<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Hari Ini Diprediksi Menguat ke 6.740-6.926 Jelang Akhir 2022</title><description>IHSG masih berpotensi bergerak mixed cenderung menguat pada sepanjang perdagangan hari ini, Selasa (27/12/2022).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/27/278/2734817/ihsg-hari-ini-diprediksi-menguat-ke-6-740-6-926-jelang-akhir-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/27/278/2734817/ihsg-hari-ini-diprediksi-menguat-ke-6-740-6-926-jelang-akhir-2022"/><item><title>IHSG Hari Ini Diprediksi Menguat ke 6.740-6.926 Jelang Akhir 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/27/278/2734817/ihsg-hari-ini-diprediksi-menguat-ke-6-740-6-926-jelang-akhir-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/27/278/2734817/ihsg-hari-ini-diprediksi-menguat-ke-6-740-6-926-jelang-akhir-2022</guid><pubDate>Selasa 27 Desember 2022 07:40 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/27/278/2734817/ihsg-hari-ini-diprediksi-menguat-ke-6-740-6-926-jelang-akhir-2022-eunDapWUW5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG Diprediksi Menguat (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/27/278/2734817/ihsg-hari-ini-diprediksi-menguat-ke-6-740-6-926-jelang-akhir-2022-eunDapWUW5.jpg</image><title>IHSG Diprediksi Menguat (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpotensi bergerak mixed cenderung menguat pada sepanjang perdagangan hari ini, Selasa (27/12/2022). Adapun pergerakan indeks saham akan berada di kisaran 6.740 &amp;ndash; 6.926.
Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto mengatakan, jika masalahnya hanya nilai transaksi, maka hasil yang mungkin kita lihat adalah penguatan saham yang sudah dibeli agak melambat, namun lambat masih lebih baik daripada menurun dan dari IHSG sendiri belum terlihat indikasi akan terjadinya downtrend.
BACA JUGA:Low Tuck Kwong Jadi Orang Terkaya Nomor 1 di Indonesia, Langsung Borong Saham BYAN Rp6,5 Miliar

&quot;Menurut kami kondisi yang sama masih akan terjadi dikarenakan nilai transaksi IHSG yang semakin menurun. Nampaknya pelaku pasar juga sedang mengurangi aktivitas transaksi sambil mengambil liburan akhir tahun,&quot; tulis William dalam analisisnya.
Dengan kondisi seperti ini, lanjut William, swing trading akan memakan waktu lebih lama dan scalping akan lebih sulit karena volatilitas yang menurun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yNi80LzE1OTU0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Namun secara teknikal IHSG masih memberikan sinyal penguatan lanjutan,&quot; katanya.
BACA JUGA:Low Tuck Kwong Jadi Orang Terkaya RI, Saham BYAN Meroket 600% Sepanjang 2022
Sebelumnya IHSG ditutup menguat sebesar 35,13 poin (+0.52%) menuju 6835,80 pada perdagangan hari Senin 26 Desember 2022.Sebanyak 231 saham menguat, 271 saham menurun, dan 203 saham tidak mengalami perubahan harga pada perdagangan kemarin.
Nilai transaksi mencapai 6.400T (all market). Nilai transaksi mengalami penurunan dibanding nilai transaksi sebelumnya.
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal.
ULTJ, buy, support 1465, resistance 1515.
RAFI, buy, support 142, resistance 168.
MDKA, wait and see, support 3900, resistance 4190.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpotensi bergerak mixed cenderung menguat pada sepanjang perdagangan hari ini, Selasa (27/12/2022). Adapun pergerakan indeks saham akan berada di kisaran 6.740 &amp;ndash; 6.926.
Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto mengatakan, jika masalahnya hanya nilai transaksi, maka hasil yang mungkin kita lihat adalah penguatan saham yang sudah dibeli agak melambat, namun lambat masih lebih baik daripada menurun dan dari IHSG sendiri belum terlihat indikasi akan terjadinya downtrend.
BACA JUGA:Low Tuck Kwong Jadi Orang Terkaya Nomor 1 di Indonesia, Langsung Borong Saham BYAN Rp6,5 Miliar

&quot;Menurut kami kondisi yang sama masih akan terjadi dikarenakan nilai transaksi IHSG yang semakin menurun. Nampaknya pelaku pasar juga sedang mengurangi aktivitas transaksi sambil mengambil liburan akhir tahun,&quot; tulis William dalam analisisnya.
Dengan kondisi seperti ini, lanjut William, swing trading akan memakan waktu lebih lama dan scalping akan lebih sulit karena volatilitas yang menurun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yNi80LzE1OTU0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Namun secara teknikal IHSG masih memberikan sinyal penguatan lanjutan,&quot; katanya.
BACA JUGA:Low Tuck Kwong Jadi Orang Terkaya RI, Saham BYAN Meroket 600% Sepanjang 2022
Sebelumnya IHSG ditutup menguat sebesar 35,13 poin (+0.52%) menuju 6835,80 pada perdagangan hari Senin 26 Desember 2022.Sebanyak 231 saham menguat, 271 saham menurun, dan 203 saham tidak mengalami perubahan harga pada perdagangan kemarin.
Nilai transaksi mencapai 6.400T (all market). Nilai transaksi mengalami penurunan dibanding nilai transaksi sebelumnya.
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal.
ULTJ, buy, support 1465, resistance 1515.
RAFI, buy, support 142, resistance 168.
MDKA, wait and see, support 3900, resistance 4190.</content:encoded></item></channel></rss>
