<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SMGR dan SMCB Raup Kredit Sindikasi Hijau Rp4,15 Triliun dan Rp2,74 Triliun</title><description>SMGR dan unit usahanya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) mendapatkan kredit sindikasi Sustainability Linked Loan (SLL).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/23/278/2732972/smgr-dan-smcb-raup-kredit-sindikasi-hijau-rp4-15-triliun-dan-rp2-74-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/23/278/2732972/smgr-dan-smcb-raup-kredit-sindikasi-hijau-rp4-15-triliun-dan-rp2-74-triliun"/><item><title>SMGR dan SMCB Raup Kredit Sindikasi Hijau Rp4,15 Triliun dan Rp2,74 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/23/278/2732972/smgr-dan-smcb-raup-kredit-sindikasi-hijau-rp4-15-triliun-dan-rp2-74-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/23/278/2732972/smgr-dan-smcb-raup-kredit-sindikasi-hijau-rp4-15-triliun-dan-rp2-74-triliun</guid><pubDate>Jum'at 23 Desember 2022 14:58 WIB</pubDate><dc:creator>Clara Amelia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/23/278/2732972/smgr-dan-smcb-raup-kredit-sindikasi-hijau-rp4-15-triliun-dan-rp2-74-triliun-xPLtb511gi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">SMGR dan SMCB Raup Kredit Sindikasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/23/278/2732972/smgr-dan-smcb-raup-kredit-sindikasi-hijau-rp4-15-triliun-dan-rp2-74-triliun-xPLtb511gi.jpg</image><title>SMGR dan SMCB Raup Kredit Sindikasi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) dan unit usahanya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) mendapatkan kredit sindikasi Sustainability Linked Loan (SLL) dari 12 perbankan masing-masing Rp4,15 triliun dan Rp2,74 triliun.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Semen Indonesia, Andriano Hosny Panangian mengatakan peluncuran SLL ini merupakan langkah awal mendukung misi perusahaan guna menciptakan perlindungan lingkungan dan tanggung jawab sosial yang berkelanjutan.
BACA JUGA:Daftar Segera! Ada Webinar Gratis MNC Sekuritas Paham Wakaf Saham

&amp;ldquo;SLL juga merupakan inisiatif SMGR dan SMCB dalam kerangka program dekarbonisasi terutama untuk memitigasi transition risk dalam framework task force on climate related financial disclosure (TCFD),&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yMi81LzE1OTMwNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Disampaikannya, SMGR juga fokus mengembangkan inovasi menjawab tantangan yang ada di bidang building material yang ramah lingkungan dan memberikan solusi kepada stakeholders.
BACA JUGA:Daftar Saham yang Berpotensi Cuan dan Buntung Usai BI Naikkan Suku Bunga

Diharapkan, SLL akan menjadi satu aspek penting untuk menunjukkan keseriusan dalam hal ESG, sehingga dapat meningkatkan ESG Score SIG serta meningkatkan kepercayaan dan eksposur Investor.Sebagai informasi, penandatanganan perjanjian kredit sindikasi SLL ini merupakan salah satu program untuk mewujudkan komitmen SMGR terhadap implementasi prinsip ESG. SLL merupakan salah satu program yang dapat memberikan dampak pada peningkatan ESG rating sehingga dapat mengembalikan SMGR ke dalam Index IDX ESG Leader dan meningkatkan kepercayaan investor.
SLL ditujukan untuk refinancing eksisting hutang bank sindikasi dan tidak menambah hutang. Selain sebagai komitmen SMGR terhadap inisiatif dekarbonisasi, SLL juga memberikan benefit penurunan margin bunga dibandingkan hutang bank sindikasi eksisting dengan terms yang lebih baik.
Dalam Perjanjian Kredit Sindikasi SLL ini, SMGR akan memperoleh kredit sebesar Rp4,15 triliun, sedangkan SMCB memperoleh kredit sebesar Rp2,74 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) dan unit usahanya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) mendapatkan kredit sindikasi Sustainability Linked Loan (SLL) dari 12 perbankan masing-masing Rp4,15 triliun dan Rp2,74 triliun.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Semen Indonesia, Andriano Hosny Panangian mengatakan peluncuran SLL ini merupakan langkah awal mendukung misi perusahaan guna menciptakan perlindungan lingkungan dan tanggung jawab sosial yang berkelanjutan.
BACA JUGA:Daftar Segera! Ada Webinar Gratis MNC Sekuritas Paham Wakaf Saham

&amp;ldquo;SLL juga merupakan inisiatif SMGR dan SMCB dalam kerangka program dekarbonisasi terutama untuk memitigasi transition risk dalam framework task force on climate related financial disclosure (TCFD),&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yMi81LzE1OTMwNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Disampaikannya, SMGR juga fokus mengembangkan inovasi menjawab tantangan yang ada di bidang building material yang ramah lingkungan dan memberikan solusi kepada stakeholders.
BACA JUGA:Daftar Saham yang Berpotensi Cuan dan Buntung Usai BI Naikkan Suku Bunga

Diharapkan, SLL akan menjadi satu aspek penting untuk menunjukkan keseriusan dalam hal ESG, sehingga dapat meningkatkan ESG Score SIG serta meningkatkan kepercayaan dan eksposur Investor.Sebagai informasi, penandatanganan perjanjian kredit sindikasi SLL ini merupakan salah satu program untuk mewujudkan komitmen SMGR terhadap implementasi prinsip ESG. SLL merupakan salah satu program yang dapat memberikan dampak pada peningkatan ESG rating sehingga dapat mengembalikan SMGR ke dalam Index IDX ESG Leader dan meningkatkan kepercayaan investor.
SLL ditujukan untuk refinancing eksisting hutang bank sindikasi dan tidak menambah hutang. Selain sebagai komitmen SMGR terhadap inisiatif dekarbonisasi, SLL juga memberikan benefit penurunan margin bunga dibandingkan hutang bank sindikasi eksisting dengan terms yang lebih baik.
Dalam Perjanjian Kredit Sindikasi SLL ini, SMGR akan memperoleh kredit sebesar Rp4,15 triliun, sedangkan SMCB memperoleh kredit sebesar Rp2,74 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
