<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inflasi RI Turun ke 5,42%, Gubernur BI: Masih Tinggi   </title><description>Perry Warjiyo mengatakan ekspektasi inflasi secara bulanan terus menurun dan lebih rendah dari prakiraan awal</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/22/320/2732400/inflasi-ri-turun-ke-5-42-gubernur-bi-masih-tinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/22/320/2732400/inflasi-ri-turun-ke-5-42-gubernur-bi-masih-tinggi"/><item><title>Inflasi RI Turun ke 5,42%, Gubernur BI: Masih Tinggi   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/22/320/2732400/inflasi-ri-turun-ke-5-42-gubernur-bi-masih-tinggi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/22/320/2732400/inflasi-ri-turun-ke-5-42-gubernur-bi-masih-tinggi</guid><pubDate>Kamis 22 Desember 2022 17:13 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/22/320/2732400/inflasi-ri-turun-ke-5-42-gubernur-bi-masih-tinggi-X0VUAwnolk.png" expression="full" type="image/jpeg">Inflasi RI Capai 5,42%. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/22/320/2732400/inflasi-ri-turun-ke-5-42-gubernur-bi-masih-tinggi-X0VUAwnolk.png</image><title>Inflasi RI Capai 5,42%. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp;Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan ekspektasi inflasi secara bulanan terus menurun dan lebih rendah dari prakiraan awal. Meski, Perry mengakui masih tinggi.
&quot;Inflasi IHK November 2022 tercatat lebih rendah dari prakiraan dan inflasi bulan sebelumnya, meski masih tinggi sebesar 5,42% (yoy) dan di atas sasaran 3,0&amp;plusmn;1%,&quot; ujar Perry dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis (22/12/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Waspada! Kenaikan Inflasi dan Resesi Akan Bersamaan di 2023
Adapun inflasi kelompok volatile food juga turun menjadi 5,70% (yoy) baik secara nasional maupun di sebagian besar wilayah Indonesia, didukung sinergi dan koordinasi kebijakan yang erat antara pemerintah pusat dan daerah, BI, dan para mitra strategis melalui TPIP-TPID dan GNPIP.
Baca Juga:&amp;nbsp;Adu Kuat Jurus Jokowi dan Biden Atasi Inflasi
Inflasi administered prices juga tercatat turun menjadi sebesar 13,01% (yoy) sejalan dengan menurunnya tarif angkutan udara dan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi.Sementara itu, inflasi inti kembali menurun menjadi 3,30% (yoy), dipengaruhi oleh dampak lanjutan penyesuaian harga BBM terhadap inflasi inti yang terbatas dan tekanan inflasi dari sisi permintaan yang belum kuat.
&quot;Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat respons kebijakan guna memastikan terus berlanjutnya penurunan ekspektasi inflasi dan inflasi sehingga inflasi inti tetap terjaga dalam kisaran 3,0&amp;plusmn;1%,&quot; pungkas Perry.</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp;Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan ekspektasi inflasi secara bulanan terus menurun dan lebih rendah dari prakiraan awal. Meski, Perry mengakui masih tinggi.
&quot;Inflasi IHK November 2022 tercatat lebih rendah dari prakiraan dan inflasi bulan sebelumnya, meski masih tinggi sebesar 5,42% (yoy) dan di atas sasaran 3,0&amp;plusmn;1%,&quot; ujar Perry dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis (22/12/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Waspada! Kenaikan Inflasi dan Resesi Akan Bersamaan di 2023
Adapun inflasi kelompok volatile food juga turun menjadi 5,70% (yoy) baik secara nasional maupun di sebagian besar wilayah Indonesia, didukung sinergi dan koordinasi kebijakan yang erat antara pemerintah pusat dan daerah, BI, dan para mitra strategis melalui TPIP-TPID dan GNPIP.
Baca Juga:&amp;nbsp;Adu Kuat Jurus Jokowi dan Biden Atasi Inflasi
Inflasi administered prices juga tercatat turun menjadi sebesar 13,01% (yoy) sejalan dengan menurunnya tarif angkutan udara dan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi.Sementara itu, inflasi inti kembali menurun menjadi 3,30% (yoy), dipengaruhi oleh dampak lanjutan penyesuaian harga BBM terhadap inflasi inti yang terbatas dan tekanan inflasi dari sisi permintaan yang belum kuat.
&quot;Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat respons kebijakan guna memastikan terus berlanjutnya penurunan ekspektasi inflasi dan inflasi sehingga inflasi inti tetap terjaga dalam kisaran 3,0&amp;plusmn;1%,&quot; pungkas Perry.</content:encoded></item></channel></rss>
