<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Bisa Jadi Raksasa Ekonomi Dunia, Ini Syaratnya</title><description>Syarat Indonesia menjadi raksasa ekonomi dunia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/27/320/2735070/indonesia-bisa-jadi-raksasa-ekonomi-dunia-ini-syaratnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/27/320/2735070/indonesia-bisa-jadi-raksasa-ekonomi-dunia-ini-syaratnya"/><item><title>Indonesia Bisa Jadi Raksasa Ekonomi Dunia, Ini Syaratnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/27/320/2735070/indonesia-bisa-jadi-raksasa-ekonomi-dunia-ini-syaratnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/27/320/2735070/indonesia-bisa-jadi-raksasa-ekonomi-dunia-ini-syaratnya</guid><pubDate>Selasa 27 Desember 2022 14:07 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/27/320/2735070/indonesia-bisa-jadi-raksasa-ekonomi-dunia-ini-syaratnya-0mhV57HwUG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Syarat Indonesia jadi raksasa ekonomi dunia (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/27/320/2735070/indonesia-bisa-jadi-raksasa-ekonomi-dunia-ini-syaratnya-0mhV57HwUG.jpg</image><title>Syarat Indonesia jadi raksasa ekonomi dunia (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Syarat Indonesia menjadi raksasa ekonomi dunia. Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengungkapkan sebagai negara berkembang dan berpopulasi besar, Indonesia diproyeksikan menjadi raksasa ekonomi dunia.
&amp;ldquo;Sebagai negara berkembang dan berpopulasi besar, Indonesia diproyeksikan menjadi raksasa ekonomi dunia. Prasyarat kemajuan ekonomi tersebut diantaranya jika kita mampu terus mendongkrak kualitas SDM dan kuantitas wirausaha dalam negeri,&amp;rdquo; kata Wapres, Selasa (27/12/2022).
BACA JUGA:Mantan Menkeu Sebut Ekonomi Dunia Sedang Tidak Baik-Baik Saja

Wapres mengatakan kewirausahaan juga akan menyumbang efek berjenjang karena dapat mengurangi pengangguran dan kemiskinan, sehingga dan seiring dengan tumbuhnya pendapatan dan kesejahteraan para pelakunya.
&amp;ldquo;Bahkan wirausaha kerap dapat menciptakan perubahan sosial yang positif melalui produk atau jasa yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan,&amp;rdquo; kata Wapres.
BACA JUGA:Melihat Apa Penyebab Terjadinya Krisis Ekonomi Dunia Tahun 1997 Sampai 1998?

Wapres pun mengungkapkan selama proses pemulihan ekonomi Indonesia setelah dilanda pandemi Covid-19 selama hampir tiga tahun ini, pemerintah terus mendorong UMKM dan wirausaha untuk bangkit melalui pemberdayaan, pemberian bantuan sosial, pembiayaan maupun pendampingan.
&amp;ldquo;Termasuk mendorong tumbuhnya ekosistem kewirausahaan seperti jejaring dan inkubasi bisnis, inovasi produk dan jasa berbasis riset, memanfaatkan pemanfaatan teknologi dan peningkatan literasi digital serta penciptaan iklim usaha yang kondusif,&amp;rdquo; tegas Wapres.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yNi80LzE1OTU0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Ke depan, kata Wapres, langkah-langkah ini akan terus ditata agar  berbagai program dan anggaran Kementerian, lembaga, Pemda maupun seluruh  pemangku kepentingan dapat saling bersinergi dalam sebuah desain besar  pengembangan Kewirausahaan Nasional.
Lebih lanjut, Wapres pun mendorong agar potensi Intan Pari yang  merupakan akronim dari Industri Pertanian dan Pariwisata harus terus  digali agar tercipta diversifikasi produktivitas, daya saing, serta  jangkauan pasar yang kian luas merambah pasar global, bukan hanya  nasional tapi juga pasar global.
&amp;ldquo;Upaya pengembangan koperasi UMKM dan wirausaha ini sangat penting  kita galakkan di seluruh daerah. karena lewat upaya ini kita ingin  membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,&amp;rdquo; katanya.
Pemerintah, kata Wapres, sangat menyadari besarnya potensi UMKM  termasuk kontribusinya terhadap PDB dan  pertumbuhan ekonomi maupun  perannya dalam penyerapan tenaga kerja.
&amp;ldquo;Namun, kita masih memiliki pekerjaan rumah yang cukup serius karena  mayoritas UMKM masih berskala mikro dan kecil. Selain itu, rasio  kewirausahaan Indonesia juga baru sekitar 3,47% yang mesti terus kita  tingkatkan,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Syarat Indonesia menjadi raksasa ekonomi dunia. Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengungkapkan sebagai negara berkembang dan berpopulasi besar, Indonesia diproyeksikan menjadi raksasa ekonomi dunia.
&amp;ldquo;Sebagai negara berkembang dan berpopulasi besar, Indonesia diproyeksikan menjadi raksasa ekonomi dunia. Prasyarat kemajuan ekonomi tersebut diantaranya jika kita mampu terus mendongkrak kualitas SDM dan kuantitas wirausaha dalam negeri,&amp;rdquo; kata Wapres, Selasa (27/12/2022).
BACA JUGA:Mantan Menkeu Sebut Ekonomi Dunia Sedang Tidak Baik-Baik Saja

Wapres mengatakan kewirausahaan juga akan menyumbang efek berjenjang karena dapat mengurangi pengangguran dan kemiskinan, sehingga dan seiring dengan tumbuhnya pendapatan dan kesejahteraan para pelakunya.
&amp;ldquo;Bahkan wirausaha kerap dapat menciptakan perubahan sosial yang positif melalui produk atau jasa yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan,&amp;rdquo; kata Wapres.
BACA JUGA:Melihat Apa Penyebab Terjadinya Krisis Ekonomi Dunia Tahun 1997 Sampai 1998?

Wapres pun mengungkapkan selama proses pemulihan ekonomi Indonesia setelah dilanda pandemi Covid-19 selama hampir tiga tahun ini, pemerintah terus mendorong UMKM dan wirausaha untuk bangkit melalui pemberdayaan, pemberian bantuan sosial, pembiayaan maupun pendampingan.
&amp;ldquo;Termasuk mendorong tumbuhnya ekosistem kewirausahaan seperti jejaring dan inkubasi bisnis, inovasi produk dan jasa berbasis riset, memanfaatkan pemanfaatan teknologi dan peningkatan literasi digital serta penciptaan iklim usaha yang kondusif,&amp;rdquo; tegas Wapres.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yNi80LzE1OTU0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Ke depan, kata Wapres, langkah-langkah ini akan terus ditata agar  berbagai program dan anggaran Kementerian, lembaga, Pemda maupun seluruh  pemangku kepentingan dapat saling bersinergi dalam sebuah desain besar  pengembangan Kewirausahaan Nasional.
Lebih lanjut, Wapres pun mendorong agar potensi Intan Pari yang  merupakan akronim dari Industri Pertanian dan Pariwisata harus terus  digali agar tercipta diversifikasi produktivitas, daya saing, serta  jangkauan pasar yang kian luas merambah pasar global, bukan hanya  nasional tapi juga pasar global.
&amp;ldquo;Upaya pengembangan koperasi UMKM dan wirausaha ini sangat penting  kita galakkan di seluruh daerah. karena lewat upaya ini kita ingin  membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,&amp;rdquo; katanya.
Pemerintah, kata Wapres, sangat menyadari besarnya potensi UMKM  termasuk kontribusinya terhadap PDB dan  pertumbuhan ekonomi maupun  perannya dalam penyerapan tenaga kerja.
&amp;ldquo;Namun, kita masih memiliki pekerjaan rumah yang cukup serius karena  mayoritas UMKM masih berskala mikro dan kecil. Selain itu, rasio  kewirausahaan Indonesia juga baru sekitar 3,47% yang mesti terus kita  tingkatkan,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
