<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tutup Perdagangan Bursa 2022, Ini Pesan Wapres Ma'ruf Amin</title><description>Ma&amp;rsquo;ruf Amin menutup perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/30/278/2737285/tutup-perdagangan-bursa-2022-ini-pesan-wapres-ma-ruf-amin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/30/278/2737285/tutup-perdagangan-bursa-2022-ini-pesan-wapres-ma-ruf-amin"/><item><title>Tutup Perdagangan Bursa 2022, Ini Pesan Wapres Ma'ruf Amin</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/30/278/2737285/tutup-perdagangan-bursa-2022-ini-pesan-wapres-ma-ruf-amin</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/30/278/2737285/tutup-perdagangan-bursa-2022-ini-pesan-wapres-ma-ruf-amin</guid><pubDate>Jum'at 30 Desember 2022 15:34 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/30/278/2737285/tutup-perdagangan-bursa-2022-ini-pesan-wapres-ma-ruf-amin-UTK5RqLngU.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Maruf Amin (Foto: Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/30/278/2737285/tutup-perdagangan-bursa-2022-ini-pesan-wapres-ma-ruf-amin-UTK5RqLngU.jpeg</image><title>Wapres Maruf Amin (Foto: Setwapres)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin menutup perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022.
Wapres pun mengapresiasi capaian kerja seluruh pelaku ekonomi, salah satunya BEI dalam menjaga aktivitas ekonomi, keuangan, dan pasar modal sepanjang tahun 2022 meskipun dihadapkan pada sejumlah tantangan global.
BACA JUGA:Simak Rekomendasi Saham Awal Tahun 2023, Auto Cuan

&amp;ldquo;Dengan penuh rasa syukur, Perdagangan Bursa Efek Indonesia tahun 2022 secara resmi saya nyatakan ditutup. Selamat menyambut tahun baru 2023,&amp;rdquo; kata Wapres dalam sambutannya secara virtual, Jumat (30/12/2022).
Pada kesempatan itu, Wapres mengapresiasi di tengah keterpurukan ekonomi akibat pandemi  Covid 19, ketidakpastian situasi geopolitik yang memicu krisis energi dan pangan, serta inflasi di berbagai negara, perekonomian Indonesia justru tumbuh mencapai 5,72% pada triwulan III tahun 2022.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yOC80LzE1OTY3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah dan melampaui angka sebelum pandemi,&amp;rdquo; tutur Wapres.
BACA JUGA:Saham Naik hingga 50%, Emiten Properti NZIA Disoroti BEI&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Selain itu, tambah Wapres, inflasi sampai dengan November 2022 juga masih terkendali meskipun ada sedikit peningkatan. Tidak hanya itu, aktivitas pasar modal pun cukup bergairah sepanjang tahun ini.&amp;ldquo;Hingga Desember ini, IHSG mempertahankan pertumbuhan positif sekitar 3 persen dengan rata-rata nilai transaksi harian sekitar Rp14 triliun,&amp;rdquo; papar Wapres.
&amp;ldquo;Kapitalisasi pasar meningkat, dan menjadi bursa terbesar di kawasan ASEAN,&amp;rdquo; imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Wapres juga memaparkan lima alasan yang mendasari optimismenya untuk menyambut tahun 2023. Yang Pertama, kata Wapres, pemulihan ekonomi berjalan di jalur yang tepat dengan indeks manufaktur ekspansif, ekspor tumbuh, dan surplus neraca perdagangan terus membesar. Namun demikian, Wapres mengimbau agar seluruh pihak tidak terlena dengan pencapaian ini dan tetap waspada akan tantangan ke depan.
&amp;ldquo;Meskipun demikian, antisipasi atas situasi ekonomi global dan kemungkinan pelambatan ekonomi di negara-negara mitra dagang utama kita, tetap diperlukan,&amp;rdquo; terangnya mengingatkan.
Kedua, sebut Wapres, sektor keuangan sehat dan kuat, terlebih sekarang diperkokoh dengan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. Ia menilai, sinergi pemerintah serta peran otoritas sektor keuangan, seperti Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), akan makin kuat dalam menjaga sektor keuangan.
&amp;ldquo;Perluasan peran LPS dalam penjaminan asuransi akan lebih meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi nasional,&amp;rdquo; ujarnya optimis.
Ketiga, Wapres mengungkapkan, sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mulai bangkit melalui berbagai program Pemulihan Ekonomi Nasional, implementasi Undang-Undang Cipta Kerja, dan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.
&amp;ldquo;Keempat, sektor ekonomi dan keuangan syariah terus menunjukkan pertumbuhan. Perkembangan pasar modal syariah juga menggembirakan,&amp;rdquo; lanjutnya.
Hal tersebut, sambung Wapres, terlihat dari Indeks Saham Syariah Indonesia sepanjang 2022 tumbuh 9,4% dibandingkan 2021 sekaligus nilai sukuk korporasi meningkat sebesar 20,23 %.
&amp;ldquo;Terakhir, penanganan kasus Covid-19 terkendali, dan cakupan vaksinasi maupun booster semakin luas,&amp;rdquo; ucapnya.
Dengan kelima kondisi tersebut, Wapres berharap, kinerja pasar modal Indonesia tumbuh positif pada 2023, banyak perusahaan akan go public, termasuk sektor UMKM yang naik kelas, serta berkembangnya penawaran efek melalui urun dana berbasis teknologi informasi. Ia pun berpesan, agar seluruh pihak, termasuk para regulator, untuk terus meningkatkan kinerjanya agar kondisi baik dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.
&amp;ldquo;Di lain pihak, regulator dan pengawas pasar modal, baik OJK maupun BEI, agar lebih meningkatkan pengawasan dan perlindungan bagi investor, sehingga kepercayaan investor akan semakin tinggi terhadap pasar modal Indonesia,&amp;rdquo; pesan Wapres.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin menutup perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022.
Wapres pun mengapresiasi capaian kerja seluruh pelaku ekonomi, salah satunya BEI dalam menjaga aktivitas ekonomi, keuangan, dan pasar modal sepanjang tahun 2022 meskipun dihadapkan pada sejumlah tantangan global.
BACA JUGA:Simak Rekomendasi Saham Awal Tahun 2023, Auto Cuan

&amp;ldquo;Dengan penuh rasa syukur, Perdagangan Bursa Efek Indonesia tahun 2022 secara resmi saya nyatakan ditutup. Selamat menyambut tahun baru 2023,&amp;rdquo; kata Wapres dalam sambutannya secara virtual, Jumat (30/12/2022).
Pada kesempatan itu, Wapres mengapresiasi di tengah keterpurukan ekonomi akibat pandemi  Covid 19, ketidakpastian situasi geopolitik yang memicu krisis energi dan pangan, serta inflasi di berbagai negara, perekonomian Indonesia justru tumbuh mencapai 5,72% pada triwulan III tahun 2022.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yOC80LzE1OTY3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah dan melampaui angka sebelum pandemi,&amp;rdquo; tutur Wapres.
BACA JUGA:Saham Naik hingga 50%, Emiten Properti NZIA Disoroti BEI&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Selain itu, tambah Wapres, inflasi sampai dengan November 2022 juga masih terkendali meskipun ada sedikit peningkatan. Tidak hanya itu, aktivitas pasar modal pun cukup bergairah sepanjang tahun ini.&amp;ldquo;Hingga Desember ini, IHSG mempertahankan pertumbuhan positif sekitar 3 persen dengan rata-rata nilai transaksi harian sekitar Rp14 triliun,&amp;rdquo; papar Wapres.
&amp;ldquo;Kapitalisasi pasar meningkat, dan menjadi bursa terbesar di kawasan ASEAN,&amp;rdquo; imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Wapres juga memaparkan lima alasan yang mendasari optimismenya untuk menyambut tahun 2023. Yang Pertama, kata Wapres, pemulihan ekonomi berjalan di jalur yang tepat dengan indeks manufaktur ekspansif, ekspor tumbuh, dan surplus neraca perdagangan terus membesar. Namun demikian, Wapres mengimbau agar seluruh pihak tidak terlena dengan pencapaian ini dan tetap waspada akan tantangan ke depan.
&amp;ldquo;Meskipun demikian, antisipasi atas situasi ekonomi global dan kemungkinan pelambatan ekonomi di negara-negara mitra dagang utama kita, tetap diperlukan,&amp;rdquo; terangnya mengingatkan.
Kedua, sebut Wapres, sektor keuangan sehat dan kuat, terlebih sekarang diperkokoh dengan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. Ia menilai, sinergi pemerintah serta peran otoritas sektor keuangan, seperti Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), akan makin kuat dalam menjaga sektor keuangan.
&amp;ldquo;Perluasan peran LPS dalam penjaminan asuransi akan lebih meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi nasional,&amp;rdquo; ujarnya optimis.
Ketiga, Wapres mengungkapkan, sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mulai bangkit melalui berbagai program Pemulihan Ekonomi Nasional, implementasi Undang-Undang Cipta Kerja, dan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.
&amp;ldquo;Keempat, sektor ekonomi dan keuangan syariah terus menunjukkan pertumbuhan. Perkembangan pasar modal syariah juga menggembirakan,&amp;rdquo; lanjutnya.
Hal tersebut, sambung Wapres, terlihat dari Indeks Saham Syariah Indonesia sepanjang 2022 tumbuh 9,4% dibandingkan 2021 sekaligus nilai sukuk korporasi meningkat sebesar 20,23 %.
&amp;ldquo;Terakhir, penanganan kasus Covid-19 terkendali, dan cakupan vaksinasi maupun booster semakin luas,&amp;rdquo; ucapnya.
Dengan kelima kondisi tersebut, Wapres berharap, kinerja pasar modal Indonesia tumbuh positif pada 2023, banyak perusahaan akan go public, termasuk sektor UMKM yang naik kelas, serta berkembangnya penawaran efek melalui urun dana berbasis teknologi informasi. Ia pun berpesan, agar seluruh pihak, termasuk para regulator, untuk terus meningkatkan kinerjanya agar kondisi baik dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.
&amp;ldquo;Di lain pihak, regulator dan pengawas pasar modal, baik OJK maupun BEI, agar lebih meningkatkan pengawasan dan perlindungan bagi investor, sehingga kepercayaan investor akan semakin tinggi terhadap pasar modal Indonesia,&amp;rdquo; pesan Wapres.</content:encoded></item></channel></rss>
