<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>UMKM di Jakarta Dapat Guyuran KUR Rp10,7 Triliun</title><description>Provinsi DKI Jakarta mendukung pemberdayaan UMKM di wilayah DKI Jakarta melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/28/320/2735851/umkm-di-jakarta-dapat-guyuran-kur-rp10-7-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/28/320/2735851/umkm-di-jakarta-dapat-guyuran-kur-rp10-7-triliun"/><item><title>UMKM di Jakarta Dapat Guyuran KUR Rp10,7 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/28/320/2735851/umkm-di-jakarta-dapat-guyuran-kur-rp10-7-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/28/320/2735851/umkm-di-jakarta-dapat-guyuran-kur-rp10-7-triliun</guid><pubDate>Rabu 28 Desember 2022 16:02 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/28/320/2735851/umkm-di-jakarta-dapat-guyuran-kur-rp10-7-triliun-zOjr7vS8IW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KUR DKI Jakarta (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/28/320/2735851/umkm-di-jakarta-dapat-guyuran-kur-rp10-7-triliun-zOjr7vS8IW.jpg</image><title>KUR DKI Jakarta (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Provinsi DKI Jakarta mendukung pemberdayaan UMKM di wilayah DKI Jakarta melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Adapun angka penyaluran KUR ini mencapai Rp10,79 triliun kepada 205.705 debitur.
BACA JUGA:Alasan BLT UMKM Dihapus pada 2023

&quot;Selain itu, terdapat penyaluran pembiayaan Ultra Mikro (UMi) yang mencapai Rp389,64 miliar kepada 92.238 debitur hingga November 2022,&quot; ujar Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi DKI Jakarta Alfiker Siringoringo di Jakarta, Rabu (28/12/2022).
Untuk menjaga momentum pemulihan di berbagai sektor dengan tetap mengedepankan keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi di wilayah DKI Jakarta, melalui Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), hingga 30 November 2022 pemerintah telah merealisasikan dana sebesar Rp4,19 triliun untuk klaster Kesehatan dan Perlindungan Sosial.
BACA JUGA:BLT UMKM Cair Lagi! 5.000 Pelaku Usaha Dapat Rp600.000

Di sisi lain, sektor perdagangan besar masih tumbuh positif melanjutkan momentum perbaikan ekonomi, efek dari fluktuasi harga komoditas yang berkontribusi terhadap sumbangan penerimaan dari PPN yang lebih tinggi dari penerimaan jenis pajak lainnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yNi80LzE1OTU0Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selain itu, melalui Kep Dirjen Bea dan Cukai Nomor 173/BC/2022  terdapat perubahan target Bea Masuk untuk KPU Tanjung Priok yang  dinaikkan menjadi Rp60 miliar, dan target Cukai diturunkan menjadi Rp1  miliar.
&quot;Adapun dari sisi belanja, terdapat kebijakan revisi dari DJA untuk  menggeser anggaran yang diblokir Automatic Adjustment,&quot; tandas Alfiker.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Provinsi DKI Jakarta mendukung pemberdayaan UMKM di wilayah DKI Jakarta melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Adapun angka penyaluran KUR ini mencapai Rp10,79 triliun kepada 205.705 debitur.
BACA JUGA:Alasan BLT UMKM Dihapus pada 2023

&quot;Selain itu, terdapat penyaluran pembiayaan Ultra Mikro (UMi) yang mencapai Rp389,64 miliar kepada 92.238 debitur hingga November 2022,&quot; ujar Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi DKI Jakarta Alfiker Siringoringo di Jakarta, Rabu (28/12/2022).
Untuk menjaga momentum pemulihan di berbagai sektor dengan tetap mengedepankan keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi di wilayah DKI Jakarta, melalui Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), hingga 30 November 2022 pemerintah telah merealisasikan dana sebesar Rp4,19 triliun untuk klaster Kesehatan dan Perlindungan Sosial.
BACA JUGA:BLT UMKM Cair Lagi! 5.000 Pelaku Usaha Dapat Rp600.000

Di sisi lain, sektor perdagangan besar masih tumbuh positif melanjutkan momentum perbaikan ekonomi, efek dari fluktuasi harga komoditas yang berkontribusi terhadap sumbangan penerimaan dari PPN yang lebih tinggi dari penerimaan jenis pajak lainnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yNi80LzE1OTU0Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selain itu, melalui Kep Dirjen Bea dan Cukai Nomor 173/BC/2022  terdapat perubahan target Bea Masuk untuk KPU Tanjung Priok yang  dinaikkan menjadi Rp60 miliar, dan target Cukai diturunkan menjadi Rp1  miliar.
&quot;Adapun dari sisi belanja, terdapat kebijakan revisi dari DJA untuk  menggeser anggaran yang diblokir Automatic Adjustment,&quot; tandas Alfiker.</content:encoded></item></channel></rss>
