<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siapa Pemilik Rabbani? Ternyata Ini Sosok di Balik Iklan Kontroversial</title><description>Rabbani baru-baru ini menjadi sorotan lantaran konten iklannya yang kontroversial.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/30/320/2737440/siapa-pemilik-rabbani-ternyata-ini-sosok-di-balik-iklan-kontroversial</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/30/320/2737440/siapa-pemilik-rabbani-ternyata-ini-sosok-di-balik-iklan-kontroversial"/><item><title>Siapa Pemilik Rabbani? Ternyata Ini Sosok di Balik Iklan Kontroversial</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/30/320/2737440/siapa-pemilik-rabbani-ternyata-ini-sosok-di-balik-iklan-kontroversial</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/30/320/2737440/siapa-pemilik-rabbani-ternyata-ini-sosok-di-balik-iklan-kontroversial</guid><pubDate>Jum'at 30 Desember 2022 19:03 WIB</pubDate><dc:creator>Clara Amelia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/30/320/2737440/siapa-pemilik-rabbani-ternyata-ini-sosok-di-balik-iklan-kontroversial-xzLzr0ZEj7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Siapa Pemilik Rabbani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/30/320/2737440/siapa-pemilik-rabbani-ternyata-ini-sosok-di-balik-iklan-kontroversial-xzLzr0ZEj7.jpg</image><title>Siapa Pemilik Rabbani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp; - Siapa pemilik Rabbani. Rabbani baru-baru ini menjadi sorotan lantaran konten iklannya yang kontroversial.
Iklan kontroversial tersebut berisikan konten yang mengaitkan antara busana wanita dengan pelecehan seksual.
BACA JUGA:RI Dinilai Berpeluang Pimpin ASEAN Jadi Poros Ekonomi Global

&amp;ldquo;Namun jika dilihat dari sudut pandangan pria, wanita yang berpakaian terbuka itu bodoh. Ibarat tidak ada asap, tidak ada api. Jika seorang wanita mengenakan pakaian terbuka akan mengundang seorang pria punya berniat berpikiran buruk,&amp;rdquo; ujar pengisi suara, dilansir dari Instagram Rabbani.
&amp;ldquo;Wanita sehendaknya menggunakan pakaian tertutup yang tidak memberikan kesempatan seorang pria punya niat dan berpikiran jorok,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yOC80LzE1OTY3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Akibatnya perusahaan retail yang menyediakan hijab dan busana muslim ini banyak diperbincangkan netizen. Bahkan netizen membongkar bahwa ternyata iklan ini bukan pertama kalinya yang mengundang kontroversial.
Sebelumnya telah banyak iklan yang serupa, seperti iklan bertuliskan &amp;ldquo;Korban tu ga wajib, yang wajib tu berhijab&amp;rdquo; dalam papan iklan penyambutan hari raya Idul Adha.
Lalu siapa pemilik Rabbani?
BACA JUGA:Sri Mulyani: Mohon Maaf Suara Saya Serak seperti Rocker

Mengutip dari berbagai sumber, Jumat (30/12/2022), Rabbani didirikan pada tahun 1994 oleh pasangan suami istri, yakni Amry Gunawan dan Nia Kurnia.Awalnya Amry Gunawan terjun di bidang bisnis seperti buku-buku Islami dan alat tulis kantor (ATK) pada tahun 1991.
Namun di tahun 1994, Amry justru pindah haluan yakni berjualan kerudung. Modalnya ini diambil dari menjual toko buku yang sudah dibuatnya tadi, kemudian juga istrinya menggadaikan 5 gram emas mahar.
Toko Rabbani ini dulunya hanya sebuah kios berukuran 2 x 3 meter di Bandung, Jawa Barat. Lalu pada tahun 2001, toko ini berkembang menjadi CV yang diberi nama CV. Rabbani Asysa.
Rabbani pun semakin dikenal hingga menjadi sponsor pada acara televisi (tv). Kini, Rabbani bisa memproduksi 35.000 kerudung lebih untuk 141 outlet di Indonesia ataupun di luar negeri.</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp; - Siapa pemilik Rabbani. Rabbani baru-baru ini menjadi sorotan lantaran konten iklannya yang kontroversial.
Iklan kontroversial tersebut berisikan konten yang mengaitkan antara busana wanita dengan pelecehan seksual.
BACA JUGA:RI Dinilai Berpeluang Pimpin ASEAN Jadi Poros Ekonomi Global

&amp;ldquo;Namun jika dilihat dari sudut pandangan pria, wanita yang berpakaian terbuka itu bodoh. Ibarat tidak ada asap, tidak ada api. Jika seorang wanita mengenakan pakaian terbuka akan mengundang seorang pria punya berniat berpikiran buruk,&amp;rdquo; ujar pengisi suara, dilansir dari Instagram Rabbani.
&amp;ldquo;Wanita sehendaknya menggunakan pakaian tertutup yang tidak memberikan kesempatan seorang pria punya niat dan berpikiran jorok,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yOC80LzE1OTY3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Akibatnya perusahaan retail yang menyediakan hijab dan busana muslim ini banyak diperbincangkan netizen. Bahkan netizen membongkar bahwa ternyata iklan ini bukan pertama kalinya yang mengundang kontroversial.
Sebelumnya telah banyak iklan yang serupa, seperti iklan bertuliskan &amp;ldquo;Korban tu ga wajib, yang wajib tu berhijab&amp;rdquo; dalam papan iklan penyambutan hari raya Idul Adha.
Lalu siapa pemilik Rabbani?
BACA JUGA:Sri Mulyani: Mohon Maaf Suara Saya Serak seperti Rocker

Mengutip dari berbagai sumber, Jumat (30/12/2022), Rabbani didirikan pada tahun 1994 oleh pasangan suami istri, yakni Amry Gunawan dan Nia Kurnia.Awalnya Amry Gunawan terjun di bidang bisnis seperti buku-buku Islami dan alat tulis kantor (ATK) pada tahun 1991.
Namun di tahun 1994, Amry justru pindah haluan yakni berjualan kerudung. Modalnya ini diambil dari menjual toko buku yang sudah dibuatnya tadi, kemudian juga istrinya menggadaikan 5 gram emas mahar.
Toko Rabbani ini dulunya hanya sebuah kios berukuran 2 x 3 meter di Bandung, Jawa Barat. Lalu pada tahun 2001, toko ini berkembang menjadi CV yang diberi nama CV. Rabbani Asysa.
Rabbani pun semakin dikenal hingga menjadi sponsor pada acara televisi (tv). Kini, Rabbani bisa memproduksi 35.000 kerudung lebih untuk 141 outlet di Indonesia ataupun di luar negeri.</content:encoded></item></channel></rss>
