<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengumuman! BLT UMKM Tak Akan Cair Lagi di 2023</title><description>Teten Masduki menyatakan pemerintah tidak akan lagi menggulirkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/26/320/2734551/pengumuman-blt-umkm-tak-akan-cair-lagi-di-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/26/320/2734551/pengumuman-blt-umkm-tak-akan-cair-lagi-di-2023"/><item><title>Pengumuman! BLT UMKM Tak Akan Cair Lagi di 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/26/320/2734551/pengumuman-blt-umkm-tak-akan-cair-lagi-di-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/26/320/2734551/pengumuman-blt-umkm-tak-akan-cair-lagi-di-2023</guid><pubDate>Senin 26 Desember 2022 16:58 WIB</pubDate><dc:creator>Clara Amelia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/26/320/2734551/pengumuman-blt-umkm-tak-akan-cair-lagi-di-2023-7H2BFuJanf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BLT BBM Dihentikan di 2023 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/26/320/2734551/pengumuman-blt-umkm-tak-akan-cair-lagi-di-2023-7H2BFuJanf.jpg</image><title>BLT BBM Dihentikan di 2023 (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan pemerintah tidak akan lagi menggulirkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk UMKM pada tahun 2023 .
&amp;ldquo;Per hari ini pemerintah merasa UMKM sudah cukup pulih, survive (bertahan), sehingga program hibah BPUM tidak diperlukan lagi,&amp;rdquo; katanya di Kemenkop UKM Jakarta, Senin (26/12/2022).
BACA JUGA:5 Fakta Pencairan BLT UMKM Rp600.000, Ternyata Ojek dan Nelayan Juga Dapat!
Namun, Teten menuturkan pemerintah akan tetap bersiaga sambil melihat perkembangan yang ada ke depan. Ia tidak memungkiri jika kondisi ekonomi tidak terlalu baik maka pemerintah bisa saja melakukan penyesuaian.



&amp;ldquo;Nanti kita coba evaluasi kalau perkembangannya tidak terlalu bagus ya seperti tahun-tahun sebelumnya, pemerintah bisa melakukan adjustment (penyesuaian) terhadap program dan pembiayaan,&amp;rdquo; imbuhnya.
BACA JUGA:Ingat! BLT UMKM Cair Rp600.000 Bukan untuk Pegawai BUMN hingga PNS
Meski kondisi ekonomi global pada tahun 2023 yang dinilai penuh tantangan, Teten mengatakan hal itu bisa menjadi peluang bagi UMKM untuk mengisi permintaan dalam negeri. Terlebih, UMKM dinilai lebih tahan banting dan mampu beradaptasi dengan baik bahkan ketika pandemi Covid-19 melanda.&amp;ldquo;Ini yang kita akan terus perkuat bagaimana mendorong kemudahan UMKM mendapatkan akses pembiayaan baik lewat KUR maupun dana bergulir untuk koperasi termasuk juga kita membantu mereka menyiapkan produk-produknya supaya lebih berkualitas, lebih kompetitif,&amp;rdquo; kata Teten.
Kondisi pandemi COVID-19 disebut telah mendorong kenaikan secara signifikan jumlah UMKM yang bertransformasi digital ke e-commerce.
Di awal pandemi, tercatat hanya ada 8 juta UMKM yang terdigitalisasi. Sepanjang 2022, jumlahnya meningkat menjadi 20,76 juta UMKM yang sudah onboarding ke ekosistem digital, terus melaju untuk mencapai target 30 juta UMKM go digital pada 2024 mendatang.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan pemerintah tidak akan lagi menggulirkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk UMKM pada tahun 2023 .
&amp;ldquo;Per hari ini pemerintah merasa UMKM sudah cukup pulih, survive (bertahan), sehingga program hibah BPUM tidak diperlukan lagi,&amp;rdquo; katanya di Kemenkop UKM Jakarta, Senin (26/12/2022).
BACA JUGA:5 Fakta Pencairan BLT UMKM Rp600.000, Ternyata Ojek dan Nelayan Juga Dapat!
Namun, Teten menuturkan pemerintah akan tetap bersiaga sambil melihat perkembangan yang ada ke depan. Ia tidak memungkiri jika kondisi ekonomi tidak terlalu baik maka pemerintah bisa saja melakukan penyesuaian.



&amp;ldquo;Nanti kita coba evaluasi kalau perkembangannya tidak terlalu bagus ya seperti tahun-tahun sebelumnya, pemerintah bisa melakukan adjustment (penyesuaian) terhadap program dan pembiayaan,&amp;rdquo; imbuhnya.
BACA JUGA:Ingat! BLT UMKM Cair Rp600.000 Bukan untuk Pegawai BUMN hingga PNS
Meski kondisi ekonomi global pada tahun 2023 yang dinilai penuh tantangan, Teten mengatakan hal itu bisa menjadi peluang bagi UMKM untuk mengisi permintaan dalam negeri. Terlebih, UMKM dinilai lebih tahan banting dan mampu beradaptasi dengan baik bahkan ketika pandemi Covid-19 melanda.&amp;ldquo;Ini yang kita akan terus perkuat bagaimana mendorong kemudahan UMKM mendapatkan akses pembiayaan baik lewat KUR maupun dana bergulir untuk koperasi termasuk juga kita membantu mereka menyiapkan produk-produknya supaya lebih berkualitas, lebih kompetitif,&amp;rdquo; kata Teten.
Kondisi pandemi COVID-19 disebut telah mendorong kenaikan secara signifikan jumlah UMKM yang bertransformasi digital ke e-commerce.
Di awal pandemi, tercatat hanya ada 8 juta UMKM yang terdigitalisasi. Sepanjang 2022, jumlahnya meningkat menjadi 20,76 juta UMKM yang sudah onboarding ke ekosistem digital, terus melaju untuk mencapai target 30 juta UMKM go digital pada 2024 mendatang.</content:encoded></item></channel></rss>
