<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>India Bakal Jadi Tujuan Ekspor RI, Ini Alasannya</title><description>India mendapat perhatian khusus Kementerian Perdagangan sebagai negara tujuan ekspor.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/02/320/2738863/india-bakal-jadi-tujuan-ekspor-ri-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/02/320/2738863/india-bakal-jadi-tujuan-ekspor-ri-ini-alasannya"/><item><title>India Bakal Jadi Tujuan Ekspor RI, Ini Alasannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/02/320/2738863/india-bakal-jadi-tujuan-ekspor-ri-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/02/320/2738863/india-bakal-jadi-tujuan-ekspor-ri-ini-alasannya</guid><pubDate>Senin 02 Januari 2023 18:45 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/02/320/2738863/india-bakal-jadi-tujuan-ekspor-ri-ini-alasannya-0VJeVE41Xn.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Mendag Zulkifli Hasan. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/02/320/2738863/india-bakal-jadi-tujuan-ekspor-ri-ini-alasannya-0VJeVE41Xn.JPG</image><title>Mendag Zulkifli Hasan. (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyebut saat ini India mendapat perhatian khusus Kementerian Perdagangan sebagai negara tujuan ekspor
.

Pasalnya, selain sebagai negara tujuan ekspor non migas Indonesia yang tumbuh paling tinggi selama Januari-November 2022, India juga menjadi negara dengan transaksi dagang kedua terbesar setelah RRT, dengan nilai transaksi USD1,5 miliar di gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-37 yang baru berakhir 19 Desember 2022.

&quot;India mendapat perhatian khusus. Bahkan, Bapak Presiden dalam Sidang Kabinet 6 Desember 2022 meminta Kementerian Perdagangan menggarap pasar India secara serius,&quot; ujar Mendag dalam konferensi pers awal tahun, Senin (2/1/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Sri Mulyani Beri Rp1 Triliun untuk UMKM Bisa Ekspor
Lanjutnya, sebelum Trade Expo Indonesia ke-37 terlaksana, dia sempat memimpin misi dagang ke India. Dari misi ini berhasil mencatat 22 kesepakatan dagang dengan nilai USD3,2 miliar.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wMi80LzE1ODAxNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Guna memperkuat kerja sama dengan India, Mendag mengatakan bahwa dirinya sudah melakukan koordinasi dengan menteri perdagangan India untuk memilih sektor-sektor mana yang akan dikembangkan bersama.

Diharapkan, dengan langkah-langkah Mendag bersama jajaran terkait, mampu membawa pencapaian baik untuk perekonomian Indonesia.

&quot;Saya koordinasi terus dengan menteri perdagangan di India. Kemarin kita juga kontak-kontakan, kita akan mencoba untuk memilih sektor-sektor mana saja yang akan kita kerja samakan. Rencananya saya dan BKPM akan berkunjung lagi kesana,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyebut saat ini India mendapat perhatian khusus Kementerian Perdagangan sebagai negara tujuan ekspor
.

Pasalnya, selain sebagai negara tujuan ekspor non migas Indonesia yang tumbuh paling tinggi selama Januari-November 2022, India juga menjadi negara dengan transaksi dagang kedua terbesar setelah RRT, dengan nilai transaksi USD1,5 miliar di gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-37 yang baru berakhir 19 Desember 2022.

&quot;India mendapat perhatian khusus. Bahkan, Bapak Presiden dalam Sidang Kabinet 6 Desember 2022 meminta Kementerian Perdagangan menggarap pasar India secara serius,&quot; ujar Mendag dalam konferensi pers awal tahun, Senin (2/1/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Sri Mulyani Beri Rp1 Triliun untuk UMKM Bisa Ekspor
Lanjutnya, sebelum Trade Expo Indonesia ke-37 terlaksana, dia sempat memimpin misi dagang ke India. Dari misi ini berhasil mencatat 22 kesepakatan dagang dengan nilai USD3,2 miliar.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8wMi80LzE1ODAxNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Guna memperkuat kerja sama dengan India, Mendag mengatakan bahwa dirinya sudah melakukan koordinasi dengan menteri perdagangan India untuk memilih sektor-sektor mana yang akan dikembangkan bersama.

Diharapkan, dengan langkah-langkah Mendag bersama jajaran terkait, mampu membawa pencapaian baik untuk perekonomian Indonesia.

&quot;Saya koordinasi terus dengan menteri perdagangan di India. Kemarin kita juga kontak-kontakan, kita akan mencoba untuk memilih sektor-sektor mana saja yang akan kita kerja samakan. Rencananya saya dan BKPM akan berkunjung lagi kesana,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
