<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Bendungan Sadawarna, Jokowi: Awas Kalau Produksi Padi Tidak Naik</title><description>Presiden Joko Widodo baru saja meresmikan bendungan Sadawarna di Kabupaten Subang dan Sumedang, Jawa Barat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/27/320/2735102/ada-bendungan-sadawarna-jokowi-awas-kalau-produksi-padi-tidak-naik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/27/320/2735102/ada-bendungan-sadawarna-jokowi-awas-kalau-produksi-padi-tidak-naik"/><item><title>Ada Bendungan Sadawarna, Jokowi: Awas Kalau Produksi Padi Tidak Naik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/27/320/2735102/ada-bendungan-sadawarna-jokowi-awas-kalau-produksi-padi-tidak-naik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/27/320/2735102/ada-bendungan-sadawarna-jokowi-awas-kalau-produksi-padi-tidak-naik</guid><pubDate>Selasa 27 Desember 2022 14:38 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/27/320/2735102/ada-bendungan-sadawarna-jokowi-awas-kalau-produksi-padi-tidak-naik-uIqNLDGodV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi resmikan bendungan (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/27/320/2735102/ada-bendungan-sadawarna-jokowi-awas-kalau-produksi-padi-tidak-naik-uIqNLDGodV.jpg</image><title>Jokowi resmikan bendungan (Foto: Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo baru saja meresmikan bendungan Sadawarna di Kabupaten Subang dan Sumedang, Jawa Barat. Dia berharap adanya bendungan tersebut bisa meningkatkan produktivitas pertanian.
Jokowi mengatakan dengan adanya bendungan Sadawarna tersebut, ditargetkan produksi pertanian meningkat dari sebelumnya 1,3 juta ton menjadi 1,8 ton per tahunnya. Hal tersebut juga ditekankan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk mengawal produktivitas pertanian di Jawa Barat.
BACA JUGA:Wih! Jawa Barat Bakal Dikepung 7 Bendungan Baru Tahun Depan

&quot;Waduk ini menghabiskan anggaran Rp2,60 triliun,, bukan uang sedikit. Kalau waduk sudah ada, nanti Indramayu tidak naik produksi padinya, Awas,&quot; ujar Presiden saat meresmikan bendungan Sadawarna, Selasa (27/12/2022).
Menurutnya dengan adanya bendungan tersebut bisa tetap mempertahankan predikat Indramayu sebagai kontributor terbesar dalam penghitungan surplus beras di Indonesia.
BACA JUGA:Resmikan Bendungan Sadawarna Rp2,06 Triliun, Presiden Jokowi: Bukan Uang Sedikit

&quot;Karena kita tahu Indramayu adalah penyumbang surplus nomor 1 terbesar di Indonesia dan kita harapkan tidak turun tapi naik dari 1,3 juta ton jadi 1,8 juta ton untuk kabupaten Indramayu,&quot; lanjut Presiden.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yNy80LzE1OTU3NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Presiden menjelaskan waduk Sadawarna mempunya luas genangan 680  hektar dan mampu mengairi kurang lebih 4280 hektar sawah yang ada di  bawahnya yang terbagi di Kabupaten Subang sebesar 2.517 ha dan Kabupaten  Indramayu sebesar 1.767 ha.
&quot;Kita harapkan dengan banyaknya waduk2 yang dibangun di Indonesia  kita harapkan produktivitas padi utamanya dan komoditas holtikultura dan  yang lain-lainnya bisa naik dan ketahanan pangan kita semakin baik,  kemandirian pangan semakin baik,&quot; kata Presiden.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menambahkan melalui pembangunan  bendungan cukup berdampak pada produktivitas pertanian yang ada di Jawa  Barat. Terutama pada 3 bendungan baru yang diresmikan di Sumedang,  seperti Bendungan Jatigede, Sadawarna, dan Cipanas.
&quot;Dengan bendungan ini (Sadawarna) insyaallah naik ke 1,8 juta ton per tahun,&quot; kata Ridwan Kamil.
Salah satu petani asal Sumedang yang diundang pada acara peresmian  tersebut, Asroni mengatakan pada peresmian Bendungan tersebut, Presiden  Jokowi juga sekaligus membagikan traktor. Totalnya ada 8 traktor yang  diberikan kepada 3 kabupeten, Sumedang, Indramayu, dan Subang.
&quot;Kalau 8 traktor untuk 3 kabupaten ya kurang, kalau pembangunan  irigasi tahun depan sudah terealisasi, bisa tercapai, 3 kali panen,  tetapi syaratnya satu, tetap ada pendampingan, itu semua aspek,  pendidikan, pemahaman kepada kami petani, termasuk infrastruktur,&quot;  pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo baru saja meresmikan bendungan Sadawarna di Kabupaten Subang dan Sumedang, Jawa Barat. Dia berharap adanya bendungan tersebut bisa meningkatkan produktivitas pertanian.
Jokowi mengatakan dengan adanya bendungan Sadawarna tersebut, ditargetkan produksi pertanian meningkat dari sebelumnya 1,3 juta ton menjadi 1,8 ton per tahunnya. Hal tersebut juga ditekankan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk mengawal produktivitas pertanian di Jawa Barat.
BACA JUGA:Wih! Jawa Barat Bakal Dikepung 7 Bendungan Baru Tahun Depan

&quot;Waduk ini menghabiskan anggaran Rp2,60 triliun,, bukan uang sedikit. Kalau waduk sudah ada, nanti Indramayu tidak naik produksi padinya, Awas,&quot; ujar Presiden saat meresmikan bendungan Sadawarna, Selasa (27/12/2022).
Menurutnya dengan adanya bendungan tersebut bisa tetap mempertahankan predikat Indramayu sebagai kontributor terbesar dalam penghitungan surplus beras di Indonesia.
BACA JUGA:Resmikan Bendungan Sadawarna Rp2,06 Triliun, Presiden Jokowi: Bukan Uang Sedikit

&quot;Karena kita tahu Indramayu adalah penyumbang surplus nomor 1 terbesar di Indonesia dan kita harapkan tidak turun tapi naik dari 1,3 juta ton jadi 1,8 juta ton untuk kabupaten Indramayu,&quot; lanjut Presiden.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yNy80LzE1OTU3NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Presiden menjelaskan waduk Sadawarna mempunya luas genangan 680  hektar dan mampu mengairi kurang lebih 4280 hektar sawah yang ada di  bawahnya yang terbagi di Kabupaten Subang sebesar 2.517 ha dan Kabupaten  Indramayu sebesar 1.767 ha.
&quot;Kita harapkan dengan banyaknya waduk2 yang dibangun di Indonesia  kita harapkan produktivitas padi utamanya dan komoditas holtikultura dan  yang lain-lainnya bisa naik dan ketahanan pangan kita semakin baik,  kemandirian pangan semakin baik,&quot; kata Presiden.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menambahkan melalui pembangunan  bendungan cukup berdampak pada produktivitas pertanian yang ada di Jawa  Barat. Terutama pada 3 bendungan baru yang diresmikan di Sumedang,  seperti Bendungan Jatigede, Sadawarna, dan Cipanas.
&quot;Dengan bendungan ini (Sadawarna) insyaallah naik ke 1,8 juta ton per tahun,&quot; kata Ridwan Kamil.
Salah satu petani asal Sumedang yang diundang pada acara peresmian  tersebut, Asroni mengatakan pada peresmian Bendungan tersebut, Presiden  Jokowi juga sekaligus membagikan traktor. Totalnya ada 8 traktor yang  diberikan kepada 3 kabupeten, Sumedang, Indramayu, dan Subang.
&quot;Kalau 8 traktor untuk 3 kabupaten ya kurang, kalau pembangunan  irigasi tahun depan sudah terealisasi, bisa tercapai, 3 kali panen,  tetapi syaratnya satu, tetap ada pendampingan, itu semua aspek,  pendidikan, pemahaman kepada kami petani, termasuk infrastruktur,&quot;  pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
