<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Penampakan Stiker 'Keluarga Miskin' Penerima Bansos PKH hingga BLT BBM</title><description>Penampakan stiker khusus dengan tulisan 'keluarga miskin' di rumah keluarga penerima bantuan sosial (bansos).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/29/320/2736552/ini-penampakan-stiker-keluarga-miskin-penerima-bansos-pkh-hingga-blt-bbm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/29/320/2736552/ini-penampakan-stiker-keluarga-miskin-penerima-bansos-pkh-hingga-blt-bbm"/><item><title>Ini Penampakan Stiker 'Keluarga Miskin' Penerima Bansos PKH hingga BLT BBM</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/29/320/2736552/ini-penampakan-stiker-keluarga-miskin-penerima-bansos-pkh-hingga-blt-bbm</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/29/320/2736552/ini-penampakan-stiker-keluarga-miskin-penerima-bansos-pkh-hingga-blt-bbm</guid><pubDate>Kamis 29 Desember 2022 15:25 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/29/320/2736552/ini-penampakan-stiker-keluarga-miskin-penerima-bansos-pkh-hingga-blt-bbm-31AGmUjrV4.png" expression="full" type="image/jpeg">Penampakan Stiker Keluarga Miskin Penerima Bansos (Foto: Dinsos/Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/29/320/2736552/ini-penampakan-stiker-keluarga-miskin-penerima-bansos-pkh-hingga-blt-bbm-31AGmUjrV4.png</image><title>Penampakan Stiker Keluarga Miskin Penerima Bansos (Foto: Dinsos/Antara)</title></images><description>JAKARTA - Penampakan stiker khusus dengan tulisan 'keluarga miskin' di rumah keluarga penerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

Stiker yang ditempel di rumah keluarga miskin dilengkapi dengan kode batang untuk mengecek data penyaluran bantuan dari pemerintah kepada keluarga yang bersangkutan.

&quot;Kalau barcode (kode batang) stiker itu di-scan (dipindai), bisa kelihatan riwayat intervensi yang sudah diberikan pemerintah kepada keluarga itu,&quot; ujar Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya Anna Fajriatin di Surabaya seperti dilansir Antara, Kamis (29/12/2022).
BACA JUGA:Tenang, Bansos dan BLT Ini Masih Cair di 2023

Pemasangan stiker 'keluarga miskin' penerima bansos dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Surabaya di Provinsi Jawa Timur.

Dia mengatakan bahwa pemasangan stiker di rumah 75.069 keluarga yang meliputi 219.427 jiwa dimulai dari wilayah Kelurahan Gubeng pada Rabu 28 Desember 2022 dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2022.

&quot;Di awal tahun ada 1.300.000 jiwa (penerima bantuan sosial), kemudian sekarang turun menjadi 219.427 jiwa. Penurunan ini setelah diberikan intervensi dan dilakukan checking (pengecekan) lagi dengan kriteria atau indikator terkait keluarga miskin,&quot; kata Anna.

Stiker 'Keluarga Miskin' antara lain ditempelkan di rumah keluarga Bambang Hariadi (46) di Jalan Gubeng Klingsingan I, Kota Surabaya.

Dia tidak mempermasalahkan pemasangan stiker penanda penerima bantuan sosial dari pemerintah di rumahnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xOS8xLzE1OTA0My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kode batang pada stiker yang ditempel di rumah Bambang menunjukkan keluarganya merupakan penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM, BLT Minyak Goreng, hingga bantuan seragam sekolah.
&amp;#8203;&amp;#8203;&amp;#8203;&amp;#8203;&amp;#8203;&amp;#8203;&amp;#8203;
Istri Bambang, Aminah, mengatakan bahwa keluarganya juga mendapat bantuan modal untuk usaha toko kelontong dari Pemerintah Kota Surabaya.

&quot;Harapannya, semoga nantinya (toko kelontong) bisa berkembang, maju, dan bertambah modalnya,&quot; kata dia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Penampakan stiker khusus dengan tulisan 'keluarga miskin' di rumah keluarga penerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

Stiker yang ditempel di rumah keluarga miskin dilengkapi dengan kode batang untuk mengecek data penyaluran bantuan dari pemerintah kepada keluarga yang bersangkutan.

&quot;Kalau barcode (kode batang) stiker itu di-scan (dipindai), bisa kelihatan riwayat intervensi yang sudah diberikan pemerintah kepada keluarga itu,&quot; ujar Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya Anna Fajriatin di Surabaya seperti dilansir Antara, Kamis (29/12/2022).
BACA JUGA:Tenang, Bansos dan BLT Ini Masih Cair di 2023

Pemasangan stiker 'keluarga miskin' penerima bansos dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Surabaya di Provinsi Jawa Timur.

Dia mengatakan bahwa pemasangan stiker di rumah 75.069 keluarga yang meliputi 219.427 jiwa dimulai dari wilayah Kelurahan Gubeng pada Rabu 28 Desember 2022 dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2022.

&quot;Di awal tahun ada 1.300.000 jiwa (penerima bantuan sosial), kemudian sekarang turun menjadi 219.427 jiwa. Penurunan ini setelah diberikan intervensi dan dilakukan checking (pengecekan) lagi dengan kriteria atau indikator terkait keluarga miskin,&quot; kata Anna.

Stiker 'Keluarga Miskin' antara lain ditempelkan di rumah keluarga Bambang Hariadi (46) di Jalan Gubeng Klingsingan I, Kota Surabaya.

Dia tidak mempermasalahkan pemasangan stiker penanda penerima bantuan sosial dari pemerintah di rumahnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xOS8xLzE1OTA0My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kode batang pada stiker yang ditempel di rumah Bambang menunjukkan keluarganya merupakan penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM, BLT Minyak Goreng, hingga bantuan seragam sekolah.
&amp;#8203;&amp;#8203;&amp;#8203;&amp;#8203;&amp;#8203;&amp;#8203;&amp;#8203;
Istri Bambang, Aminah, mengatakan bahwa keluarganya juga mendapat bantuan modal untuk usaha toko kelontong dari Pemerintah Kota Surabaya.

&quot;Harapannya, semoga nantinya (toko kelontong) bisa berkembang, maju, dan bertambah modalnya,&quot; kata dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
