, sebuah kawasan perkotaan dengan gedung-gedung bertingkat dan memiliki pelabuhan yacht (kapal pesiar) dan Pelabuhan Jebel Ali yang merupakan salah satu pelabuhan tersibuk di Timur Tengah. Kota ini menjadi salah satu destinasi wisata bagi turis lokal maupun mancanegara.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xNi80LzE1ODg4Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, di Doha, Qatar, Menhub bertemu dengan CEO Qatar  Airways Akbar Al Baker dan CEO Qatar Investment Authority Mansoor  Ebrahim Al-Mahmoud.
Kepada Qatar Airways, Menhub menawarkan sejumlah kerja sama di bidang  penerbangan, dimana kerja sama bilateral kedua negara di bidang  penerbangan sudah terjalin sejak 2017, dan telah diratifikasi dengan  Peraturan Presiden (Perpres) pada September 2020.
Beberapa hal yang ditawarkan yaitu: Menhub mengusulkan peningkatan  frekuensi penerbangan Qatar Airways ke Indonesia dan juga menambah  destinasi penerbangan ke Indonesia.
Berdasarkan perjanjian hubungan udara kedua negara, Indonesia membuka  sejumlah bandara untuk melayani penerbangan dari Qatar yaitu: Jakarta,  Bali, Surabaya, Medan, Batam, dan Manado. Namun saat ini, baru ada dua  rute penerbangan yang diterbangi Qatar Airways yaitu ke Jakarta dan  Bali. Qatar Airways berencana menambah 7 (tujuh) penerbangan per minggu  pada tahun depan.
Di masa penerbangan winter 2022, Qatar Airways melayani penerbangan  dari Doha ke Jakarta PP dengan frekuensi penerbangan 21 kali per minggu  dan dari Doha ke Bali PP dengan frekuensi 14 frekuensi per minggu.  Sebelum pandemi, frekuensi penerbangan Doha ke Jakarta masih sama yaitu  21 kali per minggu dan dari Doha ke Bali mencapai 21 kali per minggu.
Selanjutnya, dengan Qatar Investment Authority, sebuah lembaga  investasi terbesar di dunia, Menhub mendorong dilakukannya peningkatan  kerja sama di sektor transportasi. Sejumlah proyek infrastruktur  transportasi yang ditawarkan untuk dikerjasamakan melalui KPBU yaitu:  pengembangan infrastruktur transportasi yang mendukung sektor pariwisata  khususnya di destinasi super prioritas.</content:encoded></item></channel></rss>
