<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenaikan Harga BBM Sumbang Inflasi 1,15% di 2022</title><description>Margo Yuwono menyebut bensin menyumbang terhadap inflasi sepanjang tahun 2022 sebesar 1,15%, sementara solar menyumbang 0,04%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/02/320/2738696/kenaikan-harga-bbm-sumbang-inflasi-1-15-di-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/02/320/2738696/kenaikan-harga-bbm-sumbang-inflasi-1-15-di-2022"/><item><title>Kenaikan Harga BBM Sumbang Inflasi 1,15% di 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/02/320/2738696/kenaikan-harga-bbm-sumbang-inflasi-1-15-di-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/02/320/2738696/kenaikan-harga-bbm-sumbang-inflasi-1-15-di-2022</guid><pubDate>Senin 02 Januari 2023 15:04 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/02/320/2738696/kenaikan-harga-bbm-sumbang-inflasi-1-15-di-2022-9O0WjVYEbQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga BBM (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/02/320/2738696/kenaikan-harga-bbm-sumbang-inflasi-1-15-di-2022-9O0WjVYEbQ.jpg</image><title>Harga BBM (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono menyebut bensin menyumbang terhadap inflasi sepanjang tahun 2022 sebesar 1,15%, sementara solar menyumbang 0,04%.
&amp;ldquo;Jadi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada September 2022 lalu membuat bensin menyumbang inflasi secara tahunan 2022 sebesar 1,15%, dan ini komoditas penyumbang tertinggi,&amp;rdquo; katanya dalam konferensi pers yang dipantau di Jakarta, Senin (2/1/2023).
BACA JUGA:BPS: Inflasi RI 2022 Tembus 5,51%

Sebelumnya BPS mencatat inflasi sepanjang tahun 2022 mencapai 5,51% atau terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 107,66 pada Desember 2021 menjadi 113,59 pada Desember 2022.
Adapun inflasi bensin mencapai 32,67% dan solar mencapai 35,94% sepanjang 2022.
Selain bensin, inflasi pada 2022 juga disebabkan oleh kenaikan harga bahan bakar rumah tangga, tarif angkutan udara, beras, rokok kretek filter, telur ayam ras, dan harga kontrak rumah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yOC80LzE1OTY3NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Margo, inflasi 2022 yang sebesar 5,51% menjadi inflasi tertinggi sejak 2014. Pada saat itu inflasi mencapai 8,36% karena pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
BACA JUGA:BPS Ungkap Impor Beras RI Didominasi Broken Rice

Inflasi pada 2023 akan dipengaruhi berbagai faktor, kata dia, tetapi harga energi masih perlu terus diwaspadai karena dapat berdampak terhadap peningkatan harga di berbagai sektor.Komoditas dengan harga bergejolak seperti produk hortikultura juga perlu diwaspadai.
&amp;ldquo;Biasanya di sejarah kita, pemerintah menaikkan harga BBM untuk menyesuaikan harga. Di 2023 perlu diwaspadai juga kebijakan pemerintah mengatur harga komoditas yang diatur pemerintah yang dapat mempengaruhi inflasi,&amp;rdquo; ucap Margo.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono menyebut bensin menyumbang terhadap inflasi sepanjang tahun 2022 sebesar 1,15%, sementara solar menyumbang 0,04%.
&amp;ldquo;Jadi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada September 2022 lalu membuat bensin menyumbang inflasi secara tahunan 2022 sebesar 1,15%, dan ini komoditas penyumbang tertinggi,&amp;rdquo; katanya dalam konferensi pers yang dipantau di Jakarta, Senin (2/1/2023).
BACA JUGA:BPS: Inflasi RI 2022 Tembus 5,51%

Sebelumnya BPS mencatat inflasi sepanjang tahun 2022 mencapai 5,51% atau terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 107,66 pada Desember 2021 menjadi 113,59 pada Desember 2022.
Adapun inflasi bensin mencapai 32,67% dan solar mencapai 35,94% sepanjang 2022.
Selain bensin, inflasi pada 2022 juga disebabkan oleh kenaikan harga bahan bakar rumah tangga, tarif angkutan udara, beras, rokok kretek filter, telur ayam ras, dan harga kontrak rumah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yOC80LzE1OTY3NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Margo, inflasi 2022 yang sebesar 5,51% menjadi inflasi tertinggi sejak 2014. Pada saat itu inflasi mencapai 8,36% karena pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
BACA JUGA:BPS Ungkap Impor Beras RI Didominasi Broken Rice

Inflasi pada 2023 akan dipengaruhi berbagai faktor, kata dia, tetapi harga energi masih perlu terus diwaspadai karena dapat berdampak terhadap peningkatan harga di berbagai sektor.Komoditas dengan harga bergejolak seperti produk hortikultura juga perlu diwaspadai.
&amp;ldquo;Biasanya di sejarah kita, pemerintah menaikkan harga BBM untuk menyesuaikan harga. Di 2023 perlu diwaspadai juga kebijakan pemerintah mengatur harga komoditas yang diatur pemerintah yang dapat mempengaruhi inflasi,&amp;rdquo; ucap Margo.</content:encoded></item></channel></rss>
