<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhub Minta Bandara Soetta Cegah Delay Penerbangan</title><description>Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta Bandara Soekarto Hatta mencegah delay penerbangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/23/320/2733231/menhub-minta-bandara-soetta-cegah-delay-penerbangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/23/320/2733231/menhub-minta-bandara-soetta-cegah-delay-penerbangan"/><item><title>Menhub Minta Bandara Soetta Cegah Delay Penerbangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/23/320/2733231/menhub-minta-bandara-soetta-cegah-delay-penerbangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/23/320/2733231/menhub-minta-bandara-soetta-cegah-delay-penerbangan</guid><pubDate>Jum'at 23 Desember 2022 20:14 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/23/320/2733231/menhub-minta-bandara-soetta-cegah-delay-penerbangan-omf7p5uTSy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menhub minta Bandara Soetta cegah delay penerbangan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/23/320/2733231/menhub-minta-bandara-soetta-cegah-delay-penerbangan-omf7p5uTSy.jpg</image><title>Menhub minta Bandara Soetta cegah delay penerbangan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta Bandara Soekarto Hatta mencegah delay penerbangan. Menhub mengungkapkan adanya sejumlah pelayanan yang belum maksimal di Bandara Soetta berpotensi adanya delay pada penerbangan.
BACA JUGA:Penumpang Pesawat Ramai, Menhub Minta Jam Operasional Bandara Ditambah
Salah satunya adalah pelayanan ground handling. Untuk itu, Menhub meminta kepada pengelola Bandara Soekarno-Hatta untuk memaksimalkan sejumlah layanan.
&amp;ldquo;Beberapa titik yang saya inspeksi hari ini adalah ground handling. Saya minta Angkasa Pura II dan stakeholder untuk meningkatkan jumlah peralatan dan pekerja yang di sana, karena delay maupun keterlambatan pengambilan barang itu terutama dari situ,&amp;rdquo; ujarnya saat meninjau Bandara Soekarno Hatta, Jumat (23/12/2022).
BACA JUGA:Puncak Arus Mudik Nataru di Bandara Soekarno-Hatta, Jumlah Penumpang Hampir 150 Ribu
Budi juga meminta Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soekarno-Hatta untuk memaksimalkam slot atau antrean pesawat. Khususnya saat golden time.


&amp;ldquo;Satu yang belum dimaksimalkan adalah me-mamange slot. Jadi di sini  ada istilahnya golden time, pagi dan sore. Akibatnya pesawat itu antre  saat take off landing dan itu mengakibatkan keterlambatan,&amp;rdquo; katanya.
&amp;ldquo;Kita akan akan batasi, walaupun itu goleden time ada maksimal per  jam itu berapa, supaya mereka spread ke siang atau mereka itu menginap  tidak di Jakarta, menginap di Medan, sampai sini (Jakarta) pagi.  Sehingga maksimalisasi aircraft pesawat itu maksimal tetapi tidak  tertumpu pada jam tertentu,&amp;rdquo; tambahnya.
Menhub Budi mengatakan seharusnya antrean tidak sampai 7 pesawat. Pasalnya, Bandara Soekarno Hatta sudah memiliki tiga runway.
&amp;ldquo;Kita sudah ada tiga runaway, jadi mestinya enggak boleh lagi antre  lebih dari dua atau tiga. Sekarang masih tujuh. Karenanya saya butuh  satu kerja sama dengan air line untuk manage itu lagi,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta Bandara Soekarto Hatta mencegah delay penerbangan. Menhub mengungkapkan adanya sejumlah pelayanan yang belum maksimal di Bandara Soetta berpotensi adanya delay pada penerbangan.
BACA JUGA:Penumpang Pesawat Ramai, Menhub Minta Jam Operasional Bandara Ditambah
Salah satunya adalah pelayanan ground handling. Untuk itu, Menhub meminta kepada pengelola Bandara Soekarno-Hatta untuk memaksimalkan sejumlah layanan.
&amp;ldquo;Beberapa titik yang saya inspeksi hari ini adalah ground handling. Saya minta Angkasa Pura II dan stakeholder untuk meningkatkan jumlah peralatan dan pekerja yang di sana, karena delay maupun keterlambatan pengambilan barang itu terutama dari situ,&amp;rdquo; ujarnya saat meninjau Bandara Soekarno Hatta, Jumat (23/12/2022).
BACA JUGA:Puncak Arus Mudik Nataru di Bandara Soekarno-Hatta, Jumlah Penumpang Hampir 150 Ribu
Budi juga meminta Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soekarno-Hatta untuk memaksimalkam slot atau antrean pesawat. Khususnya saat golden time.


&amp;ldquo;Satu yang belum dimaksimalkan adalah me-mamange slot. Jadi di sini  ada istilahnya golden time, pagi dan sore. Akibatnya pesawat itu antre  saat take off landing dan itu mengakibatkan keterlambatan,&amp;rdquo; katanya.
&amp;ldquo;Kita akan akan batasi, walaupun itu goleden time ada maksimal per  jam itu berapa, supaya mereka spread ke siang atau mereka itu menginap  tidak di Jakarta, menginap di Medan, sampai sini (Jakarta) pagi.  Sehingga maksimalisasi aircraft pesawat itu maksimal tetapi tidak  tertumpu pada jam tertentu,&amp;rdquo; tambahnya.
Menhub Budi mengatakan seharusnya antrean tidak sampai 7 pesawat. Pasalnya, Bandara Soekarno Hatta sudah memiliki tiga runway.
&amp;ldquo;Kita sudah ada tiga runaway, jadi mestinya enggak boleh lagi antre  lebih dari dua atau tiga. Sekarang masih tujuh. Karenanya saya butuh  satu kerja sama dengan air line untuk manage itu lagi,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
