<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Serapan Right Issue SMGR dan BRIS Capai Rp10,4 Triliun</title><description>Rights Issue Dua BUMN berjalan sukses di akhir tahun 2022 dan mendapatkan respon positif dari Menteri BUMN Erick Thohir.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/30/278/2737141/serapan-right-issue-smgr-dan-bris-capai-rp10-4-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/30/278/2737141/serapan-right-issue-smgr-dan-bris-capai-rp10-4-triliun"/><item><title>Serapan Right Issue SMGR dan BRIS Capai Rp10,4 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/30/278/2737141/serapan-right-issue-smgr-dan-bris-capai-rp10-4-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/30/278/2737141/serapan-right-issue-smgr-dan-bris-capai-rp10-4-triliun</guid><pubDate>Jum'at 30 Desember 2022 13:27 WIB</pubDate><dc:creator>Clara Amelia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/30/278/2737141/serapan-right-issue-smgr-dan-bris-capai-rp10-4-triliun-u40Qc1l6k4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rights issu BRIS dan SMGR (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/30/278/2737141/serapan-right-issue-smgr-dan-bris-capai-rp10-4-triliun-u40Qc1l6k4.jpg</image><title>Rights issu BRIS dan SMGR (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Rights Issue Dua BUMN berjalan sukses di akhir tahun 2022 dan mendapatkan respon positif dari Menteri BUMN Erick Thohir. Pasalnya, serapan right issue PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) mencapai Rp10,4 triliun.
Erick Thohir mengungkapkan, aksi korporasi rights issue dimaksudkan menjaga permodalan BUMN agar tidak bergantung terlalu besar pada utang. Strategi ini penting untuk mendorong potensi perluasan bisnis BUMN ke depan.
BACA JUGA:Rights Issue Semen Indonesia Serap Rp2,5 Triliun Dana Publik

&quot;Jangan dibilang utang lagi, yang namanya aksi korporasi kan macam-macam, apakah menambah modal dari peran pemerintah, penambahan modal dari aksi korporasi pasar, kemitraan strategis, dan lain-lain,&quot; ujarnya dilansir dari Harian Neraca, Jumat (30/12/2022).
Bauran pengelolaan keuangan BUMN itu telah membawa perusahaan negara tersebut semakin sehat secara keseluruhan. Secara umum, Erick menurunkan beban utang BUMN dari 38% menjadi 34%, sehingga rata-rata BUMN kini memiliki postur keuangan 60% dari modal, dan sisanya dari utang. Padahal biasanya, perusahaan lain dikelola dengan komposisi 70% utang dan 30% modal.
BACA JUGA:Rights Issue BSI Kelebihan Permintaan 1,4 Kali

BUMN kata Erick, sudah membuktikan bagaimana profitabilitas BUMN dari Rp124,7 triliun tahun lalu menjadi naik Rp155 triliun padahal baru 9 bulan pertama tahun 2022. &amp;ldquo;Kontribusi kita melalui dividen juga naik pada saat Covid-19, lebih tinggi Rp68 triliun, menjadi Rp1.198 triliun dibandingkan dengan 3 tahun sebelumnya Rp1.130 triliun,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Erick menegaskan, pihaknya tidak sembarangan memberikan lampu hijau  bagi BUMN yang ingin melakukan rights issue. Penambahan modal ditujukan  bagi BUMN dengan industri yang memiliki prospek dan potensi baik ke  depan. &amp;ldquo;Untuk memperluas bisnis, berarti permodalan harus kuat, dan  bisnis serta masa depan harus bagus. Jangan hanya tambah-tambah modal,  tetapi sunset industry. Perkuat modal karena memang ada investasi baru  yang menjanjikan dan bukan hanya membuat proyek,&amp;rdquo; kata Erick.
Sebagai informasi, rights issue BSI mengalami kelebihan permintaan  atau oversubscribed sebanyak 1,4 kali. Hal ini menunjukan investor baik  dari dalam dan luar negeri semakin percaya terhadap kinerja bank  bersandi saham BRIS tersebut. Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery  Gunardi mengatakan aksi korporasi ini selain berhasil meningkatkan free  float sesuai dengan ketentuan yang berlaku, juga menunjukan kepercayaan  investor yang semakin kuat terhadap kinerja fundamental perseroan.
Kemudian SMGR sukses melaksanakan right issue dengan total pemesanan  mencapai 96,9% dari keseluruhan transaksi. Aksi korporasi ini menjadi  salah satu langkah strategis yang dilakukan SMGR untuk mendukung kinerja  perusahaan terutama untuk program-program ESG dan pengembangan bisnis.  SMGR berhasil menyerap rights issue porsi publik sebesar 93,68% setara  Rp2,56 triliun, dengan begitu total dana yang diraup senilai Rp5,4  triliun.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Rights Issue Dua BUMN berjalan sukses di akhir tahun 2022 dan mendapatkan respon positif dari Menteri BUMN Erick Thohir. Pasalnya, serapan right issue PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) mencapai Rp10,4 triliun.
Erick Thohir mengungkapkan, aksi korporasi rights issue dimaksudkan menjaga permodalan BUMN agar tidak bergantung terlalu besar pada utang. Strategi ini penting untuk mendorong potensi perluasan bisnis BUMN ke depan.
BACA JUGA:Rights Issue Semen Indonesia Serap Rp2,5 Triliun Dana Publik

&quot;Jangan dibilang utang lagi, yang namanya aksi korporasi kan macam-macam, apakah menambah modal dari peran pemerintah, penambahan modal dari aksi korporasi pasar, kemitraan strategis, dan lain-lain,&quot; ujarnya dilansir dari Harian Neraca, Jumat (30/12/2022).
Bauran pengelolaan keuangan BUMN itu telah membawa perusahaan negara tersebut semakin sehat secara keseluruhan. Secara umum, Erick menurunkan beban utang BUMN dari 38% menjadi 34%, sehingga rata-rata BUMN kini memiliki postur keuangan 60% dari modal, dan sisanya dari utang. Padahal biasanya, perusahaan lain dikelola dengan komposisi 70% utang dan 30% modal.
BACA JUGA:Rights Issue BSI Kelebihan Permintaan 1,4 Kali

BUMN kata Erick, sudah membuktikan bagaimana profitabilitas BUMN dari Rp124,7 triliun tahun lalu menjadi naik Rp155 triliun padahal baru 9 bulan pertama tahun 2022. &amp;ldquo;Kontribusi kita melalui dividen juga naik pada saat Covid-19, lebih tinggi Rp68 triliun, menjadi Rp1.198 triliun dibandingkan dengan 3 tahun sebelumnya Rp1.130 triliun,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8wNy80LzE1NjM4Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Erick menegaskan, pihaknya tidak sembarangan memberikan lampu hijau  bagi BUMN yang ingin melakukan rights issue. Penambahan modal ditujukan  bagi BUMN dengan industri yang memiliki prospek dan potensi baik ke  depan. &amp;ldquo;Untuk memperluas bisnis, berarti permodalan harus kuat, dan  bisnis serta masa depan harus bagus. Jangan hanya tambah-tambah modal,  tetapi sunset industry. Perkuat modal karena memang ada investasi baru  yang menjanjikan dan bukan hanya membuat proyek,&amp;rdquo; kata Erick.
Sebagai informasi, rights issue BSI mengalami kelebihan permintaan  atau oversubscribed sebanyak 1,4 kali. Hal ini menunjukan investor baik  dari dalam dan luar negeri semakin percaya terhadap kinerja bank  bersandi saham BRIS tersebut. Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery  Gunardi mengatakan aksi korporasi ini selain berhasil meningkatkan free  float sesuai dengan ketentuan yang berlaku, juga menunjukan kepercayaan  investor yang semakin kuat terhadap kinerja fundamental perseroan.
Kemudian SMGR sukses melaksanakan right issue dengan total pemesanan  mencapai 96,9% dari keseluruhan transaksi. Aksi korporasi ini menjadi  salah satu langkah strategis yang dilakukan SMGR untuk mendukung kinerja  perusahaan terutama untuk program-program ESG dan pengembangan bisnis.  SMGR berhasil menyerap rights issue porsi publik sebesar 93,68% setara  Rp2,56 triliun, dengan begitu total dana yang diraup senilai Rp5,4  triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
