<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan PO Haryanto Tidak Mau Buka Rute Sumatera</title><description>PT Haryanto Motor Indonesia (PO Haryanto) tidak buka di rute Sumatera.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/30/320/2737488/alasan-po-haryanto-tidak-mau-buka-rute-sumatera</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/12/30/320/2737488/alasan-po-haryanto-tidak-mau-buka-rute-sumatera"/><item><title>Alasan PO Haryanto Tidak Mau Buka Rute Sumatera</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/12/30/320/2737488/alasan-po-haryanto-tidak-mau-buka-rute-sumatera</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/12/30/320/2737488/alasan-po-haryanto-tidak-mau-buka-rute-sumatera</guid><pubDate>Jum'at 30 Desember 2022 20:23 WIB</pubDate><dc:creator>Noviana Zahra Firdausi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/30/320/2737488/alasan-po-haryanto-tidak-mau-buka-rute-sumatera-n2MqRAW5N1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bus Haryanto (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/30/320/2737488/alasan-po-haryanto-tidak-mau-buka-rute-sumatera-n2MqRAW5N1.jpg</image><title>Bus Haryanto (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Haryanto Motor Indonesia (PO Haryanto) tidak buka di rute Sumatera.
Dikutip dari akun Youtube Sitinjau Lauik Truck Video, Jumat (30/12/2022), alasan PO Haryanto tidak ingin membuka rute Sumatera yaitu biar tidak mengganggu makannya orang Sumatera. Pernyataan itu disampaikan langsung oleh mantan owner PO Haryanto, Rian Mahendra.
&quot;Haryanto jalannya satu hari 180. Itulah kenapa Haryanto tidak mau masuk sini (buka rute Sumatera) nanti ganggu makannya orang-orang sini. Kita udah cukup-cukup banget sekarang ini,&quot; ujar mantan Owner PO Haryanto, Rian Mahendra.
BACA JUGA:Sri Mulyani Tantang Dirut BEI: Kapan IPO Tembus 1.000 Emiten?

Rian juga menambahkan bahwa alasan selama ini dia bungkam yaitu karena para pengusaha setempat sudah tahu tentang betapa kuatnya PO Haryanto serta dampak apa yang akan terjadi pada PO bus lokal, jika PO Haryanto membuka rute Sumatera.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yOC80LzE1OTY3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Cuman selama ini tidak pernah jawab, tidak pernah ngomong karena takut nanti dikiranya sombong. Tapi kalau pengusaha-pengusahanya sudah tahu gimana gedenya, gimana kuatnya Haryanto. Makanya kalau Haryanto masuk sini kasihan lokal, karena walaupun kita laku apa tidak sama aja kan mereka tetap mengganggu,&quot; tegasnya.
BACA JUGA:Siapa Pemilik PO Bus Pahala Kencana? Ternyata Ini Orangnya

PO Haryanto didirikan pada tahun 2002 oleh Haryanto setelah dirinya selesai bertugas di Batalyon Artileri Pertahanan Udara Ringan 1/Kostrad TNI Angkatan Darat di Tangerang. Namun, di samping dirinya bekerja sebagai seorang tentara, Haryanto juga memiliki berbagai pekerjaan sampingan, salah satunya menjadi agen tiket bus.Awal membangun usahanya, Haryanto meminjam modal dari bank, dia membeli enam buah bus dan menggunakan armadanya tersebut untuk rute Cikarang-Cimone.
Tetapi setelah beberapa waktu, rute tersebut dianggap kurang menguntungkan dikarenakan sepinya penumpang. Akhirnya dia mengubah armada tersebut menjadi kelas eksekutif dan mengalihkan trayeknya ke trayek antarkota antarprovinsi Jakarta-Kudus, Jakarta-Pati dan Jakarta-Jepara.
Kemudian, mulai saat itulah perusahaan otobusnya mulai berkembang. Saat ini, PO Haryanto telah melayani lebih dari 20 kota di Pulau Jawa dengan beberapa divisi.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Haryanto Motor Indonesia (PO Haryanto) tidak buka di rute Sumatera.
Dikutip dari akun Youtube Sitinjau Lauik Truck Video, Jumat (30/12/2022), alasan PO Haryanto tidak ingin membuka rute Sumatera yaitu biar tidak mengganggu makannya orang Sumatera. Pernyataan itu disampaikan langsung oleh mantan owner PO Haryanto, Rian Mahendra.
&quot;Haryanto jalannya satu hari 180. Itulah kenapa Haryanto tidak mau masuk sini (buka rute Sumatera) nanti ganggu makannya orang-orang sini. Kita udah cukup-cukup banget sekarang ini,&quot; ujar mantan Owner PO Haryanto, Rian Mahendra.
BACA JUGA:Sri Mulyani Tantang Dirut BEI: Kapan IPO Tembus 1.000 Emiten?

Rian juga menambahkan bahwa alasan selama ini dia bungkam yaitu karena para pengusaha setempat sudah tahu tentang betapa kuatnya PO Haryanto serta dampak apa yang akan terjadi pada PO bus lokal, jika PO Haryanto membuka rute Sumatera.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yOC80LzE1OTY3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Cuman selama ini tidak pernah jawab, tidak pernah ngomong karena takut nanti dikiranya sombong. Tapi kalau pengusaha-pengusahanya sudah tahu gimana gedenya, gimana kuatnya Haryanto. Makanya kalau Haryanto masuk sini kasihan lokal, karena walaupun kita laku apa tidak sama aja kan mereka tetap mengganggu,&quot; tegasnya.
BACA JUGA:Siapa Pemilik PO Bus Pahala Kencana? Ternyata Ini Orangnya

PO Haryanto didirikan pada tahun 2002 oleh Haryanto setelah dirinya selesai bertugas di Batalyon Artileri Pertahanan Udara Ringan 1/Kostrad TNI Angkatan Darat di Tangerang. Namun, di samping dirinya bekerja sebagai seorang tentara, Haryanto juga memiliki berbagai pekerjaan sampingan, salah satunya menjadi agen tiket bus.Awal membangun usahanya, Haryanto meminjam modal dari bank, dia membeli enam buah bus dan menggunakan armadanya tersebut untuk rute Cikarang-Cimone.
Tetapi setelah beberapa waktu, rute tersebut dianggap kurang menguntungkan dikarenakan sepinya penumpang. Akhirnya dia mengubah armada tersebut menjadi kelas eksekutif dan mengalihkan trayeknya ke trayek antarkota antarprovinsi Jakarta-Kudus, Jakarta-Pati dan Jakarta-Jepara.
Kemudian, mulai saat itulah perusahaan otobusnya mulai berkembang. Saat ini, PO Haryanto telah melayani lebih dari 20 kota di Pulau Jawa dengan beberapa divisi.</content:encoded></item></channel></rss>
