<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha Hotel dan Restoran Happy PPKM Dicabut</title><description>Jokowi) membuka peluang menyudahi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat seiring semakin terkendalinya penanganan Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/28/320/2735731/pengusaha-hotel-dan-restoran-happy-ppkm-dicabut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/28/320/2735731/pengusaha-hotel-dan-restoran-happy-ppkm-dicabut"/><item><title>Pengusaha Hotel dan Restoran Happy PPKM Dicabut</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/28/320/2735731/pengusaha-hotel-dan-restoran-happy-ppkm-dicabut</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/28/320/2735731/pengusaha-hotel-dan-restoran-happy-ppkm-dicabut</guid><pubDate>Rabu 28 Desember 2022 14:00 WIB</pubDate><dc:creator>Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/28/320/2735731/pengusaha-hotel-dan-restoran-happy-ppkm-dicabut-XM3zXUARxf.JPG" expression="full" type="image/jpeg">PHRI (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/28/320/2735731/pengusaha-hotel-dan-restoran-happy-ppkm-dicabut-XM3zXUARxf.JPG</image><title>PHRI (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka peluang menyudahi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) seiring semakin terkendalinya penanganan Covid-19.
Hal itu disambut baik oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Ketua PHRI DKI Jakarta, Sutrisno Iwantono mengatakan, dicabutnya PPKM merupakan sesuatu yang sangat menggembirakan.
BACA JUGA:Jokowi Kucurkan Subsidi Ongkir Transportasi Stabilkan Harga Pangan

&quot;Itu suatu arah yang baik, kalau PPKM dicabut tentu traffic akan meningkat, kalau traffic meningkat itu artinya hotel dan restoran juga mengalami perbaikan,&quot; kata Sutrisno kepada MPI, Rabu (28/12/2022).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yNi80LzE1OTU0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sutrisno menyebut, selain pandemi Covid-19, pengusaha hotel juga harus bersiap menghadapi kemungkinan resesi ekonomi global yang diprediksi terjadi di tahun 2023.
BACA JUGA:Alasan Kenapa Presiden Jokowi Pilih Muhammad Ali Jadi KSAL

Sehingga ia berharap pemerintah bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang bisa mendorong dan mendatangkan wisatawan domestik untuk berkunjung.&quot;Event-event pemerintah bisa banyak dilakukan, sehingga bisa memberikan kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan di hotel-hotel. Untuk wisatawan asing juga kita harapkan, tapi kita tidak bisa memastikan bahwa income mereka tidak terganggu oleh resesi,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka peluang menyudahi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) seiring semakin terkendalinya penanganan Covid-19.
Hal itu disambut baik oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Ketua PHRI DKI Jakarta, Sutrisno Iwantono mengatakan, dicabutnya PPKM merupakan sesuatu yang sangat menggembirakan.
BACA JUGA:Jokowi Kucurkan Subsidi Ongkir Transportasi Stabilkan Harga Pangan

&quot;Itu suatu arah yang baik, kalau PPKM dicabut tentu traffic akan meningkat, kalau traffic meningkat itu artinya hotel dan restoran juga mengalami perbaikan,&quot; kata Sutrisno kepada MPI, Rabu (28/12/2022).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yNi80LzE1OTU0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sutrisno menyebut, selain pandemi Covid-19, pengusaha hotel juga harus bersiap menghadapi kemungkinan resesi ekonomi global yang diprediksi terjadi di tahun 2023.
BACA JUGA:Alasan Kenapa Presiden Jokowi Pilih Muhammad Ali Jadi KSAL

Sehingga ia berharap pemerintah bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang bisa mendorong dan mendatangkan wisatawan domestik untuk berkunjung.&quot;Event-event pemerintah bisa banyak dilakukan, sehingga bisa memberikan kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan di hotel-hotel. Untuk wisatawan asing juga kita harapkan, tapi kita tidak bisa memastikan bahwa income mereka tidak terganggu oleh resesi,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
