<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tom Zhu Jadi Orang Nomor 2 di Tesla Setelah Elon Musk, Ini Sosoknya</title><description>Presiden Tesla China Tom Zhu menjadi orang nomor dua di Tesla setelah Elon Musk.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/05/278/2740506/tom-zhu-jadi-orang-nomor-2-di-tesla-setelah-elon-musk-ini-sosoknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/05/278/2740506/tom-zhu-jadi-orang-nomor-2-di-tesla-setelah-elon-musk-ini-sosoknya"/><item><title>Tom Zhu Jadi Orang Nomor 2 di Tesla Setelah Elon Musk, Ini Sosoknya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/05/278/2740506/tom-zhu-jadi-orang-nomor-2-di-tesla-setelah-elon-musk-ini-sosoknya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/05/278/2740506/tom-zhu-jadi-orang-nomor-2-di-tesla-setelah-elon-musk-ini-sosoknya</guid><pubDate>Kamis 05 Januari 2023 10:09 WIB</pubDate><dc:creator>Clara Amelia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/05/278/2740506/tom-zhu-jadi-orang-nomor-2-di-tesla-setelah-elon-musk-ini-sosoknya-umQ4AKRuTZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tom Zhu jadi orang nomor dua di Tesla setelah Elon Musk (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/05/278/2740506/tom-zhu-jadi-orang-nomor-2-di-tesla-setelah-elon-musk-ini-sosoknya-umQ4AKRuTZ.jpg</image><title>Tom Zhu jadi orang nomor dua di Tesla setelah Elon Musk (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Tesla China Tom Zhu menjadi orang nomor dua di Tesla setelah Elon Musk. Tom Zhu telah dipromosikan untuk bertanggung jawab mengawasi langsung pabrik perakitan pembuat mobil listrik di Amerika Serikat (AS) serta operasi penjualan di Amerika Utara dan Eropa.
Dilansir dari CNBC, Kamis (5/1/2023), unggahan Tesla menunjukkan bahwa gelar wakil presiden Zhu untuk China tidak berubah dan dia juga tetap mempertahankan tanggung jawabnya sebagai eksekutif senior Tesla untuk penjualanan di seluruh Asia.
BACA JUGA:Tesla Jual 1,3 Juta Kendaraan Listrik di 2022, Meleset dari Target Elon Musk

Jabatan yang baru saja dipromosikan itu menjadikan Zhu sebagai eksekutif tertinggi di Tesla setelah CEO Elon Musk. Namun hal tersebut belum ada tanggapan langsung dan resmi dari pihak Tesla.
Adapun jabatan Zhu untuk peran global itu datang saat Elon Musk sibuk mengurus akuisisi Twitter dan analis Tesla serta investor mendesak agar memperdalam bangku eksekutif senior yang memungkinkannya untuk fokus pada Tesla.
BACA JUGA:Wall Street Melemah di Perdagangan Perdana 2023, Saham Apple dan Tesla Jadi Penghambat

Di bawah pimpinan Zhu, pabrik Tesla di Shanghai bisa pulih dengan kuat dari tragedi lockdown akibat Pandemi Covid di China.
Pada Senin lalu, Tesla mengatakan bahwa pihaknya telah mengirim 405.278 kendaraan pada kuartal IV 2022. Jumlah ini jauh dari perkiraan Wall Street, menurut data yang dikumpulkan oleh Refinitiv.
Lebih lanjut, pada periode yang sama di tahun sebelumnya, Tesla telah mengirimkan 308.600 kendaraan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yMS80LzE1OTIxNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Lantas bagaimana profil dan sosok Zhu?
Zhu merupakan pria asal China yang sekarang memegang paspor Selandia Baru. Zhu bergabung dengan Tesla pada tahun 2014 silam.
Sebelum bekerja di Tesla, Zhu bekerja untuk perusahaan yang didirikan  temannya di Universitas Duke, penasihat kontraktor China yang  mengerjakan proyek infrastruktur di Afrika.
Selama dua bulan saat lockdown di Shanghai, Zhu menjadi salah satu di  antara karyawan yang tidur di pabrik karena harus berusaha untuk tetap  bekerja dan beroperasional.
Kemudian Zhu dikenal sebagai orang yang tidak banyak berbicara dengan potongan rambut pendek, menyukai jaket Tesla.
Zhu diketahui tinggal di sebuah apartemen subsidi pemerintah yang  berjarak 10 menit berkendara dari Shanghai Gigafactory. Namun setelah  dirinya dipromosikan, belum ada yang mengetahui apakah dia akan pindah  dari tempat tinggalnya yang sekarang.
Posisi di Tesla saat ini memiliki tanggung jawab atas pusat produksi  utama pada saat perusahaan sedang mempersiapkan peluncuran Cybertruck  dan pembaruan mobil versi sedan Model 3.
Tesla juga mengatakan sedang mengembangkan kendaraan listrik yang  lebih murah. Namun hingga saat ini masih belum ada perincian tentang  rencana ini.
Unggahan Tesla di Twitter mengenai perayaan pabrik di Austin, Texas  pada bulan lalu memperlihatkan Zhu sebagai salah satu dari ratusan  pekerja yang tersenyum di lantai pabrik.
Sebagai informasi, Anggota Dewan Tesla James Murdoch mengatakan pada  bulan November bahwa perusahaan baru-baru ini mengidentifikasi calon  penerus Elon Musk tanpa menyebutkan nama orang tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Tesla China Tom Zhu menjadi orang nomor dua di Tesla setelah Elon Musk. Tom Zhu telah dipromosikan untuk bertanggung jawab mengawasi langsung pabrik perakitan pembuat mobil listrik di Amerika Serikat (AS) serta operasi penjualan di Amerika Utara dan Eropa.
Dilansir dari CNBC, Kamis (5/1/2023), unggahan Tesla menunjukkan bahwa gelar wakil presiden Zhu untuk China tidak berubah dan dia juga tetap mempertahankan tanggung jawabnya sebagai eksekutif senior Tesla untuk penjualanan di seluruh Asia.
BACA JUGA:Tesla Jual 1,3 Juta Kendaraan Listrik di 2022, Meleset dari Target Elon Musk

Jabatan yang baru saja dipromosikan itu menjadikan Zhu sebagai eksekutif tertinggi di Tesla setelah CEO Elon Musk. Namun hal tersebut belum ada tanggapan langsung dan resmi dari pihak Tesla.
Adapun jabatan Zhu untuk peran global itu datang saat Elon Musk sibuk mengurus akuisisi Twitter dan analis Tesla serta investor mendesak agar memperdalam bangku eksekutif senior yang memungkinkannya untuk fokus pada Tesla.
BACA JUGA:Wall Street Melemah di Perdagangan Perdana 2023, Saham Apple dan Tesla Jadi Penghambat

Di bawah pimpinan Zhu, pabrik Tesla di Shanghai bisa pulih dengan kuat dari tragedi lockdown akibat Pandemi Covid di China.
Pada Senin lalu, Tesla mengatakan bahwa pihaknya telah mengirim 405.278 kendaraan pada kuartal IV 2022. Jumlah ini jauh dari perkiraan Wall Street, menurut data yang dikumpulkan oleh Refinitiv.
Lebih lanjut, pada periode yang sama di tahun sebelumnya, Tesla telah mengirimkan 308.600 kendaraan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yMS80LzE1OTIxNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Lantas bagaimana profil dan sosok Zhu?
Zhu merupakan pria asal China yang sekarang memegang paspor Selandia Baru. Zhu bergabung dengan Tesla pada tahun 2014 silam.
Sebelum bekerja di Tesla, Zhu bekerja untuk perusahaan yang didirikan  temannya di Universitas Duke, penasihat kontraktor China yang  mengerjakan proyek infrastruktur di Afrika.
Selama dua bulan saat lockdown di Shanghai, Zhu menjadi salah satu di  antara karyawan yang tidur di pabrik karena harus berusaha untuk tetap  bekerja dan beroperasional.
Kemudian Zhu dikenal sebagai orang yang tidak banyak berbicara dengan potongan rambut pendek, menyukai jaket Tesla.
Zhu diketahui tinggal di sebuah apartemen subsidi pemerintah yang  berjarak 10 menit berkendara dari Shanghai Gigafactory. Namun setelah  dirinya dipromosikan, belum ada yang mengetahui apakah dia akan pindah  dari tempat tinggalnya yang sekarang.
Posisi di Tesla saat ini memiliki tanggung jawab atas pusat produksi  utama pada saat perusahaan sedang mempersiapkan peluncuran Cybertruck  dan pembaruan mobil versi sedan Model 3.
Tesla juga mengatakan sedang mengembangkan kendaraan listrik yang  lebih murah. Namun hingga saat ini masih belum ada perincian tentang  rencana ini.
Unggahan Tesla di Twitter mengenai perayaan pabrik di Austin, Texas  pada bulan lalu memperlihatkan Zhu sebagai salah satu dari ratusan  pekerja yang tersenyum di lantai pabrik.
Sebagai informasi, Anggota Dewan Tesla James Murdoch mengatakan pada  bulan November bahwa perusahaan baru-baru ini mengidentifikasi calon  penerus Elon Musk tanpa menyebutkan nama orang tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
