<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sandiaga Uno Dorong Pelaku Parekraf Melantai di Bursa Efek Indonesia</title><description>Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mendorong pelaku ekraf melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/23/278/2733189/sandiaga-uno-dorong-pelaku-parekraf-melantai-di-bursa-efek-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/23/278/2733189/sandiaga-uno-dorong-pelaku-parekraf-melantai-di-bursa-efek-indonesia"/><item><title>Sandiaga Uno Dorong Pelaku Parekraf Melantai di Bursa Efek Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/23/278/2733189/sandiaga-uno-dorong-pelaku-parekraf-melantai-di-bursa-efek-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/23/278/2733189/sandiaga-uno-dorong-pelaku-parekraf-melantai-di-bursa-efek-indonesia</guid><pubDate>Jum'at 23 Desember 2022 19:02 WIB</pubDate><dc:creator>Noviana Zahra Firdausi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/23/278/2733189/sandiaga-uno-dorong-pelaku-parekraf-melantai-di-bursa-efek-indonesia-Crwapzsv9j.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sandiaga Uno dorong pelaku Ekraf melantai di BEI (Foto: Kemenparekraf)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/23/278/2733189/sandiaga-uno-dorong-pelaku-parekraf-melantai-di-bursa-efek-indonesia-Crwapzsv9j.jpg</image><title>Sandiaga Uno dorong pelaku Ekraf melantai di BEI (Foto: Kemenparekraf)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mendorong pelaku ekraf melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal ini menyusul kerjasama yang dilakukan antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan IDX.
Kemenparekraf bersama IDX melaksanakan monitoring dan evaluasi kepada alumni Coaching Clinic KreatIPO Surabaya yang berlangsung pada 20 Desember 2022.
BACA JUGA:Sandiaga Uno Cek Langsung Kesiapan Event F1H20 di Sumut

Dalam kegiatan ini para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di Surabaya, khususnya industri hotel dan kuliner diberikan pendampingan untuk mengembangkan usaha dan menjangkau investor yang lebih luas menuju IPO (Initial Public Offering).
Sandiaga pun berharap pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif mampu menjadi game changer yang dapat membuka peluang usaha dan penciptaan 4,4 juta lapangan kerja baru.
BACA JUGA:Mantap! Sandiaga Uno Janji Hadirkan Event Internasional di Danau Toba demi Gaet Wisatawan

&quot;Potensi dan peluang yang begitu besar khususnya juga pada pasar modal diharapkan dapat mendorong dan mengakselerasi para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dapat melantai di Bursa Efek Indonesia dengan skema penawaran umum perdana saham atau yang dikenal dengan nama Initial Public Offering,&quot; kata Sandiaga dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi kepada alumni Coaching Clinic KreatIPO Surabaya 2022, dikutip Jumat (23/12/2022).
Papan Akselerasi diluncurkan pada tahun 2019 dengan tujuan untuk memfasilitasi perusahaan dengan asset skala kecil dan menengah agar bisa tercatat di Bursa Efek Indonesia, dengan acuan peraturan OJK Nomor 53 dan 54 tahun 2017.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yMy80LzE1OTM2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sampai dengan saat ini sudah terdapat 25 Perusahaan Tercatat yang  telah masuk dalam Papan Akselerasi. Bila perusahaan dirasa sudah sehat,  sustainable, siap naik kelas, tidak perlu menunggu besar untuk go  public, tapi besar dengan go public melalui pembiayaan pasar modal.
Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf Anggara Hayun  Anujuprana menjelaskan Kemenparekraf dan IDX juga mengadakan Demo Day  menuju IPO, dengan peserta berasal dari Profesi Penunjang Pasar Modal,  seperti Law Firm, Kantor Akuntan Publik, dan Underwriter.
&quot;Profesi Penunjang Pasar Modal juga perlu dilakukan standardisasi dan  dilakukan pertemuan dengan skema one by one dengan peserta IDX  Incubator,&quot; kata Hayun.
&quot;Dengan adanya pendampingan ini dapat menjadi wujud yang nyata  sebagai penyemangat bagi usaha pariwisata dan ekonomi kreatif dapat  segera menuju IPO dan mencatatkan sahamnya di BEI agar dapat  mengembangkan usahanya, menciptakan lapangan kerja, serta berkarya bagi  ibu pertiwi,&quot; kata Hayun.
Dalam kesempatan itu, hadir pula Deloitte Indonesia untuk memberikan  pendampingan dan pemahaman kepada usaha kuliner dan perhotel mengenai  pajak, legal, business plan, accounting, valuation, ESG, Intellectual  Property Branding, dan IT.
Di akhir kegiatan, pelaku usaha kuliner dan hotel menyampaikan  rencana ke depan untuk menuju IPO. Salah satu perusahaan di bidang  kuliner telah meng-hire KAP, Konsultan Hukum, Underwriter, KJPP, dan  konsultan IPO.
Fokus saat ini ke produksi, packaging, dan memastikan pelayanan  pelanggan yang baik. Satu-satunya yang bisa melayani order pengiriman  pada hari yang sama dan satu hari sebelum pengiriman dengan target dana  IPO sebesar Rp20 miliar.
Sedangkan perusahaan lainnya di bidang perhotelan menyampaikan bahwa  rencana yang dilakukan saat ini untuk menuju IPO yaitu dengan melakukan  persiapan seperti mencari tanah, mengurus perizinan usaha, membuat  disain usaha, membuka usaha, hingga menjalankan hotel melalui Lease  Agreement.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mendorong pelaku ekraf melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal ini menyusul kerjasama yang dilakukan antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan IDX.
Kemenparekraf bersama IDX melaksanakan monitoring dan evaluasi kepada alumni Coaching Clinic KreatIPO Surabaya yang berlangsung pada 20 Desember 2022.
BACA JUGA:Sandiaga Uno Cek Langsung Kesiapan Event F1H20 di Sumut

Dalam kegiatan ini para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di Surabaya, khususnya industri hotel dan kuliner diberikan pendampingan untuk mengembangkan usaha dan menjangkau investor yang lebih luas menuju IPO (Initial Public Offering).
Sandiaga pun berharap pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif mampu menjadi game changer yang dapat membuka peluang usaha dan penciptaan 4,4 juta lapangan kerja baru.
BACA JUGA:Mantap! Sandiaga Uno Janji Hadirkan Event Internasional di Danau Toba demi Gaet Wisatawan

&quot;Potensi dan peluang yang begitu besar khususnya juga pada pasar modal diharapkan dapat mendorong dan mengakselerasi para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dapat melantai di Bursa Efek Indonesia dengan skema penawaran umum perdana saham atau yang dikenal dengan nama Initial Public Offering,&quot; kata Sandiaga dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi kepada alumni Coaching Clinic KreatIPO Surabaya 2022, dikutip Jumat (23/12/2022).
Papan Akselerasi diluncurkan pada tahun 2019 dengan tujuan untuk memfasilitasi perusahaan dengan asset skala kecil dan menengah agar bisa tercatat di Bursa Efek Indonesia, dengan acuan peraturan OJK Nomor 53 dan 54 tahun 2017.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yMy80LzE1OTM2My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sampai dengan saat ini sudah terdapat 25 Perusahaan Tercatat yang  telah masuk dalam Papan Akselerasi. Bila perusahaan dirasa sudah sehat,  sustainable, siap naik kelas, tidak perlu menunggu besar untuk go  public, tapi besar dengan go public melalui pembiayaan pasar modal.
Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf Anggara Hayun  Anujuprana menjelaskan Kemenparekraf dan IDX juga mengadakan Demo Day  menuju IPO, dengan peserta berasal dari Profesi Penunjang Pasar Modal,  seperti Law Firm, Kantor Akuntan Publik, dan Underwriter.
&quot;Profesi Penunjang Pasar Modal juga perlu dilakukan standardisasi dan  dilakukan pertemuan dengan skema one by one dengan peserta IDX  Incubator,&quot; kata Hayun.
&quot;Dengan adanya pendampingan ini dapat menjadi wujud yang nyata  sebagai penyemangat bagi usaha pariwisata dan ekonomi kreatif dapat  segera menuju IPO dan mencatatkan sahamnya di BEI agar dapat  mengembangkan usahanya, menciptakan lapangan kerja, serta berkarya bagi  ibu pertiwi,&quot; kata Hayun.
Dalam kesempatan itu, hadir pula Deloitte Indonesia untuk memberikan  pendampingan dan pemahaman kepada usaha kuliner dan perhotel mengenai  pajak, legal, business plan, accounting, valuation, ESG, Intellectual  Property Branding, dan IT.
Di akhir kegiatan, pelaku usaha kuliner dan hotel menyampaikan  rencana ke depan untuk menuju IPO. Salah satu perusahaan di bidang  kuliner telah meng-hire KAP, Konsultan Hukum, Underwriter, KJPP, dan  konsultan IPO.
Fokus saat ini ke produksi, packaging, dan memastikan pelayanan  pelanggan yang baik. Satu-satunya yang bisa melayani order pengiriman  pada hari yang sama dan satu hari sebelum pengiriman dengan target dana  IPO sebesar Rp20 miliar.
Sedangkan perusahaan lainnya di bidang perhotelan menyampaikan bahwa  rencana yang dilakukan saat ini untuk menuju IPO yaitu dengan melakukan  persiapan seperti mencari tanah, mengurus perizinan usaha, membuat  disain usaha, membuka usaha, hingga menjalankan hotel melalui Lease  Agreement.</content:encoded></item></channel></rss>
