<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Turun Kena Aksi Ambil Untung</title><description>Harga emas melemah pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB) menghentikan kenaikan selama dua hari berturut-turut.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/29/320/2736181/harga-emas-turun-kena-aksi-ambil-untung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/29/320/2736181/harga-emas-turun-kena-aksi-ambil-untung"/><item><title>Harga Emas Turun Kena Aksi Ambil Untung</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/29/320/2736181/harga-emas-turun-kena-aksi-ambil-untung</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/29/320/2736181/harga-emas-turun-kena-aksi-ambil-untung</guid><pubDate>Kamis 29 Desember 2022 06:47 WIB</pubDate><dc:creator>Noviana Zahra Firdausi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/29/320/2736181/harga-emas-turun-kena-aksi-ambil-untung-oPqRr8BRTA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga Emas Turun (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/29/320/2736181/harga-emas-turun-kena-aksi-ambil-untung-oPqRr8BRTA.jpg</image><title>Harga Emas Turun (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Harga emas melemah pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB) menghentikan kenaikan selama dua hari berturut-turut karena aksi ambil untung setelah dolar AS berbalik menguat ,didukung oleh imbal hasil obligasi Pemerintah AS yang lebih tinggi di tengah harapan rebound kuat dalam pertumbuhan China
Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, tergelincir 7,30 dolar AS atau 0,40 persen menjadi ditutup pada 1.815,80 dolar AS per ounce, setelah diperdagangkan menyentuh level tertinggi sesi di 1.822,80 dolar AS dan terendah di 1.804,20 dolar AS.
BACA JUGA:Naik Rp6.000, Harga Emas Antam Hari Ini Dijual Rp1.014.000/Gram

Harga emas berjangka bertambah 18,90 dolar AS atau 1,05 persen menjadi 1.823,10 dolar AS pada Selasa (27/12/2022), setelah terangkat 8,90 dolar AS atau 0,5 persen menjadi 1.804,20 dolar AS pada Jumat (23/12/2022), dan anjlok 30,10 dolar AS atau 1,65 persen menjadi 1.795,30 dolar AS pada Kamis (22/12/2022).
Bursa Comex ditutup pada Senin (26/12/2022) untuk hari libur Natal.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yOC80LzE1OTY3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dolar terapresiasi pada perdagangan Rabu (28/12/2022) dengan indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, menguat 0,31 persen menjadi 104,4770 pada pukul 15.00 waktu setempat (20.00 GMT).
BACA JUGA:Dolar AS Tak Lagi Perkasa, Harga Emas Dunia Naik

Faktor perdagangan teknis juga membebani emas, karena logam mulia memantul dari batas yang awalnya dibuat pada Juni.National Association of Realtors melaporkan Rabu (28/12/2022) bahwa indeks penjualan rumah yang tertunda (kontrak penjualan telah ditandatangani namun belum diselesaikan) turun 4,0 persen menjadi 73,9 pada November, setelah turun 4,7 persen menjadi 77,0 yang direvisi pada Oktober.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 37,7 sen atau 1,56 persen, menjadi menetap di 23,84 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun 12,5 dolar AS atau 1,21 persen, menjadi ditutup pada 1.020,20 dolar AS per ounce.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga emas melemah pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB) menghentikan kenaikan selama dua hari berturut-turut karena aksi ambil untung setelah dolar AS berbalik menguat ,didukung oleh imbal hasil obligasi Pemerintah AS yang lebih tinggi di tengah harapan rebound kuat dalam pertumbuhan China
Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, tergelincir 7,30 dolar AS atau 0,40 persen menjadi ditutup pada 1.815,80 dolar AS per ounce, setelah diperdagangkan menyentuh level tertinggi sesi di 1.822,80 dolar AS dan terendah di 1.804,20 dolar AS.
BACA JUGA:Naik Rp6.000, Harga Emas Antam Hari Ini Dijual Rp1.014.000/Gram

Harga emas berjangka bertambah 18,90 dolar AS atau 1,05 persen menjadi 1.823,10 dolar AS pada Selasa (27/12/2022), setelah terangkat 8,90 dolar AS atau 0,5 persen menjadi 1.804,20 dolar AS pada Jumat (23/12/2022), dan anjlok 30,10 dolar AS atau 1,65 persen menjadi 1.795,30 dolar AS pada Kamis (22/12/2022).
Bursa Comex ditutup pada Senin (26/12/2022) untuk hari libur Natal.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yOC80LzE1OTY3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dolar terapresiasi pada perdagangan Rabu (28/12/2022) dengan indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, menguat 0,31 persen menjadi 104,4770 pada pukul 15.00 waktu setempat (20.00 GMT).
BACA JUGA:Dolar AS Tak Lagi Perkasa, Harga Emas Dunia Naik

Faktor perdagangan teknis juga membebani emas, karena logam mulia memantul dari batas yang awalnya dibuat pada Juni.National Association of Realtors melaporkan Rabu (28/12/2022) bahwa indeks penjualan rumah yang tertunda (kontrak penjualan telah ditandatangani namun belum diselesaikan) turun 4,0 persen menjadi 73,9 pada November, setelah turun 4,7 persen menjadi 77,0 yang direvisi pada Oktober.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 37,7 sen atau 1,56 persen, menjadi menetap di 23,84 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun 12,5 dolar AS atau 1,21 persen, menjadi ditutup pada 1.020,20 dolar AS per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
