<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Operasional RSDC Wisma Atlet Dihentikan, Erick Thohir Bersyukur Pertanda Baik</title><description>Pemerintah menghentikan operasional Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/23/320/2733224/operasional-rsdc-wisma-atlet-dihentikan-erick-thohir-bersyukur-pertanda-baik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/23/320/2733224/operasional-rsdc-wisma-atlet-dihentikan-erick-thohir-bersyukur-pertanda-baik"/><item><title>Operasional RSDC Wisma Atlet Dihentikan, Erick Thohir Bersyukur Pertanda Baik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/23/320/2733224/operasional-rsdc-wisma-atlet-dihentikan-erick-thohir-bersyukur-pertanda-baik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/23/320/2733224/operasional-rsdc-wisma-atlet-dihentikan-erick-thohir-bersyukur-pertanda-baik</guid><pubDate>Jum'at 23 Desember 2022 20:01 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/23/320/2733224/operasional-rsdc-wisma-atlet-dihentikan-erick-thohir-bersyukur-pertanda-baik-ou5dI4fiq6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penghentian operasional RSDC Wisma Atlet jadi pertanda baik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/23/320/2733224/operasional-rsdc-wisma-atlet-dihentikan-erick-thohir-bersyukur-pertanda-baik-ou5dI4fiq6.jpg</image><title>Penghentian operasional RSDC Wisma Atlet jadi pertanda baik (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah menghentikan operasional Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran. Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan penghentian ini menjadi penanda yang bagus bagi Indonesia
&quot;Kita tentu masih ingat saat awal pandemi, seluruh pihak, dari TNI, Polri, kementerian lain, BUMN, tenaga kesehatan, hingga swasta, bahu-membahu mendirikan RS khusus untuk penanganan covid-19,&quot; ujar Erick di Jakarta, Jumat (23/12/2022).
BACA JUGA: Tingkat Kesembuhan Kasus Covid-19 Hari Ini Bertambah 2.812 Orang 

Pemerintah, kata Erick, berhasil 'menyulap' wisma atlet sebagai Rumah Sakit Darurat Covid-19.  Erick menyebut peran vital RSDC Wisma Atlet Kemayoran dalam keberhasilan penanganan pandemi covid-19. Sejak dibuka pada Maret 2020, RSDC Wisma Atlet Kemayoran telah memberikan penanganan kepada 162.966 pasien hingga Maret 2022.
&quot;Alhamdulillah jika apa yang kita ikhtiarkan bersama-sama ini dapat membantu menolong dan menyelamatkan masyarakat,&quot; katanya.
BACA JUGA: Sebaran 923 Kasus Covid-19 di Indonesia, Jakarta Tertinggi 

Kala itu, Erick mengerahkan BUMN untuk bergerak cepat membantu pendirian RSDC Wisma Atlet Kemayoran. Erick menyebut BUMN konstruksi seperti PT Waskita Karya, Adhi Karya, PP, dan Wijaya Karya bekerja sama melakukan pengerjaan dan perbaikan fisik bangunan untuk menjadi tempat isolasi yang representatif.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yMS80LzE1OTIxMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selain itu, lanjut Erick, terdapat 25 BUMN lain seperti Telkom,  Pertamina, PGN, Antam, Bukit Asam, PLN, BRI, Mandiri, BNI, BTN, Angkasa  Pura I, Angkasa Pura II, Pupuk Indonesia, Pegadaian, Wijaya Karya, Jasa  Marga, Hutama Karya, hingga Jasa Raharja, yang ikut terlibat membantu  pengadaan peralatan kesehatan di Wisma Atlet.
&quot;Holding BUMN RS yang baru terbentuk, Indonesia Healthcare  Corporation (IHC), langsung bekerja sama dengan TNI untuk menyediakan  tenaga kesehatan. Lalu ada Hotel Indonesia Natour (HIN) yang mengelola  manajemen dan pelayanan di Wisma Atlet,&quot; kata dia.
Sebagai sepertiga kekuatan ekonomi dan agen pembangunan, Erick  menyebut apa yang dilakukan BUMN dalam membangun Wisma Atlet Kemayoran  adalah hal lumrah dan menjadi keharusan. Menurut Erick, BUMN tidak boleh  menutup mata dengan situasi sulit yang dialami bangsa. Erick bersyukur  dan bangga atas seluruh kerja keras BUMN dalam membantu pemerintah dan  masyarakat selama pandemi.
&quot;Pemerintah sudah memutuskan untuk menghentikan operasional RSDC  Wisma Atlet Kemayoran. Meski sudah berhenti, tapi jangan lupa perjuangan  para nakes, TNI, Polri, relawan, dan banyak pihak. Banyak juga dari  mereka yang harus berkorban dan berpulang, mari kita senantiasa  mendoakan mereka,&quot; lanjutnya.
Erick menyampaikan Indonesia kini seharusnya bisa bergerak lebih  kencang dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi. Dia menilai tantangan  dan persaingan pasca pandemi sudah di depan mata. Erick berharap  kebersamaan dan rasa gotong royong selama pandemi dapat terus terjaga  setelah pandemi berakhir.
&quot;Sekarang kita sama-sama bersyukur bahwa kita bisa mulai memasuki ke  masa endemi. Mari sama-sama kita bergandengan tangan seperti saat  menghadapi pandemi, dengan gotong-royong kita atasi segala tantangan  yang ada di depan mata,&quot; tutur Erick.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah menghentikan operasional Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran. Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan penghentian ini menjadi penanda yang bagus bagi Indonesia
&quot;Kita tentu masih ingat saat awal pandemi, seluruh pihak, dari TNI, Polri, kementerian lain, BUMN, tenaga kesehatan, hingga swasta, bahu-membahu mendirikan RS khusus untuk penanganan covid-19,&quot; ujar Erick di Jakarta, Jumat (23/12/2022).
BACA JUGA: Tingkat Kesembuhan Kasus Covid-19 Hari Ini Bertambah 2.812 Orang 

Pemerintah, kata Erick, berhasil 'menyulap' wisma atlet sebagai Rumah Sakit Darurat Covid-19.  Erick menyebut peran vital RSDC Wisma Atlet Kemayoran dalam keberhasilan penanganan pandemi covid-19. Sejak dibuka pada Maret 2020, RSDC Wisma Atlet Kemayoran telah memberikan penanganan kepada 162.966 pasien hingga Maret 2022.
&quot;Alhamdulillah jika apa yang kita ikhtiarkan bersama-sama ini dapat membantu menolong dan menyelamatkan masyarakat,&quot; katanya.
BACA JUGA: Sebaran 923 Kasus Covid-19 di Indonesia, Jakarta Tertinggi 

Kala itu, Erick mengerahkan BUMN untuk bergerak cepat membantu pendirian RSDC Wisma Atlet Kemayoran. Erick menyebut BUMN konstruksi seperti PT Waskita Karya, Adhi Karya, PP, dan Wijaya Karya bekerja sama melakukan pengerjaan dan perbaikan fisik bangunan untuk menjadi tempat isolasi yang representatif.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yMS80LzE1OTIxMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selain itu, lanjut Erick, terdapat 25 BUMN lain seperti Telkom,  Pertamina, PGN, Antam, Bukit Asam, PLN, BRI, Mandiri, BNI, BTN, Angkasa  Pura I, Angkasa Pura II, Pupuk Indonesia, Pegadaian, Wijaya Karya, Jasa  Marga, Hutama Karya, hingga Jasa Raharja, yang ikut terlibat membantu  pengadaan peralatan kesehatan di Wisma Atlet.
&quot;Holding BUMN RS yang baru terbentuk, Indonesia Healthcare  Corporation (IHC), langsung bekerja sama dengan TNI untuk menyediakan  tenaga kesehatan. Lalu ada Hotel Indonesia Natour (HIN) yang mengelola  manajemen dan pelayanan di Wisma Atlet,&quot; kata dia.
Sebagai sepertiga kekuatan ekonomi dan agen pembangunan, Erick  menyebut apa yang dilakukan BUMN dalam membangun Wisma Atlet Kemayoran  adalah hal lumrah dan menjadi keharusan. Menurut Erick, BUMN tidak boleh  menutup mata dengan situasi sulit yang dialami bangsa. Erick bersyukur  dan bangga atas seluruh kerja keras BUMN dalam membantu pemerintah dan  masyarakat selama pandemi.
&quot;Pemerintah sudah memutuskan untuk menghentikan operasional RSDC  Wisma Atlet Kemayoran. Meski sudah berhenti, tapi jangan lupa perjuangan  para nakes, TNI, Polri, relawan, dan banyak pihak. Banyak juga dari  mereka yang harus berkorban dan berpulang, mari kita senantiasa  mendoakan mereka,&quot; lanjutnya.
Erick menyampaikan Indonesia kini seharusnya bisa bergerak lebih  kencang dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi. Dia menilai tantangan  dan persaingan pasca pandemi sudah di depan mata. Erick berharap  kebersamaan dan rasa gotong royong selama pandemi dapat terus terjaga  setelah pandemi berakhir.
&quot;Sekarang kita sama-sama bersyukur bahwa kita bisa mulai memasuki ke  masa endemi. Mari sama-sama kita bergandengan tangan seperti saat  menghadapi pandemi, dengan gotong-royong kita atasi segala tantangan  yang ada di depan mata,&quot; tutur Erick.</content:encoded></item></channel></rss>
