<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Siapkan Uang Tunai Rp117,7 Triliun Sambut Nataru 2023</title><description>Bank Indonesia (BI) menyiapkan uang tunai Rp117,7 triliun untuk memenuhi kebutuhan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/22/320/2732493/bi-siapkan-uang-tunai-rp117-7-triliun-sambut-nataru-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/22/320/2732493/bi-siapkan-uang-tunai-rp117-7-triliun-sambut-nataru-2023"/><item><title>BI Siapkan Uang Tunai Rp117,7 Triliun Sambut Nataru 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/22/320/2732493/bi-siapkan-uang-tunai-rp117-7-triliun-sambut-nataru-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/22/320/2732493/bi-siapkan-uang-tunai-rp117-7-triliun-sambut-nataru-2023</guid><pubDate>Kamis 22 Desember 2022 19:43 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/22/320/2732493/bi-siapkan-uang-tunai-rp117-7-triliun-sambut-nataru-2023-zM64HD8l8p.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">BI siapkan uang tunai penuhi kebutuhan Nataru (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/22/320/2732493/bi-siapkan-uang-tunai-rp117-7-triliun-sambut-nataru-2023-zM64HD8l8p.jpeg</image><title>BI siapkan uang tunai penuhi kebutuhan Nataru (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyiapkan uang tunai Rp117,7 triliun untuk memenuhi kebutuhan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.
&quot;Angka tersebut tumbuh 5,8% dibandingkan dengan realisasi tahun lalu,&quot; kata Deputi Gubernur BI Aida Budiman dilansir dari Antara, Kamis (22/12/2022).
BACA JUGA:Suku Bunga The Fed Naik, Bank Indonesia Diminta Sesuaikan Kebijakan 

Aida mengatakan, hingga minggu kedua Desember 2022 sudah terjadi penarikan uang oleh perbankan sebesar Rp54,77 triliun atau sekitar 47% dari uang yang disediakan.
Kesiapan BI dalam pemenuhan kebutuhan uang rupiah selama periode Natal dan tahun baru kali ini dilakukan dengan tiga K, yaitu Kesiapan jumlah dan pecahan uang yang diperlukan, Kesiapan akses bagi masyarakat khususnya BI, dan Kesiapan dari perbankan dan Penyelenggara Jasa Pengolahan Uang Rupiah (PJPUR).
BACA JUGA:Ini 2 Pahlawan di Uang Pertama Terbitan Bank Indonesia

Dalam kesiapan jumlah dan pecahan uang yang diperlukan, Aida menjelaskan jumlah besaran uang tunai yang disiapkan mempertimbangkan perkiraan mobilitas masyarakat yang semakin meningkat, perkiraan belanja pemerintah dan bantuan sosial tunai, serta rata-rata kenaikan outflow dalam beberapa tahun terakhir yang mencapai sekitar 4,8%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xNS80LzE1ODg1My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kemudian dalam kesiapan akses bagi masyarakat khususnya BI, bank  sentral melakukan tiga hal, yakni layanan kas kepada perbankan di  seluruh Kantor Perwakilan BI, layanan kas kepada masyarakat di seluruh  Kantor Perwakilan BI termasuk mengadakan kas keliling ritel sebanyak 55  kali di 47 titik layanan, serta secara khusus melakukan pemantauan  pelaksanaannya di daerah yang melakukan perayaan Natal dan tahun baru  serta destinasi wisata.
Sementara itu terkait kesiapan dari perbankan dan PJPUR, dilakukan  dengan memastikan koordinasi dan kerja sama termasuk memastikan  ketersediaan uang di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan mesin setor  tarik atau Cash Recycling Machine (CRM).
&quot;BI akan memastikan ketersediaan uang rupiah dengan kualitas yang  terjaga wilayah NKRI, khususnya selama periode Nataru,&quot; ucap dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyiapkan uang tunai Rp117,7 triliun untuk memenuhi kebutuhan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.
&quot;Angka tersebut tumbuh 5,8% dibandingkan dengan realisasi tahun lalu,&quot; kata Deputi Gubernur BI Aida Budiman dilansir dari Antara, Kamis (22/12/2022).
BACA JUGA:Suku Bunga The Fed Naik, Bank Indonesia Diminta Sesuaikan Kebijakan 

Aida mengatakan, hingga minggu kedua Desember 2022 sudah terjadi penarikan uang oleh perbankan sebesar Rp54,77 triliun atau sekitar 47% dari uang yang disediakan.
Kesiapan BI dalam pemenuhan kebutuhan uang rupiah selama periode Natal dan tahun baru kali ini dilakukan dengan tiga K, yaitu Kesiapan jumlah dan pecahan uang yang diperlukan, Kesiapan akses bagi masyarakat khususnya BI, dan Kesiapan dari perbankan dan Penyelenggara Jasa Pengolahan Uang Rupiah (PJPUR).
BACA JUGA:Ini 2 Pahlawan di Uang Pertama Terbitan Bank Indonesia

Dalam kesiapan jumlah dan pecahan uang yang diperlukan, Aida menjelaskan jumlah besaran uang tunai yang disiapkan mempertimbangkan perkiraan mobilitas masyarakat yang semakin meningkat, perkiraan belanja pemerintah dan bantuan sosial tunai, serta rata-rata kenaikan outflow dalam beberapa tahun terakhir yang mencapai sekitar 4,8%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xNS80LzE1ODg1My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kemudian dalam kesiapan akses bagi masyarakat khususnya BI, bank  sentral melakukan tiga hal, yakni layanan kas kepada perbankan di  seluruh Kantor Perwakilan BI, layanan kas kepada masyarakat di seluruh  Kantor Perwakilan BI termasuk mengadakan kas keliling ritel sebanyak 55  kali di 47 titik layanan, serta secara khusus melakukan pemantauan  pelaksanaannya di daerah yang melakukan perayaan Natal dan tahun baru  serta destinasi wisata.
Sementara itu terkait kesiapan dari perbankan dan PJPUR, dilakukan  dengan memastikan koordinasi dan kerja sama termasuk memastikan  ketersediaan uang di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan mesin setor  tarik atau Cash Recycling Machine (CRM).
&quot;BI akan memastikan ketersediaan uang rupiah dengan kualitas yang  terjaga wilayah NKRI, khususnya selama periode Nataru,&quot; ucap dia.</content:encoded></item></channel></rss>
