<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Xiaomi PHK Massal 3.500 Karyawan</title><description>Xiaomi PHK ribuan karyawan di China. Di mana Xiaomi memangkas sebanyak 10% karyawannya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/22/320/2732066/xiaomi-phk-massal-3-500-karyawan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/22/320/2732066/xiaomi-phk-massal-3-500-karyawan"/><item><title>Xiaomi PHK Massal 3.500 Karyawan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/22/320/2732066/xiaomi-phk-massal-3-500-karyawan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/22/320/2732066/xiaomi-phk-massal-3-500-karyawan</guid><pubDate>Kamis 22 Desember 2022 11:19 WIB</pubDate><dc:creator>Noviana Zahra Firdausi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/22/320/2732066/xiaomi-phk-massal-3-500-karyawan-LCuiDOyq7f.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PHK Karyawan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/22/320/2732066/xiaomi-phk-massal-3-500-karyawan-LCuiDOyq7f.jpg</image><title>PHK Karyawan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Xiaomi PHK ribuan karyawan di China. Di mana Xiaomi memangkas sebanyak 10% karyawannya.
Melansir dari CNN, Kamis (22/12/2022), Keputusan Xiaomi untuk memangkas pekerjaan datang segera setelah raksasa teknologi di seluruh dunia, termasuk Meta dan Twitter, telah mem-PHK ribuan pekerja.
BACA JUGA:Kaleidoskop 2022: Fenomena PHK Massal Bikin Ngeri dan Resah Semua Pekerja di Indonesia
&quot;Perusahaan yang berbasis di Beijing baru-baru ini melakukan optimasi personel rutin dan perampingan organisasi,&quot; kata juru bicara Xiaomi.

Ukuran tersebut memengaruhi kurang dari 10% dari total tenaga kerjanya, tambah orang tersebut.



Sementara perusahaan tidak membagikan perincian lainnya, beberapa outlet media pemerintah di China telah melaporkan minggu ini bahwa Xiaomi akan memangkas ribuan pekerjaan di berbagai departemen, termasuk unit bisnis ponsel cerdas dan internetnya.
BACA JUGA:Jangan Kaget Besok Jadi Pengangguran, Badai PHK Berlanjut hingga Kuartal I-2023
Dalam sembilan bulan pertama tahun 2022, Xiaomi mengurangi hampir 1.900 tenaga kerjanya, menurut dokumen keuangannya. Pada akhir September, perusahaan memiliki sekitar 35.000 karyawan penuh waktu, yang sebagian besar berbasis di China.Pendapatan perusahaan turun hampir 10% pada kuartal III-2022 ini dari tahun sebelumnya, dirugikan oleh pembatasan Covid di China dan melemahnya permintaan global untuk elektronik. Penjualan dari smartphone, yang menyumbang 60% dari pendapatannya, turun 11%.</description><content:encoded>JAKARTA - Xiaomi PHK ribuan karyawan di China. Di mana Xiaomi memangkas sebanyak 10% karyawannya.
Melansir dari CNN, Kamis (22/12/2022), Keputusan Xiaomi untuk memangkas pekerjaan datang segera setelah raksasa teknologi di seluruh dunia, termasuk Meta dan Twitter, telah mem-PHK ribuan pekerja.
BACA JUGA:Kaleidoskop 2022: Fenomena PHK Massal Bikin Ngeri dan Resah Semua Pekerja di Indonesia
&quot;Perusahaan yang berbasis di Beijing baru-baru ini melakukan optimasi personel rutin dan perampingan organisasi,&quot; kata juru bicara Xiaomi.

Ukuran tersebut memengaruhi kurang dari 10% dari total tenaga kerjanya, tambah orang tersebut.



Sementara perusahaan tidak membagikan perincian lainnya, beberapa outlet media pemerintah di China telah melaporkan minggu ini bahwa Xiaomi akan memangkas ribuan pekerjaan di berbagai departemen, termasuk unit bisnis ponsel cerdas dan internetnya.
BACA JUGA:Jangan Kaget Besok Jadi Pengangguran, Badai PHK Berlanjut hingga Kuartal I-2023
Dalam sembilan bulan pertama tahun 2022, Xiaomi mengurangi hampir 1.900 tenaga kerjanya, menurut dokumen keuangannya. Pada akhir September, perusahaan memiliki sekitar 35.000 karyawan penuh waktu, yang sebagian besar berbasis di China.Pendapatan perusahaan turun hampir 10% pada kuartal III-2022 ini dari tahun sebelumnya, dirugikan oleh pembatasan Covid di China dan melemahnya permintaan global untuk elektronik. Penjualan dari smartphone, yang menyumbang 60% dari pendapatannya, turun 11%.</content:encoded></item></channel></rss>
