<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp15.575/USD</title><description>Nilai tukar rupiah ditutup melemah tipis 3 point di level Rp 15.575 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/02/320/2738733/rupiah-hari-ini-ditutup-melemah-ke-rp15-575-usd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/02/320/2738733/rupiah-hari-ini-ditutup-melemah-ke-rp15-575-usd"/><item><title>Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp15.575/USD</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/02/320/2738733/rupiah-hari-ini-ditutup-melemah-ke-rp15-575-usd</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/02/320/2738733/rupiah-hari-ini-ditutup-melemah-ke-rp15-575-usd</guid><pubDate>Senin 02 Januari 2023 15:51 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/02/320/2738733/rupiah-hari-ini-ditutup-melemah-ke-rp15-575-usd-vp9ba1hdKD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah melemah hari ini (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/02/320/2738733/rupiah-hari-ini-ditutup-melemah-ke-rp15-575-usd-vp9ba1hdKD.jpg</image><title>Rupiah melemah hari ini (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar rupiah ditutup melemah tipis 3 point di level Rp 15.575 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini, Senin (2/1/2023).
Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, mengatakan pelemahan rupiah ini dipicu oleh kenaikan inflasi sebesar 0,66% pada Desember 2022 (MtM) akibat perayaan Natal dan Tahun Baru 2023.
BACA JUGA:Kaleidoskop 2022: IHSG Sempat Cetak Rekor di 7.318 hingga Rupiah Lesu ke Rp15.743/USD

&quot;Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami inflasi sebesar 0,66% pada Desember 2022 (MtM). Capaian tersebut membuat laju inflasi secara tahunan sudah menembus persen 5,51% (YoY),&quot; ujar Ibrahim dalam rilis hariannya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk0My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Adapun komoditas penyumbang inflasi tertinggi secara bulanan, antara lain makanan minuman dan tembakau, sedangkan penyumbang inflasi lainnya yaitu perumahan, air listrik, bahan bakar rumah tangga, diikuti transportasi memberikan andil 0,06% atau terjadi inflasi 0,45%.
BACA JUGA:Tekuk Dolar AS, Rupiah Menguat ke Rp15.642 per USD Jelang Tutup Tahun 2022

Sebelumnya, kata dia, para ekonom memperkirakan inflasi pada Desember 2022 akan mencapai 0,55% secara bulanan (MtM). &quot;Tingkat inflasi tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan capaian inflasi pada bulan sebelumnya, yaitu sebesar 0,09% MtM,&quot; terangnya.Tambah Ibrahim, sentimen lainnya juga didorong oleh inflasi global pada 2023 yang diprediksi masih berpotensi meningkat. Hal itu berdampak pada daya beli masyarakat berpendapatan rendah dan kemungkinan juga masih menahan pemulihan mobilitas jarak jauh.
Di samping itu, Ia memprediksi, untuk perdagangan besok, Selasa (3/1/2023) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 15.550 - Rp 15.630.</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar rupiah ditutup melemah tipis 3 point di level Rp 15.575 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini, Senin (2/1/2023).
Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, mengatakan pelemahan rupiah ini dipicu oleh kenaikan inflasi sebesar 0,66% pada Desember 2022 (MtM) akibat perayaan Natal dan Tahun Baru 2023.
BACA JUGA:Kaleidoskop 2022: IHSG Sempat Cetak Rekor di 7.318 hingga Rupiah Lesu ke Rp15.743/USD

&quot;Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami inflasi sebesar 0,66% pada Desember 2022 (MtM). Capaian tersebut membuat laju inflasi secara tahunan sudah menembus persen 5,51% (YoY),&quot; ujar Ibrahim dalam rilis hariannya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk0My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Adapun komoditas penyumbang inflasi tertinggi secara bulanan, antara lain makanan minuman dan tembakau, sedangkan penyumbang inflasi lainnya yaitu perumahan, air listrik, bahan bakar rumah tangga, diikuti transportasi memberikan andil 0,06% atau terjadi inflasi 0,45%.
BACA JUGA:Tekuk Dolar AS, Rupiah Menguat ke Rp15.642 per USD Jelang Tutup Tahun 2022

Sebelumnya, kata dia, para ekonom memperkirakan inflasi pada Desember 2022 akan mencapai 0,55% secara bulanan (MtM). &quot;Tingkat inflasi tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan capaian inflasi pada bulan sebelumnya, yaitu sebesar 0,09% MtM,&quot; terangnya.Tambah Ibrahim, sentimen lainnya juga didorong oleh inflasi global pada 2023 yang diprediksi masih berpotensi meningkat. Hal itu berdampak pada daya beli masyarakat berpendapatan rendah dan kemungkinan juga masih menahan pemulihan mobilitas jarak jauh.
Di samping itu, Ia memprediksi, untuk perdagangan besok, Selasa (3/1/2023) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 15.550 - Rp 15.630.</content:encoded></item></channel></rss>
