<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Superkrane Mitra Utama (SKRN) Stock Split Saham dengan Rasio 1:5</title><description>PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) bakal melakukan pemecahan nilai nominal saham atau stock split.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/27/278/2734981/superkrane-mitra-utama-skrn-stock-split-saham-dengan-rasio-1-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/27/278/2734981/superkrane-mitra-utama-skrn-stock-split-saham-dengan-rasio-1-5"/><item><title>Superkrane Mitra Utama (SKRN) Stock Split Saham dengan Rasio 1:5</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/27/278/2734981/superkrane-mitra-utama-skrn-stock-split-saham-dengan-rasio-1-5</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/27/278/2734981/superkrane-mitra-utama-skrn-stock-split-saham-dengan-rasio-1-5</guid><pubDate>Selasa 27 Desember 2022 12:32 WIB</pubDate><dc:creator>Noviana Zahra Firdausi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/27/278/2734981/superkrane-mitra-utama-skrn-stock-split-saham-dengan-rasio-1-5-8nYXKPBAWz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">SKRN bakal stock split (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/27/278/2734981/superkrane-mitra-utama-skrn-stock-split-saham-dengan-rasio-1-5-8nYXKPBAWz.jpg</image><title>SKRN bakal stock split (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) bakal melakukan pemecahan nilai nominal saham atau stock split. Aksi korporasi ini untuk mendorong pertumbuhan likuiditas harga saham di pasar.
Dilansir dari Harian Neraca, Selasa (27/12/2022), SKRN telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 19 Desember 2022.
BACA JUGA:Punya Anak Usaha Baru, Emiten Kebab Baba Rafi Kucurkan Rp32,7 Miliar

Emiten konstruksi bangunan dalam siaran persnya di Jakarta, kemaron menyebutkan, pemecahan saham akan dilakukan pada saham jenis biasa (common stock) dengan rasio 1:5. Dengan demikian, nilai nominal saham bakal berubah dari Rp100 per saham menjadi Rp20 per saham untuk saham baru setelah stock split. Adapun jumlah saham SKRN nantinya akan menjadi 7,5 miliar lembar dari sebelumnya 1,5 miliar lembar.
BACA JUGA:Siap Listing di Bursa 2023, Emiten Data Sinergitama Jaya Pasang Harga Rp150/Saham

Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani mengatakan, aksi pemecahan nominal saham dilakukan emiten untuk meningkatkan likuiditas sahamnya. Saham yang dipecah juga bisa menjadi lebih terjangkau bagi investor. Namun Arjun menekankan bahwa investor umumnya akan memutuskan untuk membeli saham stock split dengan mempertimbangkan fundamental yang solid. Pasalnya, investor akan tetap membidik pertumbuhan harga ke depannya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Terlepas dari stock split, menurutnya, prospeknya SKRN cukup bagus.  Mereka mencatat kenaikan signifikan laba bersih dibandingkan dengan  periode yang sama tahun lalu dan berdasarkan metric rasio lain di  laporan keuangan mereka fundamental perusahaan ini terlihat sangat  solid.
Sebagai informasi, SKRN tercatat membukukan pendapatan sebesar  Rp449,48 miliar per September 2022, naik 74,21% dibandingkan dengan  periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp258,0 miliar. Dari sisi  bottom line, SKRN memperoleh laba periode berjalan sebesar Rp87,64  miliar atau naik 1.400% secara year on year (yoy) dibandingkan dengan  Januari&amp;mdash;September 2021 yang hanya Rp5,83 miliar.
Selain dari sisi fundamental, Arjun juga menyoroti soal basis  pelanggan SKRN yang banyak berasal dari perusahaan yang terlibat dengan  proyek Ibu Kota Negara (IKN). Dia memperkirakan proyek tersebut bisa  memberi dampak positif bagi SKRN.
Disampaikan Arjun, SKRN memiliki tingkat resistance yang cukup kuat  di level harga Rp2.400. Dia mengatakan investor yang telah mengakumulasi  saham SKRN bisa melakukan aksi tahan atau hold. Sementara itu, investor  yang berencana masuk ke saham SKRN bisa memulai akumulasi karena adanya  potensi kenaikan.
&amp;ldquo;Saya merekomendasi beli untuk SKRN dengan target harga Rp2.400 dengan harga support Rp2.180,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) bakal melakukan pemecahan nilai nominal saham atau stock split. Aksi korporasi ini untuk mendorong pertumbuhan likuiditas harga saham di pasar.
Dilansir dari Harian Neraca, Selasa (27/12/2022), SKRN telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 19 Desember 2022.
BACA JUGA:Punya Anak Usaha Baru, Emiten Kebab Baba Rafi Kucurkan Rp32,7 Miliar

Emiten konstruksi bangunan dalam siaran persnya di Jakarta, kemaron menyebutkan, pemecahan saham akan dilakukan pada saham jenis biasa (common stock) dengan rasio 1:5. Dengan demikian, nilai nominal saham bakal berubah dari Rp100 per saham menjadi Rp20 per saham untuk saham baru setelah stock split. Adapun jumlah saham SKRN nantinya akan menjadi 7,5 miliar lembar dari sebelumnya 1,5 miliar lembar.
BACA JUGA:Siap Listing di Bursa 2023, Emiten Data Sinergitama Jaya Pasang Harga Rp150/Saham

Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani mengatakan, aksi pemecahan nominal saham dilakukan emiten untuk meningkatkan likuiditas sahamnya. Saham yang dipecah juga bisa menjadi lebih terjangkau bagi investor. Namun Arjun menekankan bahwa investor umumnya akan memutuskan untuk membeli saham stock split dengan mempertimbangkan fundamental yang solid. Pasalnya, investor akan tetap membidik pertumbuhan harga ke depannya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Terlepas dari stock split, menurutnya, prospeknya SKRN cukup bagus.  Mereka mencatat kenaikan signifikan laba bersih dibandingkan dengan  periode yang sama tahun lalu dan berdasarkan metric rasio lain di  laporan keuangan mereka fundamental perusahaan ini terlihat sangat  solid.
Sebagai informasi, SKRN tercatat membukukan pendapatan sebesar  Rp449,48 miliar per September 2022, naik 74,21% dibandingkan dengan  periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp258,0 miliar. Dari sisi  bottom line, SKRN memperoleh laba periode berjalan sebesar Rp87,64  miliar atau naik 1.400% secara year on year (yoy) dibandingkan dengan  Januari&amp;mdash;September 2021 yang hanya Rp5,83 miliar.
Selain dari sisi fundamental, Arjun juga menyoroti soal basis  pelanggan SKRN yang banyak berasal dari perusahaan yang terlibat dengan  proyek Ibu Kota Negara (IKN). Dia memperkirakan proyek tersebut bisa  memberi dampak positif bagi SKRN.
Disampaikan Arjun, SKRN memiliki tingkat resistance yang cukup kuat  di level harga Rp2.400. Dia mengatakan investor yang telah mengakumulasi  saham SKRN bisa melakukan aksi tahan atau hold. Sementara itu, investor  yang berencana masuk ke saham SKRN bisa memulai akumulasi karena adanya  potensi kenaikan.
&amp;ldquo;Saya merekomendasi beli untuk SKRN dengan target harga Rp2.400 dengan harga support Rp2.180,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
