<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Realisasi Sementara APBN 2022 Defisit 2,38%, Setara Rp464,3 Triliun</title><description>Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa realisasi sementara APBN 2022, mengalami defisit 2,38% dari PDB atau setara Rp464,3 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/03/320/2739363/realisasi-sementara-apbn-2022-defisit-2-38-setara-rp464-3-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/03/320/2739363/realisasi-sementara-apbn-2022-defisit-2-38-setara-rp464-3-triliun"/><item><title>Realisasi Sementara APBN 2022 Defisit 2,38%, Setara Rp464,3 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/03/320/2739363/realisasi-sementara-apbn-2022-defisit-2-38-setara-rp464-3-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/03/320/2739363/realisasi-sementara-apbn-2022-defisit-2-38-setara-rp464-3-triliun</guid><pubDate>Selasa 03 Januari 2023 14:47 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/03/320/2739363/realisasi-sementara-apbn-2022-defisit-2-38-setara-rp464-3-triliun-2bJNrMiJQf.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/03/320/2739363/realisasi-sementara-apbn-2022-defisit-2-38-setara-rp464-3-triliun-2bJNrMiJQf.jpeg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa realisasi sementara APBN 2022, mengalami defisit 2,38% dari PDB atau setara Rp464,3 triliun. Hal ini karena realisasinya belum diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Hal ini karena konsolidasi fiskal yang lebih cepat dari ketentuan Undang-Undang (UU) nomor 2 tahun 2020 di bawah 3% PDB pada 2023.
BACA JUGA:Bantah Karyawan Gaji Rp5 Juta Kena Pajak 5%, Sri Mulyani: Itu Salah Banget!

&quot;Pendapatan negara Rp2.626,4 triliun, atau mencapai 115,9% target Perpres 98/2022, atau tumbuh 30,6%, sejalan pemulihan yang semakin kuat dan dorongan harga komoditas yang relatif masih tinggi, bahkan dibandingkan target awal ini sudah lebih tinggi kemana-mana,&quot; ujar Sri dalam konferensi pers Realisasi APBN 2022 di Jakarta, Selasa (3/1/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk1Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Selain itu, belanja negara dioptimalkan 99,5% pagu untuk pencapaian sasaran pembangunan sekaligus berfungsi sebagai shock absorber.
BACA JUGA:Bantah Karyawan Gaji Rp5 Juta Kena Pajak 5%, Sri Mulyani: Itu Salah Banget!

&quot;Ini antara lain belanja Kementerian/Lembaga (K/L) dimanfaatkan untuk menjalankan program prioritas dan penguatan perlindungan kepada masyarakat,&quot; tambah Sri.Sementara itu, belanja non K/L utamanya ditujukan untuk subsidi energi dan kompensasi dalam menahan laju inflasi dan melindungi daya beli. Transfer ke daerah untuk mendukung pemulihan ekonomi dan pelayanan publik daerah.
&quot;Defisit dan keseimbangan primer turun signifikan mendekati level anggaran sebelum pandemi disertai pembiayaan anggaran yang lebih efisien,&quot; tandas Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa realisasi sementara APBN 2022, mengalami defisit 2,38% dari PDB atau setara Rp464,3 triliun. Hal ini karena realisasinya belum diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Hal ini karena konsolidasi fiskal yang lebih cepat dari ketentuan Undang-Undang (UU) nomor 2 tahun 2020 di bawah 3% PDB pada 2023.
BACA JUGA:Bantah Karyawan Gaji Rp5 Juta Kena Pajak 5%, Sri Mulyani: Itu Salah Banget!

&quot;Pendapatan negara Rp2.626,4 triliun, atau mencapai 115,9% target Perpres 98/2022, atau tumbuh 30,6%, sejalan pemulihan yang semakin kuat dan dorongan harga komoditas yang relatif masih tinggi, bahkan dibandingkan target awal ini sudah lebih tinggi kemana-mana,&quot; ujar Sri dalam konferensi pers Realisasi APBN 2022 di Jakarta, Selasa (3/1/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk1Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Selain itu, belanja negara dioptimalkan 99,5% pagu untuk pencapaian sasaran pembangunan sekaligus berfungsi sebagai shock absorber.
BACA JUGA:Bantah Karyawan Gaji Rp5 Juta Kena Pajak 5%, Sri Mulyani: Itu Salah Banget!

&quot;Ini antara lain belanja Kementerian/Lembaga (K/L) dimanfaatkan untuk menjalankan program prioritas dan penguatan perlindungan kepada masyarakat,&quot; tambah Sri.Sementara itu, belanja non K/L utamanya ditujukan untuk subsidi energi dan kompensasi dalam menahan laju inflasi dan melindungi daya beli. Transfer ke daerah untuk mendukung pemulihan ekonomi dan pelayanan publik daerah.
&quot;Defisit dan keseimbangan primer turun signifikan mendekati level anggaran sebelum pandemi disertai pembiayaan anggaran yang lebih efisien,&quot; tandas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
