<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PNBP Sektor Kelautan dan Perikanan Tembus Rp1,79 Triliun</title><description>Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor kelautan dan perikanan menunjukkan kinerja positif sepanjang tahun 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/26/320/2734619/pnbp-sektor-kelautan-dan-perikanan-tembus-rp1-79-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/26/320/2734619/pnbp-sektor-kelautan-dan-perikanan-tembus-rp1-79-triliun"/><item><title>PNBP Sektor Kelautan dan Perikanan Tembus Rp1,79 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/26/320/2734619/pnbp-sektor-kelautan-dan-perikanan-tembus-rp1-79-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/26/320/2734619/pnbp-sektor-kelautan-dan-perikanan-tembus-rp1-79-triliun</guid><pubDate>Senin 26 Desember 2022 19:01 WIB</pubDate><dc:creator>Noviana Zahra Firdausi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/26/320/2734619/pnbp-sektor-kelautan-dan-perikanan-tembus-rp1-79-triliun-dJkcU5hpgG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Realisasi PNBP sektor kelautan dan perikanan catatkan hasil positif (Foto: KKP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/26/320/2734619/pnbp-sektor-kelautan-dan-perikanan-tembus-rp1-79-triliun-dJkcU5hpgG.jpg</image><title>Realisasi PNBP sektor kelautan dan perikanan catatkan hasil positif (Foto: KKP)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor kelautan dan perikanan menunjukkan kinerja positif sepanjang tahun 2022. PNBP sektor kelautan dan perikanan mencapai Rp1,79 triliun.
&amp;ldquo;Kami mencoba dengan kondisi yang ada, dan melakukan yang terbaik. Tahun ini PNBP perikanan meningkat mencapai Rp1,79 triliun,&amp;rdquo; ungkap Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Senin (26/12/2022).
BACA JUGA:Realisasi PNBP Tembus Rp551,1 Triliun hingga Desember 2022
Trenggono merinci, perolehan PNBP sementara sebesar Rp1,79 triliun berasal dari sumber daya alam (SDA) perikanan sebanyak Rp1,1 triliun, non-SDA Rp611,8 miliar, serta BLU Rp44,3 miliar. Perolehan ini mencetak sejarah sebagai PNBP terbesar KKP sejak berdiri tahun 1999.
Sedangkan volume produksi perikanan sampai triwulan III tahun 2022 mencapai 18,45 juta ton yang terdiri dari hasil tangkapan sebanyak 5,97 juta ton, hasil perikanan budidaya 5,57 ton, dan rumput laut sebanyak 6,9 juta ton.
BACA JUGA:PNBP Imigrasi Capai Rp4,1 Triliun hingga Desember 2022
&amp;ldquo;Tahun ini kampung-kampung budidaya juga sudah berjalan di beberapa daerah, seperti kampung budidaya patin, rumput laut. Ke depan kami ingin membuat kawasan budidaya berbasis kawasan yang modern untuk komoditas udang,&amp;rdquo; tambahnya.


KKP mengusung lima program ekonomi biru dalam mengelola sektor  kelautan dan perikanan di Indonesia. Program yang mencakup hulu hingga  hilir tersebut berupa perluasan kawasan konservasi, penerapan kebijakan  penangkapan ikan terukur berbasis kuota, pengembangan budidaya  berkelanjutan, pengelolaan berkelanjutan pesisir dan pulau-pulau kecil,  serta penanganan sampah laut melalui program Bulan Cinta Laut (BCL).
Trenggono menambahkan, program ekonomi biru belum seluruhnya berjalan  di sepanjang tahun 2022. Untuk itu, pihaknya mengupayakan seluruh  program dapat diimplementasikan di tahun depan untuk mendorong  pertumbuhan ekonomi masyarakat dan nasional, serta menjaga kelestarian  ekosistem kelautan dan perikanan.
&amp;ldquo;Membuat sebuah kebijakan dan menerapkannya karena menyangkut  kepentingan masyarakat Indonesia yang begitu luas, tidaklah mudah. Yang  kita sampaikan dan belum terimplementasi itu bagian dari sosialisasi,  kita masih terus menyiapkan proses di balik itu sebagai payung hukum  yang clear dan jelas. Pada intinya kami mengelola sektor kelautan dan  perikanan adalah untuk kesejahteraan masyarakat,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor kelautan dan perikanan menunjukkan kinerja positif sepanjang tahun 2022. PNBP sektor kelautan dan perikanan mencapai Rp1,79 triliun.
&amp;ldquo;Kami mencoba dengan kondisi yang ada, dan melakukan yang terbaik. Tahun ini PNBP perikanan meningkat mencapai Rp1,79 triliun,&amp;rdquo; ungkap Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Senin (26/12/2022).
BACA JUGA:Realisasi PNBP Tembus Rp551,1 Triliun hingga Desember 2022
Trenggono merinci, perolehan PNBP sementara sebesar Rp1,79 triliun berasal dari sumber daya alam (SDA) perikanan sebanyak Rp1,1 triliun, non-SDA Rp611,8 miliar, serta BLU Rp44,3 miliar. Perolehan ini mencetak sejarah sebagai PNBP terbesar KKP sejak berdiri tahun 1999.
Sedangkan volume produksi perikanan sampai triwulan III tahun 2022 mencapai 18,45 juta ton yang terdiri dari hasil tangkapan sebanyak 5,97 juta ton, hasil perikanan budidaya 5,57 ton, dan rumput laut sebanyak 6,9 juta ton.
BACA JUGA:PNBP Imigrasi Capai Rp4,1 Triliun hingga Desember 2022
&amp;ldquo;Tahun ini kampung-kampung budidaya juga sudah berjalan di beberapa daerah, seperti kampung budidaya patin, rumput laut. Ke depan kami ingin membuat kawasan budidaya berbasis kawasan yang modern untuk komoditas udang,&amp;rdquo; tambahnya.


KKP mengusung lima program ekonomi biru dalam mengelola sektor  kelautan dan perikanan di Indonesia. Program yang mencakup hulu hingga  hilir tersebut berupa perluasan kawasan konservasi, penerapan kebijakan  penangkapan ikan terukur berbasis kuota, pengembangan budidaya  berkelanjutan, pengelolaan berkelanjutan pesisir dan pulau-pulau kecil,  serta penanganan sampah laut melalui program Bulan Cinta Laut (BCL).
Trenggono menambahkan, program ekonomi biru belum seluruhnya berjalan  di sepanjang tahun 2022. Untuk itu, pihaknya mengupayakan seluruh  program dapat diimplementasikan di tahun depan untuk mendorong  pertumbuhan ekonomi masyarakat dan nasional, serta menjaga kelestarian  ekosistem kelautan dan perikanan.
&amp;ldquo;Membuat sebuah kebijakan dan menerapkannya karena menyangkut  kepentingan masyarakat Indonesia yang begitu luas, tidaklah mudah. Yang  kita sampaikan dan belum terimplementasi itu bagian dari sosialisasi,  kita masih terus menyiapkan proses di balik itu sebagai payung hukum  yang clear dan jelas. Pada intinya kami mengelola sektor kelautan dan  perikanan adalah untuk kesejahteraan masyarakat,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
