<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Truk 'Obesitas' Muatan Semen Tercebur di Pelabuhan Merak, Kemenhub Buka Suara</title><description>Kementerian Perhubungan buka suara soal truk jatuh ke laut pada saat pemuatan kendaraan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/29/320/2736375/truk-obesitas-muatan-semen-tercebur-di-pelabuhan-merak-kemenhub-buka-suara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/29/320/2736375/truk-obesitas-muatan-semen-tercebur-di-pelabuhan-merak-kemenhub-buka-suara"/><item><title>Truk 'Obesitas' Muatan Semen Tercebur di Pelabuhan Merak, Kemenhub Buka Suara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/29/320/2736375/truk-obesitas-muatan-semen-tercebur-di-pelabuhan-merak-kemenhub-buka-suara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/29/320/2736375/truk-obesitas-muatan-semen-tercebur-di-pelabuhan-merak-kemenhub-buka-suara</guid><pubDate>Kamis 29 Desember 2022 12:30 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/29/320/2736375/truk-obesitas-muatan-semen-tercebur-di-pelabuhan-merak-kemenhub-buka-suara-jsf7sgSsxx.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi pelabuhan merak. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/29/320/2736375/truk-obesitas-muatan-semen-tercebur-di-pelabuhan-merak-kemenhub-buka-suara-jsf7sgSsxx.JPG</image><title>Ilustrasi pelabuhan merak. (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA  &amp;ndash; Kementerian Perhubungan (Kemenhub) buka suara soal truk jatuh ke laut pada saat pemuatan kendaraan di KMP. Labitra Karina tepatnya di Dermaga 5, Pelabuhan Penyeberangan Merak pada Rabu, 28 Desember  2022 pukul 20.05 WIB.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno menjelaskan bahwa pada saat pemuatan, truk tersangkut di rampdoor akibat ban serep tersangkut. Truk yang bermuatan semen tersebut diduga Over Dimension dan Over Loading (ODOL).

&amp;ldquo;Saat pengambilan ban serep karena alur cukup kencang mengakibatkan gardan truk patah. Sesudah kejadian usaha evakuasi telah dilakukan dengan menggunakan mobil derek dan menarik dengan truk lain, namun karena truk dalam keadaan terjepit evakuasi tidak berhasil. Pada pukul 22.38 WIB truk tercebur ke laut, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,&amp;rdquo; kata Hendro dalam pernyataan tertulis, Kamis (29/12/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Lagi, Truk Tercebur di Laut Pelabuhan Merak Saat Naik Kapal
Hendro menyatakan bahwa usai kejadian tersebut telah dilakukan koordinasi dengan sejumlah stakeholder terkait seperti PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Kepolisian, operator, dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Provinsi Banten.

&amp;ldquo;Kondisi dermaga dan movable bridge saat ini aman. Truk yang mengalami insiden membawa muatan semen, saat ini sedang diselidiki apakah truk tersebut membawa muatan berlebih atau tidak,&quot; kata Hendro.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yNi8xLzE1OTUyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Hendro juga meminta kepada petugas di lapangan untuk menindak tegas terhadap truk bermuatan yang berlebihan guna menjamin keselamatan perjalanan.

&quot;Kami juga sudah meminta pada petugas di lapangan untuk bertindak tegas kepada truk yang akan menyeberang jika terlihat melanggar batas dimensi dan muatan,&amp;rdquo; tegasnya.

Dia mengimbau bagi yang akan melakukan perjalanan khususnya melalui jalur penyeberangan agar tetap berhati-hati dan memantau perkembangan cuaca yang berlaku setiap harinya agar dapat mengantisipasi potensi cuaca buruk.

Selain itu, Hendro juga meminta agar pengusaha maupun operator truk untuk tetap mengawasi batas muatan dan dimensi yang diperbolehkan saat akan melakukan perjalanan agar tetap memenuhi unsur keselamatan.</description><content:encoded>JAKARTA  &amp;ndash; Kementerian Perhubungan (Kemenhub) buka suara soal truk jatuh ke laut pada saat pemuatan kendaraan di KMP. Labitra Karina tepatnya di Dermaga 5, Pelabuhan Penyeberangan Merak pada Rabu, 28 Desember  2022 pukul 20.05 WIB.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno menjelaskan bahwa pada saat pemuatan, truk tersangkut di rampdoor akibat ban serep tersangkut. Truk yang bermuatan semen tersebut diduga Over Dimension dan Over Loading (ODOL).

&amp;ldquo;Saat pengambilan ban serep karena alur cukup kencang mengakibatkan gardan truk patah. Sesudah kejadian usaha evakuasi telah dilakukan dengan menggunakan mobil derek dan menarik dengan truk lain, namun karena truk dalam keadaan terjepit evakuasi tidak berhasil. Pada pukul 22.38 WIB truk tercebur ke laut, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,&amp;rdquo; kata Hendro dalam pernyataan tertulis, Kamis (29/12/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Lagi, Truk Tercebur di Laut Pelabuhan Merak Saat Naik Kapal
Hendro menyatakan bahwa usai kejadian tersebut telah dilakukan koordinasi dengan sejumlah stakeholder terkait seperti PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Kepolisian, operator, dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Provinsi Banten.

&amp;ldquo;Kondisi dermaga dan movable bridge saat ini aman. Truk yang mengalami insiden membawa muatan semen, saat ini sedang diselidiki apakah truk tersebut membawa muatan berlebih atau tidak,&quot; kata Hendro.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yNi8xLzE1OTUyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Hendro juga meminta kepada petugas di lapangan untuk menindak tegas terhadap truk bermuatan yang berlebihan guna menjamin keselamatan perjalanan.

&quot;Kami juga sudah meminta pada petugas di lapangan untuk bertindak tegas kepada truk yang akan menyeberang jika terlihat melanggar batas dimensi dan muatan,&amp;rdquo; tegasnya.

Dia mengimbau bagi yang akan melakukan perjalanan khususnya melalui jalur penyeberangan agar tetap berhati-hati dan memantau perkembangan cuaca yang berlaku setiap harinya agar dapat mengantisipasi potensi cuaca buruk.

Selain itu, Hendro juga meminta agar pengusaha maupun operator truk untuk tetap mengawasi batas muatan dan dimensi yang diperbolehkan saat akan melakukan perjalanan agar tetap memenuhi unsur keselamatan.</content:encoded></item></channel></rss>
