<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perputaran Uang Selama Nataru 2023 Diprediksi Rp23,8 Triliun</title><description>Perputaran uang selama libur Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru) diprediksi bisa mencapai Rp23,85 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/26/320/2734324/perputaran-uang-selama-nataru-2023-diprediksi-rp23-8-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/26/320/2734324/perputaran-uang-selama-nataru-2023-diprediksi-rp23-8-triliun"/><item><title>Perputaran Uang Selama Nataru 2023 Diprediksi Rp23,8 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/26/320/2734324/perputaran-uang-selama-nataru-2023-diprediksi-rp23-8-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/26/320/2734324/perputaran-uang-selama-nataru-2023-diprediksi-rp23-8-triliun</guid><pubDate>Senin 26 Desember 2022 12:39 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/26/320/2734324/perputaran-uang-selama-nataru-2023-diprediksi-rp23-8-triliun-STk7NiNst0.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/26/320/2734324/perputaran-uang-selama-nataru-2023-diprediksi-rp23-8-triliun-STk7NiNst0.JPG</image><title>Rupiah. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memproyeksikan perputaran uang selama libur Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru) bisa mencapai Rp23,85 triliun, dengan asumsi jumlah penduduk yang mudik sekitar 44,7 juta atau setara dengan 11.925.000 keluarga.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang mengatakan perkiraan angka Rp23,85 triliun tersebut berdasarkan data Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang diperkirakan terdalat 44,7 juta orang melakukan perjalanan Nataru.
Dia pun mengasumsikan masing-masing keluarga ada 4 orang maka terdapat 11.925 keluarga yang akan melakukan perjalanan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Perputaran Uang saat Libur Lebaran 2022 Tembus Rp72 Triliun, Ini Kata Sandiaga Uno
Sehingga apabila masing-masing membawa Rp2 juta maka potensi perputaran itu mencapai Rp23,85 triliun.
&quot;Dan potensi itu masih bisa diatasnya, kita ambil yang rendah saja. Ini kan suatu jumlah perputaran yang cukup-cukup luar biasa,&quot; ujarnya saat Market Review, Senin (26/1/2022).
Menurutnya, perputaran uang tersebut akan didominasi di daerah Jawa, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Jabodetabek, Yogyakarta dan sebagian lagi di luar Jawa, seperti Sumut, Sulut, Maluku, dan Papua, sebagian Kalimantan dan Bali.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxMC8wOS8yOC8xLzI1MTQvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dengan perputaran uang tersebut akan mampu mendongkrak konsumsi rumah tangga di berbagai daerah yang akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal IV/2022 sehingga target pertumbuhan ekonomi kuartal IV/2022 dapat mencapai 5,01%, lebih rendah dari kuartal III/2022 sebesar 5,72%.
Namun, akan mampu membawa pertumbuhan ekonomi nasional 2022 mencapai kisaran 5,0 &amp;ndash; 5,3% sesuai yang diharapkan pemerintah.
Lebih lanjut, dia menuturkan, sesuai data dari Kementerian Perhubungan bahwa potensi pergerakan warga selama libur Nataru tahun ini sebesar 16,35% dari jumlah penduduk Indonesia atau sekitar 44,7 juta orang, lebih banyak dari 2021 sebesar 19,9 juta.
&amp;ldquo;Kenaikan ini akibat kebijakan pemerintah yang sudah memberikan kelonggaran atas perjalanan dan keuangan warga yang sudah mulai pulih sehingga diakhir tahun sangat memungkinkan pulang kampung dan berwisata,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memproyeksikan perputaran uang selama libur Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru) bisa mencapai Rp23,85 triliun, dengan asumsi jumlah penduduk yang mudik sekitar 44,7 juta atau setara dengan 11.925.000 keluarga.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang mengatakan perkiraan angka Rp23,85 triliun tersebut berdasarkan data Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang diperkirakan terdalat 44,7 juta orang melakukan perjalanan Nataru.
Dia pun mengasumsikan masing-masing keluarga ada 4 orang maka terdapat 11.925 keluarga yang akan melakukan perjalanan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Perputaran Uang saat Libur Lebaran 2022 Tembus Rp72 Triliun, Ini Kata Sandiaga Uno
Sehingga apabila masing-masing membawa Rp2 juta maka potensi perputaran itu mencapai Rp23,85 triliun.
&quot;Dan potensi itu masih bisa diatasnya, kita ambil yang rendah saja. Ini kan suatu jumlah perputaran yang cukup-cukup luar biasa,&quot; ujarnya saat Market Review, Senin (26/1/2022).
Menurutnya, perputaran uang tersebut akan didominasi di daerah Jawa, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Jabodetabek, Yogyakarta dan sebagian lagi di luar Jawa, seperti Sumut, Sulut, Maluku, dan Papua, sebagian Kalimantan dan Bali.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxMC8wOS8yOC8xLzI1MTQvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dengan perputaran uang tersebut akan mampu mendongkrak konsumsi rumah tangga di berbagai daerah yang akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal IV/2022 sehingga target pertumbuhan ekonomi kuartal IV/2022 dapat mencapai 5,01%, lebih rendah dari kuartal III/2022 sebesar 5,72%.
Namun, akan mampu membawa pertumbuhan ekonomi nasional 2022 mencapai kisaran 5,0 &amp;ndash; 5,3% sesuai yang diharapkan pemerintah.
Lebih lanjut, dia menuturkan, sesuai data dari Kementerian Perhubungan bahwa potensi pergerakan warga selama libur Nataru tahun ini sebesar 16,35% dari jumlah penduduk Indonesia atau sekitar 44,7 juta orang, lebih banyak dari 2021 sebesar 19,9 juta.
&amp;ldquo;Kenaikan ini akibat kebijakan pemerintah yang sudah memberikan kelonggaran atas perjalanan dan keuangan warga yang sudah mulai pulih sehingga diakhir tahun sangat memungkinkan pulang kampung dan berwisata,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
