<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>WICO Tunda Rencana Private Placement Tahap 2   </title><description>WICO memutuskan menunda pelaksanaan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/29/278/2736473/wico-tunda-rencana-private-placement-tahap-2</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/29/278/2736473/wico-tunda-rencana-private-placement-tahap-2"/><item><title>WICO Tunda Rencana Private Placement Tahap 2   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/29/278/2736473/wico-tunda-rencana-private-placement-tahap-2</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/29/278/2736473/wico-tunda-rencana-private-placement-tahap-2</guid><pubDate>Kamis 29 Desember 2022 14:12 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/29/278/2736473/wico-tunda-rencana-private-placement-tahap-2-LYDkxGSCJJ.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Rencana Private Placement WICO. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/29/278/2736473/wico-tunda-rencana-private-placement-tahap-2-LYDkxGSCJJ.jfif</image><title>Rencana Private Placement WICO. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - PT Wicaksana Overseas International Tbk (WICO) memutuskan menunda pelaksanaan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) tahap kedua atau private placement. Semula aksi korporasi tersebut dilaksanakan akhir tahun ini.
&amp;ldquo;Penundaan pelaksanaan PMTHMETD tahap kedua ini disebabkan persetujuan dari DKSH Holding AG selaku pemegang saham pengendali perseroan yang akan melakukan penyetoran modal, masih dalam proses,&amp;rdquo; kata Presiden Direktur WICO Roni Setiawan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Kamis (29/12/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Hasil Lengkap RUPSLB MNC Vision Networks (IPTV), Setujui Private Placement
Sebelumnya, perseroan telah menyelesaikan private placement tahap pertama dengan melepas 122,35 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp500 per saham. DKSH Holding AG selaku pemegang saham pengendali perseroan melaksanakan penambahan modal tersebut senilai Rp61,17 miliar.
Adapun, sebesar 59,09% dari dana hasil private placement akan digunakan untuk melunasi jumlah terutang atas pembelian bahan baku dari pemasok atau supplier perseroan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Saham Anjlok 70%, Ini Alasan GOTO Private Placement
Kemudian, sebesar 13,60% akan digunakan untuk melunasi utang perseroan kepada DKSH Corporate Shared Services Center Sdn. Bhd. (DKSH CSSC) terkait jasa/layanan hosting dan support services, serta pemeliharaan yang telah diberikan oleh DKSH CSSC kepada perseroan.&amp;ldquo;Serta sejumlah 27,30% dari dana yang diterima akan digunakan sebagai modal kerja untuk mendukung kegiatan operasional perseroan sehari-hari,&amp;rdquo; ungkap Roni.
Setelah pelaksanaan PMTHMETD tahap pertama, jumlah modal ditempatkan dan modal disetor perseroan meningkat menjadi sebanyak 1,39 miliar saham atau dengan nilai total nominal sebesar Rp695,65 miliar. Seluruh saham baru yang diterbitkan dalam rangka penambahan modal ini diambil bagian oleh DKSH Holding AG yang merupakan pemegang saham utama dan pengendali perseroan.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Wicaksana Overseas International Tbk (WICO) memutuskan menunda pelaksanaan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) tahap kedua atau private placement. Semula aksi korporasi tersebut dilaksanakan akhir tahun ini.
&amp;ldquo;Penundaan pelaksanaan PMTHMETD tahap kedua ini disebabkan persetujuan dari DKSH Holding AG selaku pemegang saham pengendali perseroan yang akan melakukan penyetoran modal, masih dalam proses,&amp;rdquo; kata Presiden Direktur WICO Roni Setiawan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Kamis (29/12/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;Hasil Lengkap RUPSLB MNC Vision Networks (IPTV), Setujui Private Placement
Sebelumnya, perseroan telah menyelesaikan private placement tahap pertama dengan melepas 122,35 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp500 per saham. DKSH Holding AG selaku pemegang saham pengendali perseroan melaksanakan penambahan modal tersebut senilai Rp61,17 miliar.
Adapun, sebesar 59,09% dari dana hasil private placement akan digunakan untuk melunasi jumlah terutang atas pembelian bahan baku dari pemasok atau supplier perseroan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Saham Anjlok 70%, Ini Alasan GOTO Private Placement
Kemudian, sebesar 13,60% akan digunakan untuk melunasi utang perseroan kepada DKSH Corporate Shared Services Center Sdn. Bhd. (DKSH CSSC) terkait jasa/layanan hosting dan support services, serta pemeliharaan yang telah diberikan oleh DKSH CSSC kepada perseroan.&amp;ldquo;Serta sejumlah 27,30% dari dana yang diterima akan digunakan sebagai modal kerja untuk mendukung kegiatan operasional perseroan sehari-hari,&amp;rdquo; ungkap Roni.
Setelah pelaksanaan PMTHMETD tahap pertama, jumlah modal ditempatkan dan modal disetor perseroan meningkat menjadi sebanyak 1,39 miliar saham atau dengan nilai total nominal sebesar Rp695,65 miliar. Seluruh saham baru yang diterbitkan dalam rangka penambahan modal ini diambil bagian oleh DKSH Holding AG yang merupakan pemegang saham utama dan pengendali perseroan.</content:encoded></item></channel></rss>
