<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Putin Larang Ekspor Minyak Rusia ke Negara yang Terapkan Pembatasan Harga, Ada Indonesia?</title><description>Vladimir Putin menyampaikan tanggapan Rusia yang sudah lama ditunggu-tunggu terhadap pembatasan harga oleh negara-negara Barat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/28/320/2735571/putin-larang-ekspor-minyak-rusia-ke-negara-yang-terapkan-pembatasan-harga-ada-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/28/320/2735571/putin-larang-ekspor-minyak-rusia-ke-negara-yang-terapkan-pembatasan-harga-ada-indonesia"/><item><title>Putin Larang Ekspor Minyak Rusia ke Negara yang Terapkan Pembatasan Harga, Ada Indonesia?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/28/320/2735571/putin-larang-ekspor-minyak-rusia-ke-negara-yang-terapkan-pembatasan-harga-ada-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/28/320/2735571/putin-larang-ekspor-minyak-rusia-ke-negara-yang-terapkan-pembatasan-harga-ada-indonesia</guid><pubDate>Rabu 28 Desember 2022 10:40 WIB</pubDate><dc:creator>Khairunnisa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/28/320/2735571/putin-larang-ekspor-minyak-rusia-ke-negara-yang-terapkan-pembatasan-harga-ada-indonesia-9v9NlYqEzP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Vladamir Putin (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/28/320/2735571/putin-larang-ekspor-minyak-rusia-ke-negara-yang-terapkan-pembatasan-harga-ada-indonesia-9v9NlYqEzP.jpg</image><title>Vladamir Putin (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan tanggapan Rusia yang sudah lama ditunggu-tunggu terhadap pembatasan harga oleh negara-negara Barat.
Putin menandatangani sebuah dekrit yang melarang pengiriman pasokan minyak mentah dan produk minyak lainnya mulai 1 Februari mendatang selama lima bulan bagi negara-negara yang memberlakukan pembatasan harga.
BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Melonjak Gegara China dan Rusia

Kelompok Tujuh (G7) negara-negara besar, Uni Eropa dan Australia bulan ini menyetujui pembatasan harga minyak mentah lintas laut Rusia maksimal $60 per barel efektif mulai 5 Desember lalu, akibat &amp;ldquo;operasi militer khusus&amp;rdquo; Moskow di Ukraina.
Dekrit yang diterbitkan di portal pemerintah dan situs web Kremlin itu merupakan tanggapan langsung terhadap &amp;ldquo;tindakan tidak ramah dan bertentangan dengan hukum internasional oleh Amerika Serikat dan negara-negara asing serta organisasi-organisasi internasional yang bergabung dengan mereka,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yNi80LzE1OTU0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Pengiriman minyak dan produk minyak Rusia ke entitas dan individu asing dilarang, dengan syarat bahwa dalam kontrak untuk pasokan ini penggunaan mekanisme penetapan harga maksimum secara langsung atau tidak langsung dipertimbangkan,&amp;rdquo; demikian bunyi dekrit itu, merujuk secara khusus kepada AS dan negara asing lainnya yang telah memberlakukan pembatasan harga.
BACA JUGA:Badai Salju Bikin Harga Minyak Dunia Meroket

Dekrit yang mencakup sebuah klausul yang memungkinkan Putin untuk membatalkan larangan tersebut dalam kasus-kasus khusus, menyatakan: Kebijakan ini mulai berlaku pada 1 Februari 2023 hingga 1 Juli 2023.Ekspor minyak mentah akan dilarang mulai 1 Februari mendatang, namun tanggal pelarangan ekspor produk minyak lainnya akan ditetapkan oleh pemerintah Rusia dan bisa jadi setelah 1 Februari.
Pembatasan harga yang belum pernah dilakukan sebelumnya, bahkan pada masa Perang Dingin antara Barat dan Uni Soviet, ditujukan untuk melumpuhkan pendapatan Rusia dan upaya militer Moskow di Ukraina.
Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov mengatakan pada Selasa bahwa defisit anggaran Rusia bisa jadi lebih besar dari PDB sebesar 2% yang direncanakan pada 2023, di mana pembatasan harga minyak akan menekan pendapatan ekspor, menjadi rintangan fiskal tambahan bagi Moskow, ketika pemerintah Putin menghabiskan banyak uang untuk melancarkan kampanye militernya di Ukraina.
Meski demikian, beberapa pengamat mengatakan bahwa pembatasan harga itu hanya akan berdampak kecil terhadap pendapatan minyak yang saat ini diperoleh Moskow.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan tanggapan Rusia yang sudah lama ditunggu-tunggu terhadap pembatasan harga oleh negara-negara Barat.
Putin menandatangani sebuah dekrit yang melarang pengiriman pasokan minyak mentah dan produk minyak lainnya mulai 1 Februari mendatang selama lima bulan bagi negara-negara yang memberlakukan pembatasan harga.
BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Melonjak Gegara China dan Rusia

Kelompok Tujuh (G7) negara-negara besar, Uni Eropa dan Australia bulan ini menyetujui pembatasan harga minyak mentah lintas laut Rusia maksimal $60 per barel efektif mulai 5 Desember lalu, akibat &amp;ldquo;operasi militer khusus&amp;rdquo; Moskow di Ukraina.
Dekrit yang diterbitkan di portal pemerintah dan situs web Kremlin itu merupakan tanggapan langsung terhadap &amp;ldquo;tindakan tidak ramah dan bertentangan dengan hukum internasional oleh Amerika Serikat dan negara-negara asing serta organisasi-organisasi internasional yang bergabung dengan mereka,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yNi80LzE1OTU0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Pengiriman minyak dan produk minyak Rusia ke entitas dan individu asing dilarang, dengan syarat bahwa dalam kontrak untuk pasokan ini penggunaan mekanisme penetapan harga maksimum secara langsung atau tidak langsung dipertimbangkan,&amp;rdquo; demikian bunyi dekrit itu, merujuk secara khusus kepada AS dan negara asing lainnya yang telah memberlakukan pembatasan harga.
BACA JUGA:Badai Salju Bikin Harga Minyak Dunia Meroket

Dekrit yang mencakup sebuah klausul yang memungkinkan Putin untuk membatalkan larangan tersebut dalam kasus-kasus khusus, menyatakan: Kebijakan ini mulai berlaku pada 1 Februari 2023 hingga 1 Juli 2023.Ekspor minyak mentah akan dilarang mulai 1 Februari mendatang, namun tanggal pelarangan ekspor produk minyak lainnya akan ditetapkan oleh pemerintah Rusia dan bisa jadi setelah 1 Februari.
Pembatasan harga yang belum pernah dilakukan sebelumnya, bahkan pada masa Perang Dingin antara Barat dan Uni Soviet, ditujukan untuk melumpuhkan pendapatan Rusia dan upaya militer Moskow di Ukraina.
Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov mengatakan pada Selasa bahwa defisit anggaran Rusia bisa jadi lebih besar dari PDB sebesar 2% yang direncanakan pada 2023, di mana pembatasan harga minyak akan menekan pendapatan ekspor, menjadi rintangan fiskal tambahan bagi Moskow, ketika pemerintah Putin menghabiskan banyak uang untuk melancarkan kampanye militernya di Ukraina.
Meski demikian, beberapa pengamat mengatakan bahwa pembatasan harga itu hanya akan berdampak kecil terhadap pendapatan minyak yang saat ini diperoleh Moskow.</content:encoded></item></channel></rss>
