<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Transcoal Pacific (TCPI) Raih Kontrak Angkutan Batu Bara Rp1,5 Triliun</title><description>PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) raih kontrak angkutan batu bara sebesar Rp1,5 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/23/278/2733138/transcoal-pacific-tcpi-raih-kontrak-angkutan-batu-bara-rp1-5-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/23/278/2733138/transcoal-pacific-tcpi-raih-kontrak-angkutan-batu-bara-rp1-5-triliun"/><item><title>Transcoal Pacific (TCPI) Raih Kontrak Angkutan Batu Bara Rp1,5 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/23/278/2733138/transcoal-pacific-tcpi-raih-kontrak-angkutan-batu-bara-rp1-5-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/23/278/2733138/transcoal-pacific-tcpi-raih-kontrak-angkutan-batu-bara-rp1-5-triliun</guid><pubDate>Jum'at 23 Desember 2022 17:52 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/23/278/2733138/transcoal-pacific-tcpi-raih-kontrak-angkutan-batu-bara-rp1-5-triliun-YMpzXhRwVO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TCPI raih kontrak angkutan batu bara (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/23/278/2733138/transcoal-pacific-tcpi-raih-kontrak-angkutan-batu-bara-rp1-5-triliun-YMpzXhRwVO.jpg</image><title>TCPI raih kontrak angkutan batu bara (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) raih kontrak angkutan batu bara sebesar Rp1,5 triliun. TCPI meneken perjanjian kontrak baru dengan salah satu perusahaan trading batu bara di Indonesia.
Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (23/12/2022), perseroan menandatangani perjanjian kerja sama operasi penyediaan armada untuk pengangkutan batu bara pada Rabu, 21 Desember 2022 lalu.
BACA JUGA:Transcoal Pacific (TCPI) Anggarkan Belanja Modal Rp450 Miliar di 2023

Kontrak baru yang dikantongi TCPI memiliki jangka waktu lima tahun dengan estimasi nilai kontrak sebesar Rp1,5 triliun.
Direktur TCPI Erizal Darwis mengatakan, perolehan kontrak baru ini akan berdampak positif terhadap kegiatan operasional perseroan. Pasalnya, perseroan mendapat kepercayaan untuk pengangkutan batu bara milik pelanggan.
BACA JUGA:Omzet Naik, Transcoal Pacific (TCPI) Cetak Laba Rp78,94 Miliar

&amp;ldquo;Kelangsungan usaha tetap terjaga dan terjamin dengan baik,&amp;rdquo; kata Erizal dalam keterbukaan informasi.
Adapun, perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan pelanggan. Dalam perjanjian kerja sama ini, perseroan berkewajiban untuk mengangkut dan mengantar batu bara milik pelanggan sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam kontrak.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Di sisi lain, perseroan juga berhak untuk menerima pembayaran biaya  pengangkutan batu bara sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam  kontrak.
Di luar raihan kontrak baru ini, hingga akhir September 2022,  perseroan telah merealisasikan sejumlah kontrak antara lain dengan  perusahaan tambang batu bara di Kalimantan Selatan dengan tipe pekerjaan  jasa transportasi angkutan batu bara dan layanan floating crane dengan  realisasi sebesar 5,49 juta metrik ton.
Kemudian, kontrak dengan perusahaan tambang batu bara di Kalimantan  Timur terealisasi sebesar 17,27 metrik ton, kontrak dengan perusahaan  trading solar HSD dan realisasi sebesar 82.067 kiloliter, serta kontrak  dengan perusahaan trading CPO dan realisasi sebesar 15.230 kiloliter.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) raih kontrak angkutan batu bara sebesar Rp1,5 triliun. TCPI meneken perjanjian kontrak baru dengan salah satu perusahaan trading batu bara di Indonesia.
Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (23/12/2022), perseroan menandatangani perjanjian kerja sama operasi penyediaan armada untuk pengangkutan batu bara pada Rabu, 21 Desember 2022 lalu.
BACA JUGA:Transcoal Pacific (TCPI) Anggarkan Belanja Modal Rp450 Miliar di 2023

Kontrak baru yang dikantongi TCPI memiliki jangka waktu lima tahun dengan estimasi nilai kontrak sebesar Rp1,5 triliun.
Direktur TCPI Erizal Darwis mengatakan, perolehan kontrak baru ini akan berdampak positif terhadap kegiatan operasional perseroan. Pasalnya, perseroan mendapat kepercayaan untuk pengangkutan batu bara milik pelanggan.
BACA JUGA:Omzet Naik, Transcoal Pacific (TCPI) Cetak Laba Rp78,94 Miliar

&amp;ldquo;Kelangsungan usaha tetap terjaga dan terjamin dengan baik,&amp;rdquo; kata Erizal dalam keterbukaan informasi.
Adapun, perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan pelanggan. Dalam perjanjian kerja sama ini, perseroan berkewajiban untuk mengangkut dan mengantar batu bara milik pelanggan sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam kontrak.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Di sisi lain, perseroan juga berhak untuk menerima pembayaran biaya  pengangkutan batu bara sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam  kontrak.
Di luar raihan kontrak baru ini, hingga akhir September 2022,  perseroan telah merealisasikan sejumlah kontrak antara lain dengan  perusahaan tambang batu bara di Kalimantan Selatan dengan tipe pekerjaan  jasa transportasi angkutan batu bara dan layanan floating crane dengan  realisasi sebesar 5,49 juta metrik ton.
Kemudian, kontrak dengan perusahaan tambang batu bara di Kalimantan  Timur terealisasi sebesar 17,27 metrik ton, kontrak dengan perusahaan  trading solar HSD dan realisasi sebesar 82.067 kiloliter, serta kontrak  dengan perusahaan trading CPO dan realisasi sebesar 15.230 kiloliter.</content:encoded></item></channel></rss>
