<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PPKM Dicabut, Metland Optimistis Pendapatan Melonjak di 2023</title><description>PPKM di awal tahun ini mendapatkan respon positif dari masyarakat dan juga pelaku pasar yang diyakini akan mendukung pertumbuhan..</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/05/278/2740639/ppkm-dicabut-metland-optimistis-pendapatan-melonjak-di-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/05/278/2740639/ppkm-dicabut-metland-optimistis-pendapatan-melonjak-di-2023"/><item><title>PPKM Dicabut, Metland Optimistis Pendapatan Melonjak di 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/05/278/2740639/ppkm-dicabut-metland-optimistis-pendapatan-melonjak-di-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/05/278/2740639/ppkm-dicabut-metland-optimistis-pendapatan-melonjak-di-2023</guid><pubDate>Kamis 05 Januari 2023 12:53 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/05/278/2740639/ppkm-dicabut-metland-optimistis-pendapatan-melonjak-di-2023-tw7XzBhNlY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Emiten MTLA (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/05/278/2740639/ppkm-dicabut-metland-optimistis-pendapatan-melonjak-di-2023-tw7XzBhNlY.jpg</image><title>Emiten MTLA (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah telah mencabut kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di awal tahun ini mendapatkan respon positif dari masyarakat dan juga pelaku pasar yang diyakini akan mendukung pertumbuhan bisnisnya kedepan.
Optimisme inilah yang dirasakan emiten properti PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) atau Metland bahwa dicabutkan PPKM bakal meningkatkan pendapatan perseroan.
BACA JUGA:IHSG Diprediksi Kembali ke Level 7.000-an pada Akhir 2023, Cek Saham-Saham Potensial

Direktur Metland, Olivia Surodjo mengatakan, terkendalinya pandemi Covid-19 sudah membuat kinerja segmen pusat perbelanjaan atau mal dari perseroan meningkat. Hal ini tercermin dari banyaknya permintaan dari tenant untuk membuka toko hingga meningkatnya jumlah kunjungan sekitar 25% sampai 30% dari tahun 2021.
&amp;ldquo;Banyak permintaan dari tenant-tenant untuk membuka toko hingga kenaikan pada jumlah kunjungan yang bertumbuh 25% sampai 30% dari tahun sebelumnya dengan jumlah pengunjung tertinggi di Metropolitan Mall Bekasi,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wNC80LzE2MDEyMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Lebih lanjut, Olivia mengatakan pencabutan PPKM dapat terus meningkatkan jumlah pengunjung pada segmen mal. Banyaknya pengunjung juga dapat menarik tenant baru untuk bergabung dan membuka toko di segmen mal milik MTLA. Meski demikian,
BACA JUGA:BEI Gembok Saham Garda (GTBO) karena Naik Tak Wajar

Olivia mengakui dampak pencabutan PPKM belum dapat dirasakan dalam waktu dekat. Hal ini lantaran diperlukannya proses untuk mendapatkan tenant baru yang akan berdampak pada recurring income.Selain itu, rasio okupansi setelah pencabutan PPKM juga belum meningkat karena membutuhkan waktu untuk mendapatkan sewa tenant yang baru. Adapun pencabutan PPKM juga tidak banyak berpengaruh pada recurring income karena rasio okupansi mall sudah di atas 90%.
&amp;ldquo;Pencabutan PPKM tidak banyak berpengaruh pada recurring income segmen mal MTLA karena okupansi mal MTLA yang sudah diatas 90%, dengan okupansi tertinggi di Metropolitan Mall Bekasi sebesar 97%,&amp;rdquo; ujar Olivia.
Perseroan tahun ini, lanjutnya, tidak akan merevisi target menyusul adanya pencabutan PPKM. Hal ini karena MTLA sudah memperhitungkan Indonesia yang akan masuk masa endemi menyusul semakin terkendalinya Covid-19. Namun, Olivia belum dapat merilis target topline maupun bottomline untuk tahun 2023.
Olivia juga belum dapat membeberkan mengenai target marketing sales untuk tahun ini. &amp;ldquo;Kami masih proses pengumpulan data untuk marketing sales hingga Desember 2022,&amp;rdquo;kata Olivia.
Adapun hingga November 2022, MTLA telah mencapai marketing sales sebesar Rp1,51 triliun dari target Ro1,8 triliun. Dengan demikian MTLA sudah mencapai 83,88% target marketing sales untuk tahun 2022.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah telah mencabut kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di awal tahun ini mendapatkan respon positif dari masyarakat dan juga pelaku pasar yang diyakini akan mendukung pertumbuhan bisnisnya kedepan.
Optimisme inilah yang dirasakan emiten properti PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) atau Metland bahwa dicabutkan PPKM bakal meningkatkan pendapatan perseroan.
BACA JUGA:IHSG Diprediksi Kembali ke Level 7.000-an pada Akhir 2023, Cek Saham-Saham Potensial

Direktur Metland, Olivia Surodjo mengatakan, terkendalinya pandemi Covid-19 sudah membuat kinerja segmen pusat perbelanjaan atau mal dari perseroan meningkat. Hal ini tercermin dari banyaknya permintaan dari tenant untuk membuka toko hingga meningkatnya jumlah kunjungan sekitar 25% sampai 30% dari tahun 2021.
&amp;ldquo;Banyak permintaan dari tenant-tenant untuk membuka toko hingga kenaikan pada jumlah kunjungan yang bertumbuh 25% sampai 30% dari tahun sebelumnya dengan jumlah pengunjung tertinggi di Metropolitan Mall Bekasi,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wNC80LzE2MDEyMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Lebih lanjut, Olivia mengatakan pencabutan PPKM dapat terus meningkatkan jumlah pengunjung pada segmen mal. Banyaknya pengunjung juga dapat menarik tenant baru untuk bergabung dan membuka toko di segmen mal milik MTLA. Meski demikian,
BACA JUGA:BEI Gembok Saham Garda (GTBO) karena Naik Tak Wajar

Olivia mengakui dampak pencabutan PPKM belum dapat dirasakan dalam waktu dekat. Hal ini lantaran diperlukannya proses untuk mendapatkan tenant baru yang akan berdampak pada recurring income.Selain itu, rasio okupansi setelah pencabutan PPKM juga belum meningkat karena membutuhkan waktu untuk mendapatkan sewa tenant yang baru. Adapun pencabutan PPKM juga tidak banyak berpengaruh pada recurring income karena rasio okupansi mall sudah di atas 90%.
&amp;ldquo;Pencabutan PPKM tidak banyak berpengaruh pada recurring income segmen mal MTLA karena okupansi mal MTLA yang sudah diatas 90%, dengan okupansi tertinggi di Metropolitan Mall Bekasi sebesar 97%,&amp;rdquo; ujar Olivia.
Perseroan tahun ini, lanjutnya, tidak akan merevisi target menyusul adanya pencabutan PPKM. Hal ini karena MTLA sudah memperhitungkan Indonesia yang akan masuk masa endemi menyusul semakin terkendalinya Covid-19. Namun, Olivia belum dapat merilis target topline maupun bottomline untuk tahun 2023.
Olivia juga belum dapat membeberkan mengenai target marketing sales untuk tahun ini. &amp;ldquo;Kami masih proses pengumpulan data untuk marketing sales hingga Desember 2022,&amp;rdquo;kata Olivia.
Adapun hingga November 2022, MTLA telah mencapai marketing sales sebesar Rp1,51 triliun dari target Ro1,8 triliun. Dengan demikian MTLA sudah mencapai 83,88% target marketing sales untuk tahun 2022.</content:encoded></item></channel></rss>
