<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha Minta Dilibatkan Hilirisasi Pertanian hingga Perikanan</title><description>Pengusaha minta dilibatkan dalam hilirisasi pertanian hingga perikanan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/30/320/2737034/pengusaha-minta-dilibatkan-hilirisasi-pertanian-hingga-perikanan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/30/320/2737034/pengusaha-minta-dilibatkan-hilirisasi-pertanian-hingga-perikanan"/><item><title>Pengusaha Minta Dilibatkan Hilirisasi Pertanian hingga Perikanan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/30/320/2737034/pengusaha-minta-dilibatkan-hilirisasi-pertanian-hingga-perikanan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/30/320/2737034/pengusaha-minta-dilibatkan-hilirisasi-pertanian-hingga-perikanan</guid><pubDate>Jum'at 30 Desember 2022 10:45 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/30/320/2737034/pengusaha-minta-dilibatkan-hilirisasi-pertanian-hingga-perikanan-2R1RfNb2f0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengusaha minta dilibatkan dalam hilirisasi pertanian dan perikanan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/30/320/2737034/pengusaha-minta-dilibatkan-hilirisasi-pertanian-hingga-perikanan-2R1RfNb2f0.jpg</image><title>Pengusaha minta dilibatkan dalam hilirisasi pertanian dan perikanan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pengusaha minta dilibatkan dalam hilirisasi pertanian hingga perikanan. Ketua Umum Kamar dagang dan Industri (Kadin) Arsjad Rasjid mengatakan, hilirisasi sektor pertanian mempunyai potensi besar untuk mendatangkan nilai tambah perekonomian Indonesia.
BACA JUGA:Sektor Pertanian Kembali Pulih, Tata Kelola Pupuk Subsidi Harus Dibenahi

Oleh karena itu perlu adanya dorongan hilirisasi di berbagai sektor komoditas, terutama pertanian, perkebunan, kehutanan dan perikanan. Menurutnya sektor-sektor tersebut memiliki kontribusi besar pada perekonomian, dengan porsi ekspor yang belum maksimal.

BACA JUGA:Resmikan Bendungan Semantok, Jokowi Harapkan Produksi Pertanian Meningkat


&quot;KADIN berharap pemerintah dan pelaku usaha dapat berkolaborasi untuk menciptakan nilai tambah sumber daya alam sehingga dapat meningkatkan nilai jual dan daya saing komoditas ekspor unggulan dalam negeri,&amp;rdquo; kata Ketum Arsjad dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (30/12/2022).
Arsjad mengatakan sektor perkebunan, kehutanan, dan perikanan padahal mempunya kontribusi besar pada perekonomian, akan tetapi saat ini porsi ekspor belum maksimal.
&quot;Tahun 2023 bisa menjadi tahun yang transformatif apabila para pelaku usaha mampu mengidentifikasi peluang pasar yang tepat,&quot; kata Arsjad.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yOS80LzE1OTcyMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Arsjad menegaskan menyebut Indonesia sudah diberkahi dengan berbagai  sumber daya alam dan mineral hingga potensi energi terbarukan. Sehingga  yang perlu dilakukan adalah Hilirisasi untuk memanfaatkan kekayaan alam  tersebut untuk memacu pertumbuhan ekonomi.
&quot;Hal ini perlu kita lakukan selain untuk menerjang potensi badai  ekonomi juga untuk mewujudkan tujuan besar kita sebagai negara dengan  ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2045 dan mencapai net zero emission  di 2060,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pengusaha minta dilibatkan dalam hilirisasi pertanian hingga perikanan. Ketua Umum Kamar dagang dan Industri (Kadin) Arsjad Rasjid mengatakan, hilirisasi sektor pertanian mempunyai potensi besar untuk mendatangkan nilai tambah perekonomian Indonesia.
BACA JUGA:Sektor Pertanian Kembali Pulih, Tata Kelola Pupuk Subsidi Harus Dibenahi

Oleh karena itu perlu adanya dorongan hilirisasi di berbagai sektor komoditas, terutama pertanian, perkebunan, kehutanan dan perikanan. Menurutnya sektor-sektor tersebut memiliki kontribusi besar pada perekonomian, dengan porsi ekspor yang belum maksimal.

BACA JUGA:Resmikan Bendungan Semantok, Jokowi Harapkan Produksi Pertanian Meningkat


&quot;KADIN berharap pemerintah dan pelaku usaha dapat berkolaborasi untuk menciptakan nilai tambah sumber daya alam sehingga dapat meningkatkan nilai jual dan daya saing komoditas ekspor unggulan dalam negeri,&amp;rdquo; kata Ketum Arsjad dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (30/12/2022).
Arsjad mengatakan sektor perkebunan, kehutanan, dan perikanan padahal mempunya kontribusi besar pada perekonomian, akan tetapi saat ini porsi ekspor belum maksimal.
&quot;Tahun 2023 bisa menjadi tahun yang transformatif apabila para pelaku usaha mampu mengidentifikasi peluang pasar yang tepat,&quot; kata Arsjad.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yOS80LzE1OTcyMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Arsjad menegaskan menyebut Indonesia sudah diberkahi dengan berbagai  sumber daya alam dan mineral hingga potensi energi terbarukan. Sehingga  yang perlu dilakukan adalah Hilirisasi untuk memanfaatkan kekayaan alam  tersebut untuk memacu pertumbuhan ekonomi.
&quot;Hal ini perlu kita lakukan selain untuk menerjang potensi badai  ekonomi juga untuk mewujudkan tujuan besar kita sebagai negara dengan  ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2045 dan mencapai net zero emission  di 2060,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
