<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Medco Energi (MEDC) Dapat Pinjaman dari Bank Asing Rp6,55 Triliun</title><description>PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mendapat pinjaman dari sejumlah bank asing senilai Rp6,55 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/29/278/2736420/medco-energi-medc-dapat-pinjaman-dari-bank-asing-rp6-55-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/29/278/2736420/medco-energi-medc-dapat-pinjaman-dari-bank-asing-rp6-55-triliun"/><item><title>Medco Energi (MEDC) Dapat Pinjaman dari Bank Asing Rp6,55 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/29/278/2736420/medco-energi-medc-dapat-pinjaman-dari-bank-asing-rp6-55-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/29/278/2736420/medco-energi-medc-dapat-pinjaman-dari-bank-asing-rp6-55-triliun</guid><pubDate>Kamis 29 Desember 2022 13:20 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/29/278/2736420/medco-energi-medc-dapat-pinjaman-dari-bank-asing-rp6-55-triliun-FISCARvttF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">MEDC kantongi pinjaman dari bank asing (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/29/278/2736420/medco-energi-medc-dapat-pinjaman-dari-bank-asing-rp6-55-triliun-FISCARvttF.jpg</image><title>MEDC kantongi pinjaman dari bank asing (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mendapat pinjaman dari sejumlah bank asing senilai Rp6,55 triliun.  Pinjaman tersebut akan digunakan untuk melunasi utang.
Corporate Secretary MEDC Siendy K. Wisandana mengatakan, MEDC telah menandatangani perubahan dan pernyataan kembali perjanjian fasilitas dengan sejumlah bank pemberi pinjaman pada 23 Desember 2022.
BACA JUGA:Direktur Medco Energi Raup Rp3,2 Miliar Usai Jual 3 Juta Saham MEDC

Bank tersebut adalah Australia and New Zealand Banking Group Limited, Cabang Singapura, PT Bank ANZ Indonesia, ING Bank N.V. Singapore Branch (ING), dan Societe Generale Singapore Branch (SG). Adapun, nilai pokok pinjaman dalam perjanjian kembali tersebut sebesar USD420 juta atau setara dengan Rp6,55 triliun (kurs Rp15.605 per dolar AS) untuk pelunasan utang.
&amp;ldquo;Tujuan dari pinjaman ini untuk pelunasan sisa hutang berdasarkan perjanjian sebelumnya, dan untuk pembiayaan operasi dan biaya modal,&amp;rdquo; jelas Siendy.
BACA JUGA:Daftar Rekomendasi Saham Hari Ini MEDC hingga PTPP

Pinjaman teranyar MEDC ini akan jatuh tempo pada 31 Desember 2028 dan tidak akan menyebabkan dampak khusus pada kinerja dan operasional perusahaan. &amp;ldquo;Namun, kejadian akan menyebabkan bertambahnya kewajiban keuangan secara material,&amp;rdquo;kata Siendy.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;MEDC tercatat meraup laba bersih yang diatribusikan ke pemilik  entitas induk melesat 614,39% dari sebesar USD56,12 juta pada sembilan  bulan 2021, menjadi sebesar USD400,92 juta pada sembilan bulan 2022 atau  setara dengan Rp6,10 triliun, (kurs BI September 2022 Rp15.232 per  dolar AS). Perseroan juga mencetak kenaikan pada laba per saham menjadi  senilai USD0,016 sampai September 2022, dari tahun sebelumnya senilai  USD0,002.
Selanjutnya, total aset MEDC juga meningkat menjadi USD6,87 miliar  sampai September 2022 dari catatan hingga Desember 2021 sebesar USD5,68  miliar. Adapun, total liabilitas sebesar USD5,23 miliar dan ekuitas  USD1,64 miliar per September 2022.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mendapat pinjaman dari sejumlah bank asing senilai Rp6,55 triliun.  Pinjaman tersebut akan digunakan untuk melunasi utang.
Corporate Secretary MEDC Siendy K. Wisandana mengatakan, MEDC telah menandatangani perubahan dan pernyataan kembali perjanjian fasilitas dengan sejumlah bank pemberi pinjaman pada 23 Desember 2022.
BACA JUGA:Direktur Medco Energi Raup Rp3,2 Miliar Usai Jual 3 Juta Saham MEDC

Bank tersebut adalah Australia and New Zealand Banking Group Limited, Cabang Singapura, PT Bank ANZ Indonesia, ING Bank N.V. Singapore Branch (ING), dan Societe Generale Singapore Branch (SG). Adapun, nilai pokok pinjaman dalam perjanjian kembali tersebut sebesar USD420 juta atau setara dengan Rp6,55 triliun (kurs Rp15.605 per dolar AS) untuk pelunasan utang.
&amp;ldquo;Tujuan dari pinjaman ini untuk pelunasan sisa hutang berdasarkan perjanjian sebelumnya, dan untuk pembiayaan operasi dan biaya modal,&amp;rdquo; jelas Siendy.
BACA JUGA:Daftar Rekomendasi Saham Hari Ini MEDC hingga PTPP

Pinjaman teranyar MEDC ini akan jatuh tempo pada 31 Desember 2028 dan tidak akan menyebabkan dampak khusus pada kinerja dan operasional perusahaan. &amp;ldquo;Namun, kejadian akan menyebabkan bertambahnya kewajiban keuangan secara material,&amp;rdquo;kata Siendy.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;MEDC tercatat meraup laba bersih yang diatribusikan ke pemilik  entitas induk melesat 614,39% dari sebesar USD56,12 juta pada sembilan  bulan 2021, menjadi sebesar USD400,92 juta pada sembilan bulan 2022 atau  setara dengan Rp6,10 triliun, (kurs BI September 2022 Rp15.232 per  dolar AS). Perseroan juga mencetak kenaikan pada laba per saham menjadi  senilai USD0,016 sampai September 2022, dari tahun sebelumnya senilai  USD0,002.
Selanjutnya, total aset MEDC juga meningkat menjadi USD6,87 miliar  sampai September 2022 dari catatan hingga Desember 2021 sebesar USD5,68  miliar. Adapun, total liabilitas sebesar USD5,23 miliar dan ekuitas  USD1,64 miliar per September 2022.</content:encoded></item></channel></rss>
