<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketahanan Sistem Perbankan RI Tetap Kuat, Ini Buktinya</title><description>Perry Warjiyo memastikan bahwa ketahanan sistem keuangan, khususnya perbankan, tetap terjaga baik dari sisi permodalan maupun likuiditas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/22/320/2732401/ketahanan-sistem-perbankan-ri-tetap-kuat-ini-buktinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/22/320/2732401/ketahanan-sistem-perbankan-ri-tetap-kuat-ini-buktinya"/><item><title>Ketahanan Sistem Perbankan RI Tetap Kuat, Ini Buktinya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/22/320/2732401/ketahanan-sistem-perbankan-ri-tetap-kuat-ini-buktinya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/22/320/2732401/ketahanan-sistem-perbankan-ri-tetap-kuat-ini-buktinya</guid><pubDate>Kamis 22 Desember 2022 17:14 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/22/320/2732401/ketahanan-sistem-perbankan-ri-tetap-kuat-ini-buktinya-bzxi96n9DR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perbankan RI (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/22/320/2732401/ketahanan-sistem-perbankan-ri-tetap-kuat-ini-buktinya-bzxi96n9DR.jpg</image><title>Perbankan RI (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memastikan bahwa ketahanan sistem keuangan, khususnya perbankan, tetap terjaga baik dari sisi permodalan maupun likuiditas.
Dia juga melaporkan permodalan perbankan tetap kuat.
BACA JUGA:Suku Bunga The Fed Naik, Bank Indonesia Diminta Sesuaikan Kebijakan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Ini terbukti dengan dengan rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) Oktober 2022 tetap tinggi sebesar 25,08%&quot; ujar Perry dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis (22/12/2022).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yMi80LzE1OTI4Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Seiring dengan kuatnya permodalan, risiko tetap terkendali yang tercermin dari rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) pada Oktober 2022 yang tercatat 2,72% (bruto) dan 0,78% (neto).
BACA JUGA:Ini 2 Pahlawan di Uang Pertama Terbitan Bank Indonesia

Adapun likuiditas perbankan pada November 2022 tetap terjaga didukung oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 8,80% (yoy). Hasil simulasi BI menunjukkan bahwa ketahanan perbankan masih terjaga.&quot;Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi dengan KSSK dalam memitigasi berbagai risiko makro ekonomi domestik dan global yang dapat mengganggu ketahanan sistem keuangan,&quot; pungkas Perry.</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memastikan bahwa ketahanan sistem keuangan, khususnya perbankan, tetap terjaga baik dari sisi permodalan maupun likuiditas.
Dia juga melaporkan permodalan perbankan tetap kuat.
BACA JUGA:Suku Bunga The Fed Naik, Bank Indonesia Diminta Sesuaikan Kebijakan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Ini terbukti dengan dengan rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) Oktober 2022 tetap tinggi sebesar 25,08%&quot; ujar Perry dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis (22/12/2022).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yMi80LzE1OTI4Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Seiring dengan kuatnya permodalan, risiko tetap terkendali yang tercermin dari rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) pada Oktober 2022 yang tercatat 2,72% (bruto) dan 0,78% (neto).
BACA JUGA:Ini 2 Pahlawan di Uang Pertama Terbitan Bank Indonesia

Adapun likuiditas perbankan pada November 2022 tetap terjaga didukung oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 8,80% (yoy). Hasil simulasi BI menunjukkan bahwa ketahanan perbankan masih terjaga.&quot;Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi dengan KSSK dalam memitigasi berbagai risiko makro ekonomi domestik dan global yang dapat mengganggu ketahanan sistem keuangan,&quot; pungkas Perry.</content:encoded></item></channel></rss>
