<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menakar Saham Perbankan di 2023, Masih Menarik?</title><description>Menakar pergerakan saham perbankan pada 2023 apakah masih menarik bagi investor?</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/27/278/2734936/menakar-saham-perbankan-di-2023-masih-menarik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/27/278/2734936/menakar-saham-perbankan-di-2023-masih-menarik"/><item><title>Menakar Saham Perbankan di 2023, Masih Menarik?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/27/278/2734936/menakar-saham-perbankan-di-2023-masih-menarik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/27/278/2734936/menakar-saham-perbankan-di-2023-masih-menarik</guid><pubDate>Selasa 27 Desember 2022 11:43 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/27/278/2734936/menakar-saham-perbankan-di-2023-masih-menarik-CSNTAjuoXT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menakar saham perbankan di 2023 (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/27/278/2734936/menakar-saham-perbankan-di-2023-masih-menarik-CSNTAjuoXT.jpg</image><title>Menakar saham perbankan di 2023 (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menakar pergerakan saham perbankan pada 2023 apakah masih menarik bagi investor? Saham berbasis perbankan dinilai masih menarik di tahun 2023. Di tengah suku bunga yang bergerak naik, meninggalkan new economic membuat bank digital justru dilepas, membuat balik ke old economic.
Senior Partner PT Astha Advisory Indonesia Hans Kwee mengatakan, bank konvensional masih kuat menahan transisi kenaikan suku bunga dengan kinerja mereka, seperti saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
BACA JUGA:Ini yang Bikin IHSG Ngegas Jelang Akhir Tahun

&quot;BBCA salah satu yang dipilih karena biasanya di akhir tahun bisa menguat, kita memang menunggu break 8.700 untuk BBCA saat ini,&quot; kata Hans dalam segmen Market Buzz Power Breakfast IDX, Selasa (27/12/2022).
Adapun sebelumnya Hans sudah merekomendasikan saham BBCA untuk BUY di level 8.350 - 8.900. Jika melemah, buy on weakness cukup bagus untuk BBCA.
BACA JUGA:IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.846

Meski Bank Indonesia (BI) kerek suku bunga lagi ke 5,5%, sementara bunga KPR BCA belum naik tahun ini.
&quot;Memang kalau kita lihat BCA ini cost of fund nya lebih rendah dibanding bank lainnya, jadi sebagian besar orang lebih percaya ke BCA sehingga cost of fund nya relatif rendah,&quot; ujar Hans.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selain bunga yang disalurkan lebih rendah, BCA bisa memilih konsumen.  Jadi menurut Hans ini sentimen yang positif bagi BCA sendiri.
Jika dilihat BI rate kemarin, The Fed naik 50 basis poin kita hanya  25 basis poin karena bank sentral melihat bahwa nilai tukar kita kuat  posisinya jadi tidak agresif menaikkan suku bunga.
&quot;Ke depan memang mungkin sekali ya Fed masih menaikkan suku bunga  50-75 basis poin, jadi BI itu kenaikannya cuma 50-75 basis poin dan itu  merupakan puncak suku bunga dan semester 2 akan ada pergerakan turun,&quot;  jelas Hans.
Adapun jika suku bunga naik ke 6%, yang terjadi pada perbankan adalah  perbandingan antara Fed Fund Rate dan suku bunga di Indonesia.
Menurut Hans memang perbankan tetap jadi pilihan pihaknya. BBRI  rekomendasi beli di 4.870 sampai level sekarang karena mengharapkan bisa  break ke 5.025 - 5.100 jadi bisa buy on weakness.
Saham-saham pilihan yang jadi rekomendasi Hans Kwee antara lain:
BBCA 8.350 &amp;ndash; 8.900 BUY
BBRI 4.870 &amp;ndash; 5.050 BUY
BBNI 9.275 &amp;ndash; 9.950 BUY
ICBP 9.925 &amp;ndash; 10.500 BUY</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menakar pergerakan saham perbankan pada 2023 apakah masih menarik bagi investor? Saham berbasis perbankan dinilai masih menarik di tahun 2023. Di tengah suku bunga yang bergerak naik, meninggalkan new economic membuat bank digital justru dilepas, membuat balik ke old economic.
Senior Partner PT Astha Advisory Indonesia Hans Kwee mengatakan, bank konvensional masih kuat menahan transisi kenaikan suku bunga dengan kinerja mereka, seperti saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
BACA JUGA:Ini yang Bikin IHSG Ngegas Jelang Akhir Tahun

&quot;BBCA salah satu yang dipilih karena biasanya di akhir tahun bisa menguat, kita memang menunggu break 8.700 untuk BBCA saat ini,&quot; kata Hans dalam segmen Market Buzz Power Breakfast IDX, Selasa (27/12/2022).
Adapun sebelumnya Hans sudah merekomendasikan saham BBCA untuk BUY di level 8.350 - 8.900. Jika melemah, buy on weakness cukup bagus untuk BBCA.
BACA JUGA:IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.846

Meski Bank Indonesia (BI) kerek suku bunga lagi ke 5,5%, sementara bunga KPR BCA belum naik tahun ini.
&quot;Memang kalau kita lihat BCA ini cost of fund nya lebih rendah dibanding bank lainnya, jadi sebagian besar orang lebih percaya ke BCA sehingga cost of fund nya relatif rendah,&quot; ujar Hans.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selain bunga yang disalurkan lebih rendah, BCA bisa memilih konsumen.  Jadi menurut Hans ini sentimen yang positif bagi BCA sendiri.
Jika dilihat BI rate kemarin, The Fed naik 50 basis poin kita hanya  25 basis poin karena bank sentral melihat bahwa nilai tukar kita kuat  posisinya jadi tidak agresif menaikkan suku bunga.
&quot;Ke depan memang mungkin sekali ya Fed masih menaikkan suku bunga  50-75 basis poin, jadi BI itu kenaikannya cuma 50-75 basis poin dan itu  merupakan puncak suku bunga dan semester 2 akan ada pergerakan turun,&quot;  jelas Hans.
Adapun jika suku bunga naik ke 6%, yang terjadi pada perbankan adalah  perbandingan antara Fed Fund Rate dan suku bunga di Indonesia.
Menurut Hans memang perbankan tetap jadi pilihan pihaknya. BBRI  rekomendasi beli di 4.870 sampai level sekarang karena mengharapkan bisa  break ke 5.025 - 5.100 jadi bisa buy on weakness.
Saham-saham pilihan yang jadi rekomendasi Hans Kwee antara lain:
BBCA 8.350 &amp;ndash; 8.900 BUY
BBRI 4.870 &amp;ndash; 5.050 BUY
BBNI 9.275 &amp;ndash; 9.950 BUY
ICBP 9.925 &amp;ndash; 10.500 BUY</content:encoded></item></channel></rss>
