<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AP I dan II Merger, Erick Thohir: Nanti Jumlah BUMN Hanya 30</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir kembali menyinggung soal merger PT Angkasa Pura I (Persero) dan Angkasa Pura II (Persero).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/22/320/2732537/ap-i-dan-ii-merger-erick-thohir-nanti-jumlah-bumn-hanya-30</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/22/320/2732537/ap-i-dan-ii-merger-erick-thohir-nanti-jumlah-bumn-hanya-30"/><item><title>AP I dan II Merger, Erick Thohir: Nanti Jumlah BUMN Hanya 30</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/22/320/2732537/ap-i-dan-ii-merger-erick-thohir-nanti-jumlah-bumn-hanya-30</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/22/320/2732537/ap-i-dan-ii-merger-erick-thohir-nanti-jumlah-bumn-hanya-30</guid><pubDate>Kamis 22 Desember 2022 21:16 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/22/320/2732537/ap-i-dan-ii-merger-erick-thohir-nanti-jumlah-bumn-hanya-30-dN5bpR0pm2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir ungkap rencana merger AP I dan AP II (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/22/320/2732537/ap-i-dan-ii-merger-erick-thohir-nanti-jumlah-bumn-hanya-30-dN5bpR0pm2.jpg</image><title>Erick Thohir ungkap rencana merger AP I dan AP II (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri BUMN Erick Thohir kembali menyinggung soal merger PT Angkasa Pura I (Persero) dan Angkasa Pura II (Persero). Saat ini , rencana merger AP I dan APII masih dalam tahap kajian.
Sayangnya Erick Thohir enggan merinci skema integrasi kedua operator bandara tersebut. Dia menekan proses integrasi AP I dan AP II akan memperkuat ekosistem aviasi di dalam negeri.
BACA JUGA:Erick Thohir: Saya Sedih Pemimpin Perempuan di BUMN Baru 15%

&quot;Jadi jawabannya akan terjadi konsolidasi (AP I dan AP II), saya sampaikan bahwa ke depan hanya akan ada 30 BUMN,&quot; ungkap Erick, Kamis (22/12/2022).
Dia mengaku tidak sekedar memergerkan atau menggabungkan sebuah institusi atau BUMN di sektor bandara. Namun, dia melihat apakah bisnis bandara mampu menjadi ekosistem bagi penumpang domestik dan internasional.
BACA JUGA:Ini Syarat Dapat Second Home Visa, Minimal Punya Uang Rp2 Miliar di Bank BUMN

&quot;Yang namanya Airport itu bisa nggak menjadi ekosistem penumpang turis, nasional, jadi saya tidak mau terjebak hanya hal-hal yang kecil, tapi yang kecil akan saya perhatikan,&quot; ucapnya.
Ihwal konsolidasi Angkasa Pura, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney mencatat ada dua opsi untuk mengintegrasikan bisnis keduanya. Opsi tersebut berupa merger dan pendirian Subholding Airport Co.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wOC8xLzE1ODQwNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Direktur Utama InJourney Dony Oskaria, menyebut kedua opsi tersebut  akan dipilih salah satunya, setelah proses penyetaraan kedua operator  bandara pelat merah tersebut. Adapun proses penyetaraan terkait dengan  komersial, aturan (policy), standard operating policy hingga struktur  organisasi.
Setelah penyetaraan dilakukan, InJourney selaku Holding BUMN  Pariwisata dan Aviasi bersama dengan Kementerian BUMN akan menetapkan  salah satu alternatif atas dua opsi yang sudah dicanangkan.
Opsi pertama, bisnis AP I dan AP II akan digabungkan menjadi satu  perusahaan atau melalui skema akuisisi di antara kedua perseroan. Opsi  kedua dengan membentuk Subholding Airport Co yang nantinya mengelola dan  mengontrol langsung semua bandara BUMN di Tanah Air.
Dony menilai bisnis bandara yang dikelola AP I dan AP II perlu  diintegrasikan agar Indonesia memiliki operating bandara yang kuat dan  mampu bersaing di kancah global. Upaya ini juga untuk mendatangkan  jumlah trafik dan wisatawan di dalam negeri.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri BUMN Erick Thohir kembali menyinggung soal merger PT Angkasa Pura I (Persero) dan Angkasa Pura II (Persero). Saat ini , rencana merger AP I dan APII masih dalam tahap kajian.
Sayangnya Erick Thohir enggan merinci skema integrasi kedua operator bandara tersebut. Dia menekan proses integrasi AP I dan AP II akan memperkuat ekosistem aviasi di dalam negeri.
BACA JUGA:Erick Thohir: Saya Sedih Pemimpin Perempuan di BUMN Baru 15%

&quot;Jadi jawabannya akan terjadi konsolidasi (AP I dan AP II), saya sampaikan bahwa ke depan hanya akan ada 30 BUMN,&quot; ungkap Erick, Kamis (22/12/2022).
Dia mengaku tidak sekedar memergerkan atau menggabungkan sebuah institusi atau BUMN di sektor bandara. Namun, dia melihat apakah bisnis bandara mampu menjadi ekosistem bagi penumpang domestik dan internasional.
BACA JUGA:Ini Syarat Dapat Second Home Visa, Minimal Punya Uang Rp2 Miliar di Bank BUMN

&quot;Yang namanya Airport itu bisa nggak menjadi ekosistem penumpang turis, nasional, jadi saya tidak mau terjebak hanya hal-hal yang kecil, tapi yang kecil akan saya perhatikan,&quot; ucapnya.
Ihwal konsolidasi Angkasa Pura, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney mencatat ada dua opsi untuk mengintegrasikan bisnis keduanya. Opsi tersebut berupa merger dan pendirian Subholding Airport Co.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wOC8xLzE1ODQwNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Direktur Utama InJourney Dony Oskaria, menyebut kedua opsi tersebut  akan dipilih salah satunya, setelah proses penyetaraan kedua operator  bandara pelat merah tersebut. Adapun proses penyetaraan terkait dengan  komersial, aturan (policy), standard operating policy hingga struktur  organisasi.
Setelah penyetaraan dilakukan, InJourney selaku Holding BUMN  Pariwisata dan Aviasi bersama dengan Kementerian BUMN akan menetapkan  salah satu alternatif atas dua opsi yang sudah dicanangkan.
Opsi pertama, bisnis AP I dan AP II akan digabungkan menjadi satu  perusahaan atau melalui skema akuisisi di antara kedua perseroan. Opsi  kedua dengan membentuk Subholding Airport Co yang nantinya mengelola dan  mengontrol langsung semua bandara BUMN di Tanah Air.
Dony menilai bisnis bandara yang dikelola AP I dan AP II perlu  diintegrasikan agar Indonesia memiliki operating bandara yang kuat dan  mampu bersaing di kancah global. Upaya ini juga untuk mendatangkan  jumlah trafik dan wisatawan di dalam negeri.</content:encoded></item></channel></rss>
